
Dokter keluar dari ruang operasi, Jimin dan juga Tuan Park pun mendekat, menanyakan keadaan istrinya,,
"Dokter, bagaimana keadaan ibu saya" tanya Jimin pada sang dokter,
" Maafkan kami tuan, kami sudah berusaha sebaik mungkin tapi Tuhan berkehendak lain, kami tidak bisa menyelamatkan nyawa ibu anda, sekali lagi kami minta maaf" jawab sang dokter membungkukan badanya dihadapan Jimin dan ayahnya,
Tuan Park langsung ambruk pingsan , Jimin langsung lari kedalam ruang operasi tempat ibunya ditangani, tinggalah Yoongi dan perempuan yang menbrak Nyonya Park.
Datanglah beberapa perawat untuk menangani Tuan Park, tiba tiba Yoongi menatap bingung perempuan yang dari tadi menatap gelisah,
"Maaf nona anda siapa" tanya Yoongi sambil menatap dingin perempuan itu,
" Ohh maaf tuan, sayalah yang menabrak nyonya itu," jawabnya sambil menunduk,
" Jadi kau yang menabraknya, sepertinya aku pernah melihatmu, ahh kau dari Song Group, kau nona Song" ucap Yoongi mengingat siapa perempuan yang ada dihadapanya,
" Betul tuan, saya putri dari Song Jongki, ah anda Tuan Min, " Sahutnya sambil membungkuk hormat pada Yoongi,
" Nona Song, kau harus mengurusnya, kalau begitu saya permisi dulu" ucap Yoongi yang langsung pergi dari tempatnya, karena dia yang sudah harus meeting dengan clientnya,
" Min Yoongi, pria dingin misterius, tampan tapi dingin" gumamnya lalu masuk menyusul Jimin di ruang pemulasaraan jenazah,
Song Ryujin, putri dari Song Jongki salah satu pengusaha yang cukup terkenal, dan kini menduduki posisi keempat dinegeri itu.
Ryujin masuk, mendapati Jimin yang masih tertunduk disamping jenazah sang ibu,,
" Tuan sekali lagi, saya minta maaf, maafkan saya saya akan mempertanggung jawabkan semua termasuk jika anda memenjarakan saya" ucap Ryujin yang kembali membungkukan badanya sebagai permohonan maafnya,
" Sudahlah nona, anggap saja ini kecelakaan, lagipula disini yang salah ibuku karena tidak mematuhi rambu rambu jalan, saya sudah memaafkan anda, ini sudah jalannya" sahut Jimin sambil mengangkat wajahnya menatap gadis yang sedari tadi menundul dihadapanya,
" Terima kasih atas kebaikan anda tuan, saya akan menanggung seluruh biayanya, ini sebagai salah satu permohonan maafku" kata Ryujin sedikit tersenyum kecut,
Jimin hanya mengangguk sebagai jawabanya, tak lama Tuan Park masuk kedalam, dan menangis disamping istrinya,
__ADS_1
" Maafkan aku yeobo, maaf diakhir hidupmu aku berkata kasar padamu, aku betul betul minta maaf " ucapnya dalam isak tangisnya,
" Ayah, sudahlah ikhlaskan kepergianya. agar ibu tenang dialam sana, Ayah kita harus secepatnya mengurus pemakaman ibu" sahut Jimin sendu,
Suara Ryujin mengagetkan Tuan Park, Ryujin rupanya sudah menghubungi asistantnya untuk mengurus biaya dan pemakaman Nyonya Park,
" Maaf tuan tuan, semua biaya dan pemakaman sudah diurus oleh asistant saya, sekali lagi maafkan saya" ucapnya penuh sesal,
"Tak apa nak, ini sudah takdinya harus berakhir seperti ini" kata Tuan Park sambil mengelus pucuk kepala Ryujin,
" Terima kasih tuan, " balasnya lalu membungkuk penuh hormat,
Dan sore itu juga Jenazah Nyonya Park dimakamkan, Tampak Jimin , Tuan Park, Ryujin dan orang tuanya juga ada disana, beberapa kolega Tuan Park pun hadir,
Hingga pemakaman usai, Kau belum tampak hadir disana padahal Yoongi sudah memberitahumu perihal kecelakaan yang menimpa mantan ibu mertuamu itu, Saat Jimin dan yang lainya hendak beranjak, datanglah sebuah mobil, berhenti di depan makam, dan Turunlah pria tampan lalu menuntun seorang wanita yang tengah hamil muda, dibelakangnya diikuti 5 pria lainya, itulah kau ,Jungkook dan oppa oppamu,
Kalian bertujuh pun masuk kearea pemakaman, kau menaruh sebuket bunga mawar putih dihadapan makam Nyonya Park, kalian berdoa untuk kedamaian dan ketenangan Nyonya Park.
" Hati hati perutmu noona" ucap Jungkook yang membantumu berdiri,
" Aku tidak apa apa Jeon" sahutmu sambil tersenyum kearahnya,,
Kau berjalan kearah Tuan Park, tapi Tuan Park dengan sigap memelukmu erat, sambil terisak,
" Maafkan ayah nak, dan maafkan ibumu yang sudah banyak menyakitimu, sekarang ayah sudah menerima karma itu, tolong maafkan ayah nak" isaknya kemudian merosot berlutut dihadapanmu,
Jungkook yang melihatnya pun langsung mencegah Tuan Park untuk berlutut,
" Yuna sudah memaafkan semuanya, anggap saja ini ujian kita, agar kedepanya bisa lebih baik lagi, maafkan Yuna juga. Dan mari kita mulai lagi dari awal , jangan ada lagi rasa benci dan dendam, ayah adalah sahabat ayahku jadi selamanya kita adalah keluarga, apapun yang terjadi kita tidak boleh bermusuhan" ucapmu lalu memeluk kembali Tuan Park,
Dan tiba tiba berlutut dihadapanmu, bahkan bersujud dikakimu,
" Yuna maafkan semua kesalahanku, aku tahu aku tak pantas untuk kau maafkan, tapi setidaknya dengan aku meminta maaf maka bebanku akan sedikit ringan" ucapnya sambil bersujud dikakimu,
__ADS_1
" Jimin oppa, sudahlah. aku sudah melupakan semuanya, jadi berdirilah" ucapmu lembut, lalu tersenyum kearah Jungkook,
Jimin pun berdiri lalu tersenyum dalam deraian airmata penyesalannya,
" Jim, temui kami besok di kantor Min Group, untuk sementara kalian tinggalah dulu di salah satu unit apartemenku" ucap Yoongi datar, lalu pergi menuju mobil, sedangkan Trio Kim hanya tersenyum kearah Jimin,
Kini hanya tinggal kau dan Jungkook, Jimin, Tuan Park, serta Ryujin dengan orang tuanya,
" Nona Min, kita bertemu disini" ucap Tuan Song yang tiba tiba menyapamu,
" Paman Song, paman datang juga" sahutmu sambil tersenyum ramah,
" Iya, Nona Min, kebetulan putrikulah yang menabrak Nyonya Park,jadi sudah seharusnya kami bertanggung jawab" kata Tuan Song sambil menatap datar putrinya,
" Ah, Paman,Jimin oppa, dan juga Nona, kami permisi dulu, sampai jumpa dilain waktu" ucapmu lalu menggenggam tangan Jungkook berjalan meninggalkan area pemakaman,
Setelah kepergianmu, kini hanya tinggal Jimin beserta ayahnya,juga Ryujin dan juga kedua orang tuanya,
" Tuan Park sekali lagi maafkan perbuatan putriku, maafkan kelalaianya" ucap Tuan Song yang membungkuk bersama anak istrinya,
" Saya sudah memaafkan putri anda Tuan Song, mari kita awali semua ini dari awal, anggap saja tidak ada apa apa yang terjadi" kata Tuan Park ikhlas ,
" Terima kasih atas kebaikan anda Tuan, maaf Tuan Park kalau anda tidak keberatan, untuk sementara kalian berdua tinggalah dirumah lama kami, kebetulan kami sudah tidak menempatinya, dan untuk kamu Jimin, Kalau kau tidak keberatan bekerjalah dikantorku," kata Tuan Song panjang lebar,
" Baiklah Tuan, saya menerima tawaran tuan" jawab Jimin mantap, secara tidak langsung Jimin sudah menolak tawaran dari oppamu,
Setelah acara pemakaman, Jimin dan ayahnya benar benar tinggal di rumah lama Tuan Song, sedangkan Ryujin yang mendengar itu semua tersenyum bahagia karena ini sedikit banyak mengurangi rasa bersalahnya.
Dan Nanti dari sinilah kehidupan baru seorang Pria bernama Park Jimin berawal,,π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°
ππππππBERSAMBUNGπππππ
__ADS_1