Fight For Everyone

Fight For Everyone
Rehat sebelum Badai


__ADS_3

Setelah penyerangan Hiro kemarin, Hiro kini sudah 50% pulih dari luka fatal yang di berikan Luvin, dia bisa pulang kerumah namun masih harus menjalani perawatan. Hiro pulang dari rumah sakit naik taksi bersama Charlie dan Aartox bersama dia untuk menjaga Hiro.


Setiba nya mereka dirumah, akhirnya Hiro bisa menghirup udara basecamp dia lagi, dia ingin masuk ke basecamp nya dan menikmati ruangannya. Setelah di ruangannya, Hiro langsung duduk dan bersantai disana, membiarkan Charlie dan Aartox berdiri.


"lalu kami bagaimana Hiro?" tanya Charlie


"oh ya, makasih atas bantuannya ya, sekarang kalian boleh pulang" ucap Hiro


"cih belegug, ajak ngapain kek, dah di tolong malah di usir. ayo Charlie kita pergi aja" ucap Aartox


Charlie dan Aartox keluar dari ruangan Hiro dan meninggalkan Hiro sendirian sedang bersantai di ruangannya. Saat Hiro sedang bersandar di bangku nya, dia tak sengaja tertidur sebentar, sekitar 15 menitan.


Tak lamaada sebuah ketukan pintu dari luar ruangannya, itu membuat Hiro terbangun


"brisik kalian, ntar aja mainnya aku lagi istirahat" ucap Hiro


Pintu itu terus di ketuk, perlahan lahan suaranya makin kencang dan kencang dan banyak ketukan


"brisik ah, sana dulu, mau istirahat kan" ucap Hiro


karena kesal di kacangin, orang itu mendobrak pintu, Hiro kaget dan langsung duduk dan rada kesel niat mau nonjok orang yang dobrak pintunya. Saat dilihat lihat, ternyata dia adalah Yamada, Yamada menerobos rumah ruangan Hiro


"kau! Apa yang kau lakukan disini" tanya Hiro yang bersiap siaga


"tenang, aku kesini tak ngajak gelud" ucap Yamada


Yamada berjalan ke depan meja Hiro dan duduk di bangku tepat di depan Hiro


"apa yang kau kau bicarakan?" tanya Hiro


"kau sudah membangkitkan Chin mu?" tanya Yamada


"belum, tapi aku masih usahakan!" ucap Hiro


"ini gawat, seharusnya kau sudah bersiap sejak dulu" ungkap Yamada


Hiro bingung apa yang dimaksud Yamada

__ADS_1


"tak selang lama, akan ada sebuah peperangan besar antara kedua kubu" ungkap Yamada


"perang?" ucap Hiro yang kebingungan


"benar, Hiroi dan teman nya sudah merencanakan sesuatu, dia berniat mengadu domba ke pemimpin preman seluruh kota, dan mengadu domba pihak berandal, sehingga membuat mereka berperang. Aku tak tahu akan masuk kubu mana, yang pasti maksud rencana Hiroi adalah dirimu" ungkap Yamada


"aku?" tanya Hiro


"benar, Hiroi merencanakan ini untuk menguji mu apakah kamu dapat bertahan dari badai perang yang mematikan ini, selama peperangan ini terjadi, tak dapat ada yang menghentikan, entah tua, muda, akan dilibbas oleh orng yang ikut perang" ucap Yamada


"(ini gawat, aku bahkan belum sempat mengupgrade Chin ku)" ucap Hiro dalam hati


"jadi bagaimana dengan dirimu? Kau sudah mengawakend Chin mu?" tanya Hiro


"belum, namun aku terus berlatih hingga menjadi dua kali lipat lebih kuat, aku telah mempersiapkan ini semua. Hiro, mari berkerjasama dengan ku menghadapi gempuran ini" ucap Yamada


Hiro sedikit syok, musuh dia di masa lalu kini menawarkan dirinya menjadi teman Hiro


"tak ada pilihan lain, mari kita bekerjasama menghadapi ini semua" ucap Hiro


"bagus, untuk sekarang kamu bisa istirahat saja, aku akan mengatur strategi kita saat mendekati hari h nya" ucap Yamada


scene berpindah ke Hiroi yang sedang di kamar mandi, dia hendak mencuci muka nya. Saat dia mengucek mukanya, dia sudah sadar ada seseorang berada di belakangnya.


"apa mau mu?" tanya Hiroi


"tak banyak, aku hanya mau informasi" ucap orang itu


Hiroi melihat ke cermin dan menatap mata orang itu yang melambangkan sebuah kegelapan sejati berada di antara kelopak matanya. Hiroi sempat berkeringat sedikit melihat sabit besar yang di bawa orang itu.


"kau mengatahui posisi ku, kau benar benar luar biasa" ucap Hiroi


"ga perlu basa basi, aku akan mulai bertanya kepadamu, jika menjawab dengan jujur, ku biarkan hidup" ungkap orang itu


"owh ya, pede banget, kalau begitu KAMU SAJA YANG MATI" Ucap Hiroi


Hiroi berbalik sambil menyalakan api di tangannya hendak memukul orang itu, orang itu berhasil mundur, namun Hiroi memperbesar api di tangannya dan memukul tangannya ke tanah, sehingga menciptakan ledakan api yang lumayan besar.

__ADS_1


orang itu dan Hiroi berhasil keluar dan mendarat dengan Sempurna tanpa luka


"kau lumayan juga ya" ucap Hiroi


"kau yang memancing" ucap orang itu


Dia membuka tudungnya dan memperlihatkan dirinya, dia adalah Luvin, Luvin mengangkat sabitnya dan bersiap bertarung dengan Hiroi


"kau keras kepala ya" ucap Hiroi


Hiroi menyalakan api di kedua tangannya, dia maju dengan cepat ke arah Luvin, Luvin dengan santai memutar sabitnya membentuk bulan, Hiroi yang melihat itu menyadari jika dia masuk ke area itu, maka dia akan tamat.


Hiroi mundur kembali dari lesatannya, lalu dia memukul angin menciptakan api yang terbang ke arah Luvin.


Luvin menangkis itu dan maju ke arah Hiroi, saat Luvin hampir menebas Hiroi, Hiroi menahan bagian sabitnya yang tidak tajam menggunakan kakinya.


Hiroi menendang gagang sabitnya menggunakan kaki nya yang satu lagi dan berhasil mementalkan sabitnya ke udara, sabit dia tertancap di atas gedung yang lumayan tinggi.


"tch" ucap Luvin


Hiroi hendak memukul Luvin dengan tinju api nya, namun Luvin dengan cepat menendang tangan Hiroi menggunakan kakinya.


Hiroi terkejut mengapa serangannya begitu berefek fatal, ternyata kaki Luvin menggunakan sepatu besi dari baja. Hiroi merasa lengan nya terkilir, dia duduk dan menahan rasa sakitnya.


Luvin melompat dan berdiri di mana sabit nya menancap


"kau sama saja merepotkan nya dengan adik mu, benar benar merepotkan" ucap Luvin


Luvin mencabut sabitnya dan menghilang dari sana, Hiroi yang masih terkilir berusaha berdiri dan melihat rumahnya yang kebakaran


"ARHHH SIALAAN!!!" ucap Hiroi yang kesal


kembali ke Hiro, dia melihat sebuah poster di tiang, poster itu berisi jasa sewa anggota bayaran, anggota terkuat dengan kekuatan hewan buas.


Hiro yang melihat itu berinisiatif untuk membeli nya, saat dia mengecek dompet, dia langsung depresi karena melihat keuangannya menipis parah.


saat dia lagi depresi parah, ada seseorang yang menghampiri nya sembari membagi nya poster, Hiro menerima itu dan membacanya

__ADS_1


ternyata itu adalah pertandingan sepak bola dan berhadiah 10 juta untuk pemenang utama. Hiro langsung kagum dan menelpon semua temannya, rencana kali ini adalah, mengikuti pertandingan sepak bola, dan mendapatkan uang dari sana.


-bersambung


__ADS_2