Fight For Everyone

Fight For Everyone
Sebuah mimpi buruk


__ADS_3

"Sudah lama tak jumpa sejak 2 tahun insiden mengerikan ya, Yudo!" Ucap Hiroi


"Jangan panggil nama ku dengan mulut brengsek mu itu!" Ucap Yudo


"Owhh mengapa anak kecil yang malang? Kau tak suka di manja?" Ucap Hiroi


Yudo yang sedang diam langsung kembali ke arah flashback nya


Saat Yudo masih berumur 11 tahun, dia adalah anak yang bahagia dengan keluarga yang sederhana, dia tinggal di kota yang damai, aman, dan tentram.


Saat Yudo sedang tertidur, dia bangun karena mencium aroma gas yang menyengat, Yudo memanggil kedua orang tuanya.


Saat Yudo mulai keluar berjalan beberapa langkah dari pintu kamarnya, tiba tiba ledakan muncul dari bawah tangga nya.


Yudo terpental masuk kembali kekamarnya, dia hampir kehilangan kesadarannya akibat ledakan itu, api mulai menyebar kemana mana, hal itu di sebabkan karena ledakan gas.


Saat Yudo yang berusaha memanggil kedua orang tuanya, ada seseorang masuk ke ruangannya. Dia adalah Hiroi yang sembari membawa kedua orang tuanya.


Melihat itu, Yudo menangis melihat ayah dan ibunya yang pingsan sedang di seret Hiroi.


"Syukur lah anak seperti mu masih hidup, namun sayang, faktor umur menghalangi mu untuk bersinar" ucap Hiroi.


Yudo ga peduli dengan yang di ucapkan Hiroi dan mencoba menghampiri orang tuanya.


Hiroi menggeletakan orang tuanya Yudo di lantai dan dia turun sebentar.


Saat dia naik lagi, dia membawa 2 gas elpiji dan meletakan nya di samping kedua orang tua Yudo.


Hiroi mengeluarkan pistol dan menggendong Yudo.

__ADS_1


Hiroi berlari ke luar jendela, saat dia melompat keluar jendela, dia menembak gas elpiji itu dengan pistol dan membuat ledakan api yang gede.


Saat mereka mendarat di depan rumah Yudo, Yudo menangis dan berteriak memanggil ibu dan ayahnya.


"Hushhh... Kamu ini generasi paling bagus loh, 5 kepala Hydra! Aku berusaha membantu mu mengawakened kekuatan mu dengan ini" ucap Hiroi


Yudo yang kesal mulai berdiri dan memukuli Hiroi, dia terus memukuli Hiroi, tapi bagi Hiroi itu no damage.


Hiroi menendang Yudo hingga terpental, dan Hiroi mendekati Yudo dan berkata


"Ingat wajah ku, dan nama ku adalah Hiroi!. Ingat itu di kepala mu! Aku menunggu mu datang memburu ku dengan kekuatan mu itu ya"


Hiroi langsung pergi dan menghilang entah kemana.


Yudo yang sembari kesakitan mulai menangis melihat rumah nya yang terbakar.


Dia menangis dan berteriak dengan kencang, air matanya berderai terus.


Scene berpindah kepada patung Hydra, Dimana salah satu kepalanya ada batu yang mulai bersinar.


Yudo terus memukul tanah dan mengamuk sambil menangis, saat memukul tanah lagi, terdengar suara dari tangannya seperti alarm ranjau, saat tangannya menyentuh tanah, terjadi sebuah ledakan.


Yudo kaget dengan itu, tanpa dia ketahui, kekuatan dari gen 5 kepala Hydra nya Ter awakened karena berhasil mencapai puncak titik emosinya.


Yudo yang masih melihat rumahnya terbakar, dia menggenggam tangannya


"Aku bersumpah, akan memburu mu, Hiroi!" Ucap Yudo


Tak selang lama, datang lah pemadam kebakaran, serta warga yang mendekati rumahnya.

__ADS_1


Yudo pingsan di sana, dia mendapati rumahnya terbakar, serta orang tuanya yang meninggal akibat insiden itu.


Tujuan Hiroi adalah mengawaken kekuatannya, karena faktor umur dari Yudo, dia pasti tak memiliki fisik yang terlalu bagus sebagai 5 kepala Hydra, singkatnya, dia produk yang telat. Oleh karena itu, Hiroi membantunya dengan kejam, dan berhasil membantu Yudo mengawakened kekuatannya.


Scene berpindah kembali ke pertemuan Hiroi dan Yudo


"Aku masih ingat dosa mu di masa lalu, aku bersumpah aku akan memburu mu meski itu membuatku mati sekalipun" ucap Yudo


"Ssttt... Aku kesini bukan mau cari ribut, ingat ini, yang mengalahkan mu bukan lah aku, tetapi salah satu orang dari 5 kepala Hydra, ingat itu!" Ucap Hiroi


"Aku ga peduli siapa yang ngalahin aku, aku juga mau berterimakasih karena engkau telah membangkitkan elemen ledakan ku, meski kau bau dan menjengkelkan, aku akan membunuh mu!" Ucap Yudo


Yudo berlari menghampiri Hiroi, saat tangannya menyentuh perut Hiroi, terjadi ledakan yang lumayan besar, namun saat asap redup, tak ada Hiroi di sana.


"Aku mengingatkan mu, bukan mengancam mu, jangan berpikir seolah olah kau yang terkuat, jangan!" Ucap Hiroi yang berada di atas pohon


Hiroi mulai menghilang dari sana.


"Cih, memangnya siapa juga yang mau kalah dari junior" ucap Yudo


Yudo kembali melanjutkan berbenahnya.


Scene berpindah kepada Yamada yang merasakan hawa buruk.


Dia dari tadi ternyata mencoba mengendalikan kekuatannya, kaki dia sedari tadi berwarna hitam dan memilki aura aura, entah mengapa saat dia menghentakkan tanah dengan kakinya, apa saja yang ada di jalur yang itu, akan terserap.


Yamada masih bersusah payah mengendalikannya.


Hal ini terjadi kepada Hiro juga, Dimana Hiro tangannya sedari tadi menyala berwarna oranye, saat dia meninju tembok, tembok itu remuk dan hancur.

__ADS_1


Fenomena ini tak di sengaja, dikarenakan mereka yang belom sempat mengawakened, jadi mereka tak bisa mengendalikan kekuatannya, dan hanya perlu menunggu sampai efeknya kelar


-bersambung


__ADS_2