Fight For Everyone

Fight For Everyone
Konstelasi?


__ADS_3

Hiro mengadakan rapat penting tentang siapa yang akan ikut tournamen KufLife. Saat ini Hiro tidak bisa memasukan Charlie untuk ikut tournamen karena keadaan nya yang masih memprihatinkan. Dan Charlie juga tak bisa mengajak Silvi karena akan wanita tidak bisa masuk ke tournamen. Hiro memutuskan bahwa dia, Zen, dan Aartox lah yang akan ikut tournamen itu.


Hiro kemudian menyuruh mereka bersiap siap untuk mengikuti sebuah acara pembukaan atau undangan pembukaan yang di baca nya kemarin. Disana juga tertulis boleh mengajak orang terdekat untuk mengikuti acara ini. Hiro menyuruh mereka semua untuk bersiap siap agar bisa mendatangi acara ini nanti malam.


Malam hari tiba, mereka akan berkumpul di depan gerbang yang tertera di alamat nya, dan disnaa terlihat Zen yang menggunakan pakaian rapih serta celana jeans, dan Silvi yang menggunakan pakaian anggun dan cantik.


Tak lama datang lah Charlie yang dimana membuat Hiro kaget karena dia datang bersama wanita, Hiro bertanya


"Hei Charlie, siapa yang kamu ajak itu?"


"Oh, ini pacar ku, namanya bila"


"Halo" sapa Bila


Hiro memukul kepalanya sendiri dengan melihat apa yang dilakukan Charlie dengan membawa pacarnya, karena dia bisa saja berpikir kalau ini sebuah jebakan?


Tak lama datang lah Aartox yang menggunakan jas rapih dan parfum yang wanginya lakik banget. Tak selang lama, pandangan Aartox tertuju pada Silvi yang cuaantikkk banget menurut dia. Aartox langsung mencoba bersikap jantan dan berjalan layaknya MAN.


"Halo nona manis, nampaknya, ada serpihan gula yang terpisah dari gula lainnya" ucap Aartox yang menggoda


Silvi nampak malu sedikit dengan ucapan Aartox. Tak lama kemudian, Hiro menyuruh mereka semua untuk masuk kedalam gedung itu, di sana terdapat penjaga yang besar dan berotot, Hiro menunjukan tiketnya dan mereka dibiarkan masuk oleh penjaga itu.


Di dalam, Hiro nampak makin terkejut dengan fenomena yang dilihatnya. Dia melihat gedung yang cantik dan mengkilap serta indah, namun tak selang lama, pandangan itu mulai hilang ketika dia melihat apa yang menampung itu semua.


Di dalam sana banyak sekali berandal berbadan besar dan berotot. Mereka nampak kuat dan tak sedikit dari mereka tak menggunakan baju.


Saat Hiro mulai masuk, mereka nampak jadi pusat perhatian, nampaknya para berandal itu tau tentang berita dari FreedomSekai itu.

__ADS_1


Mereka langsung duduk untuk membicarakan tentang ini. Hiro yang sedari awal curiga makin merasakan curiga yang besar terhadap pesta yang di adakan ini.


Namun, teman teman nya yang lain nampak beranjak dari tempat duduk dan mulai menguasai makanan di meja, Hiro pun kesal dengan apa yang di lakukan temannya yang ga peka sama dia yang dari tadi udah kasih kode


Hiro mencoba menahan lapar dan duduk di meja. Mereka terpisah dari rombongan.


Hiro melihat mereka satu persatu. Dia melihat Charlie dengan pacar nya yang sedang berdua bermesraan sambil saling menyuap makanan. Hiro kemudian melihat Aartox yang nampaknya sedang pdkt dengan Silvi, dia terlihat malu malu berdiri bersampingan di meja makanan sambil mencoba bergandengan. Saat Hiro mulai mencari Zen, ternyata Zen lari mencari toilet untuk bab.


Hiro yang muak pun mulai beranjak dari kursinya dan pergi ke lantai atas, Hiro berjalan menuju balkon atas dan memasuki balkon tersebut.


Hiro memandangi langit malam yang indah, namun tanpa dia sadari ada seseorang wanita yang duduk sambil meminum anggur.


"Hei kau disana, duduk disini, kau menghalangi pandangan ku" ucap wanita tersebut


Hiro kaget dengan keberasaan wanita tersebut. Ia menuruti wanita tersebut dan duduk tepat di depannya.


"Siapa engkau?" Tanya Hiro


"Aku bukan siapa siapa, aku datang kesini hanya untuk menemani geng abangku, dia memintaku datang sambil memperkenalkan anak buahnya yang bau sikil, dengan niat akan menjodohkan ku" curhat wanita tersebut


Dengan pandangan pertama, Hiro nampak merasa aneh, dia merasa sesuatu darinya. Hatinya mulai merasa sesuatu, jantung nya berdetak kencang.


"Kau sendiri kesini untuk apa?" Tanya wanita tersebut


"Aku mendapat undangan untuk mengikuti acara ini, nampaknya ini bukan lah acara yang bagus, aku menaruh kecurigaan pada acara ini" ucap Hiro


"Tenang saja, kau sebagai petarung juga tak perlu khawatir, semua ini adalah milik ayahku, ayahku tak merencanakan apapun, dia hanya akan menyambut para petarung" ungkap wanita tersebut

__ADS_1


Hiro sedikit terkejut dengan itu, namun ia lega dengan apa yang di katakan wanita tersebut. Saat Hiro mulai bertanya lagi, terdengar suara mic dari bawah yang menandakan menyambutan akan di mulai. Hiro berpamitan untuk turun kebawah.


"(Hmm... Pria yang unik)" ucap wanita itu dalam hati sambil memasang pandangan imut


Hiro bergegas turun dan mencari anggotanya. Terdengar Aartox yang memanggil Hiro dari kejauhan, ia menghampiri Aartox dan bertemu anggotanya.


Saat itu, datang seseorang dari atas tangga, Dan ternyata itu adalah pemilik acara sekaligus penyelenggara tournamen KufLife ini.


Hiro melihat ciri orang tersebut yang gendut, berambut setengah botak, dan nampak berusia 56 tahunan


"Selamat datang, para petarung berbakat! Kedatangan kalian akan ku sambut secara terhormat! Aku sekaligus pembawa acara ini, mengumkan bahwa, tanggal 18 February, akan di mulainya pertandingan KufLife jam 18:00 di underground city!" Ucap orang di tangga sambil menggunakan mic nya


Acara itu pun dimulai dengan di pecahkan balon balon dan di nyalakan lampu disko, Hiro yang merasa bosan pun memendam curiganya dan mengajak temannya untuk pulang.


Sesampai di depan gerbang, Hiro berkata


"Kalian harus siap untuk datang ke tournamen ini, Charlie dan Silvi datang juga untuk menonton ya"


"Ummm anu... Apa aku boleh ikut?" Tanya pacar dari Charlie


"Jangan dong sayy, aku ga mau kamu kenapa napa" ucap Charlie sambil bermesraan dengan pacar nya


"Intinya, kita akan bahas ini lagi besok, mulai sekarang kita akhiri pertemuan disini" ucap Hiro


Mereka pulang dan berpencar, Charlie yang pergi bersama pacarnya untuk mengantarnya pulang, Silvi yang pulang bersama Aartox di bus yang sama, dan Zen yang pulang sendiri sambil naha bab akibat salah makan di acara tersebut.


Hiro masih memikirkan wanita tadi, dia masih terbayang bayang dengan wanita yang tadi, Hiro masih punya tekad untuk memenang kan tournamen ini, dan dia berjanji akan menang meski ada salah satu tubuhnya yang terpotong sekalipun!

__ADS_1


-bersambung


__ADS_2