
Saat ini Jungkook dengan yang lainnya sudah berada di Busan untuk segera mengambil putranya.
Jungkook tidak pergi sendiri melainkan dengan anak buahnya,juga Yoongi dan para sahabatnya, dengan kecepatan penuh Taehyung memecut kendaraanya menuju kediaman Jaehyun tempat dimana baby Jeon disekap.
Hingga mobil yang dikendarainya berhenti tepat didepan gerbang rumah Jaehyun, dengan segera anak buah memastikan siapa yang datang, sedangkan anak buah Jungkook menunggu ditempat yang tak jauh dari rumah Jaehyun mengantisipasi kalau terjadi keributan.
Setelah diperiksa hanya dua orang yang bisa masuk, Jungkook memastikan Yoongi yang akan masuk dengannya, yang lainya menunggu diluar, dengan langkah panjangnya Jungkook dan Yoongi mengikuti langkah dari anak buah Jaehyun. Sedangkan Yoongi dan juga Jungkook sudah menyusun rencananya dengan sangat matang, dari tempat yang tak jauh ada dua sniper yang mengintai gerak gerik Jaehyun dan Jenny, yah dua sniper itu adalah orang kepercayaan Jungkook dan Yoongi, Jake dan Hyunjin sudah bersiap membidikkan senjatanya, sedangkan anak buahnya sudah mulai bergerak mengepung rumah Jaehyun.
Langkah Jungkook terhenti saat seseorang menyambutnya,
" Tuan Jeon, selamat datang hahahahahaha" ucapnya sambil tersenyum licik kearahnya,
" Mana putraku Jung Jaehyun" bentak Jungkook penuh amarah,
" Wah rupanya kau sudah tak sabar Tuan Jeon, mari kita berunding terlebih dahulu untuk mempermudah semuanya" kata Jaehyun remeh begitu juga Jenny,
" Aku tidak ada waktu untuk melayani,manusia sampah seperti kalian" sahut Jungkook dengan rahang yang mengeras dan tangan mengepal,
" Baiklah, Karena anda yang sudah tak sabar untuk membawa putra malang anda, akan aku tunjukan putra malangmu itu," kata Jaehyun sambil melirik Jenny mengisyaratkan untuk membawa baby Jeon keluar dari kamar tempatnya disekap,
Didalam Jungkook menunggu sang putra, sedangkan diluar rumah trio Kim berusaha melumpuhkan penjaga rumah Jaehyun yang jumlahnya puluhan dibantu anak buah dari Jake, dengan kemampuanya ,Jake dan Hyunjin pun mengarahkan tembakaanya kearah kepala Jaehyun dan Jenny, Tak butuh waktu lama semua anak buah Jaehyun dapat dilumpuhkan,
Jenny keluar kamar menggendong Baby Jeon, dan memperlihatkan Baby Jeon yang masih terlelap karena pengaruh bius yang dia suntikan,
" Mana berkas yang kuinginkan, kau berikan berkas itu dan aku akan serahkan putra malangmu ini" kata Jaehyun dengan senyum liciknya,
" Baiklah"kata Jungkook singkat, Jungkook dan Yoongi maju berhadapan dengan Jaehyun dan Jenny,
Jenny menyerahkan Baby Jeon pada Yoongi , dan Jungkook yang hendak memberikan berkas terkejut karena suara tembakan beruntun,
Tembakan itu tepat mengenai Kepala Jaehyun dan dada Jenny, bukan dari Hyunjin dan Jake melainkan dari tembakan yang Jimin lesatkan.
Jaehyun tewas seketika, sedangkan Jenny dia melirik kearah Jimin yang masih menodongkan pistolnya, dengan senyum Jenny perlahan menutup matanya, dan selesailah hidup Jenny didunia ini dengan ditembak langsung didadanya oleh Jimin.
" Kita harus secepatnya pergi dari sini," kata Yoongi yang berjalan cepat kearah pintu keluar,
" Sudah Hyung, ini jalan yang dia ambil jadi ikhlaskan saja , kau tenang saja, Hyunjin dan Jake yang akan mengurus semua ini, ayo kita harus secepatnya pergi dari sini" kata Jungkook dan diangguki oleh Jimin,
Diluar Rumah Jaehyun Yoongi sudah memasuki mobilnya,
__ADS_1
" Jake, dan kau Hyunjin kau urus kekacauan ini, buat seolah olah mereka tewas karena terbakar didalam rumah" Kata Jungkook memberi arahan pada anak buahnya,
" Baiik Bos" jawab mereka bersama, Setelah mengarahkan anak buahnya Jungkook pun masuk kedalam mobil bergabung dengan yang lainya,
Taehyung yang sudah siap pun langsung memecut kendaraanya,
Taehyung terus memecut kendaraanya dengan kecepatan diatas rata rata, Hingga perjalann Busan ke Seoul hanya membutuhkan waktu 3jam, dan sampailah mereka dirumah sakit dimana tempatmu dirawat.
Dengan cepat Yoongi masuk keruang IGD berteriak memanggil dokter untuk memeriksa keadaan Baby Jeon, nampak wajah lelaki bermarga Min itu sangat khawatir dengan keponakannya itu,
Dengan cepat dokterpun memeriksa keadaan anakmu, dan setelah beberapa menit dokter selesai memeriksanya,
" Dok ,bagaimana keadaan putraku" tanya Jungkook pada sang dokter,
" Putra anda baik baik saja, hanya putra anda belum sadar karena efek bius yang diberika sebelum ini, setelah siuman kami akan memeriksa kembali, dan nanti Baby akan dipindahkan satu ruangan dengan ibunya, jadi anda jangan khawatir lagi" jelas sang dokter menjelaskan kondisi anakmu.
" Ingat jangan membohongiku dokter Kang" kata Yoongi, penuh intimidasi.
" Kalau penjelasan saya meleset anda boleh memecat saya Tuan Min" sahut dokter Kang,
Dokter Kang pun membungkuk dan berjalan meninggalkan ruang IGD, Baby Jeon pun akhirnya dibawa keruanganmu, tapi saat Jungkook masuk betapa terkejutnya melihat keadaanmu yang masih banyak menempel alat alat medis ditubuhmu,
" Sesuatu telah terjadi disini selama kalian pergi, saat aku dan Ryujin meninggalkan Yuna, ada yang mencoba membunuh Yuna dengan menyuntikan racun kedalam saluran infusnya" jawab JiEun dengan nada terbata bata, karena tatapan membunuh dari Jungkook,
Dan tiba tiba Telpon Yoongi berdering tanda panggilan masuk, bahkan ini sudah pagi hari, mereka belum tidur karena masalah yang menimpa dirimu dan juga babymu,
Setelah menjawab panggilan dari seseorang Yoongi mendekati Jungkook,
" Jung, kita temui Dokter Park sekarang ada hal penting yang ingin dibicarakan dengan kita, tapi tidak disini, dan dokter Park sudah mengirimkan lokasi tempat kita bertemu" Kata Yoongi sambil menatap Jungkook dan Jungkook pun mengangguk,
" Namjoon hyung, tolong kalian berempat jaga Yuna disini, aku dan Yoongi hyung ada urusan sebentar," kata Jungkook pada sahabatnya itu
" Baik kami akan disini, sampai kalian kembali" sahut Namjoon mengiyakan permintaan Jungkook yang sudah dianggapnya sebagai adiknya itu,
Jungkook dan Yoongi pun berjalan meninggalkan ruangan tempatmu dirawat, dengan langkah cepat Yoongi dan Jungkook pun sudah berada didalam mobil, Yoongi dengan cepat memecut kendaraannya menuju lokasi yang dikirim Dokter Park.
Tak membutuhkan waktu lama Yoongi sudah sampai di depan sebuah gudang yang sudah lama tidak terpakai, dipintu masuk Yoongi dan Jungkook disambut beberapa BG dan mengarahkan untuk masuk kedalam sebuah ruangan,
Memasuki ruangan tersebut Jungkook dan Yoongi kaget melihat Tuan Hwang, dan putrinya dalam keadaan terikat berlutut dilantai,
__ADS_1
" Apa yang terjadi Paman, kenapa ada mereka berdua disini" Tanya Yoongi pada Dokter Park
" Yoongi, kau sudah tahu apa yang terjadi dengan adikmu selama kalian pergi ke Busan, dan Mereka berdua mencoba membunuh adikmu dengan menyuntikan racun kedalam saluran infus adikmu, maka dari itu aku menyuruh Chanyeol untuk meringkusnya" jawab Dokter Park seraya melirik tajam kearah ayah dan anak yang kini hanya bisa menunduk dalam ketakutan,
" Begitu rupanya" sahut Yoongi dengan nada dinginnya,
Tanpa aba aba Jungkook langsung menghajar habis habisan Tuan Hwang, tanpa ampun Jungkook menghajarnya, setelah puas menghajar Tuan Hwang kini giliran Yoongi menodongkan pistol kesayangannya pada Hwang Yuju,
" Kau bersiaplah untuk ku kirim keneraka Nona Hwang" kata Yoongi datar sambil menarik pelatuk senjatanya,
" Ampun Tuan, jangan bunuh saya, ampun tuan" rintih Yuju karena Yoongi yang menjambak rambutnya kasar,
" Baik, aku dan Jungkook tak akan membunuh kalian ,tapi dengarkan aku baik baik Tuan dan Nona Hwang akan kupastikan kalian akan mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatan kalian, dan sekarang polisi sedang menuju kemari, karena Namjoon yang sudah mengirimkan bukti kejahatan kalian, dan tunggulah ajalmu dihadapan regu tembak kepolisian Nona" kata Yoongi yang langsung menghempaskan Yuju dengan kasar,
" Paman,terima kasih sudah membantuku" kata Jungkook sambil membungkuk dihadapan Dokter Park,
" Jung, Yuna sudah kuanggap putriku, maka sudah kewajibanku untuk melindunginya, " sahut Dokter Park menepuk lembut bahu Jungkook,
Dan tak lama Polisi datang dan meringkus ayah dab anak yang mencoba membunuhmu, dengan ini maka masalah yang menimpamu mulai bisa diatasi,
" Tuan Min, terima kasih atas kerja samanya" kata Salah satu polisi tersebut,
" Sama sama Kapten Suho" sahut Yoongi dengan senyuman khasnya,
" Kami akan memproses sesuai permintaan anda Tuan Min" ucap Kapten Suho yang memang sudah tahu hal kejahatan apa yang sudah dilakukan oleh Tuan Hwang dan putrinya,
" Lakukan tugasmu dengan baik Hyung" kata Jungkook menambahi,
" Itu pasti Jung, kalau begitu kami harus segera kembali ke kantor, dan sekali lagi terima kasih atas kerja sama kalian" kata Suho yang langsung pergi meninggalkan ruangan dimana Tuan Hwang dan putrinya disekap Chanyeol.
" Chae, terima kasih atas bantuanmu, dan juga kau Paman Park" kata Jungkook menatap anak dan ayah tersebut,
" Sama sama Jung, sebaiknya kalian kembali ke rumah sakit,aku dan anak buahku masih ada urusan lain, ah lain kali kita bisa minum bersama,Hyung, ayah aku pergi dulu"ucap Chanyeol yang langsung berjalan keluar
Yoongi, Jungkook dan Dokter Park pun pergi dari bangunan itu kembali kerumah sakit. Dalam waktu 48 jam, sesuatu hal buruk terjadi pada keluargamu, tapi karena banyak yang menyayangimu maka semua bisa cepat diselesaikan.
Sedangkan Jaehyun dan Jenny yang sudah tewas pun jasadnya ikut terbakar karena rumahnya yang terbakar karena ulah Jake dan Hyunjin, sungguh tragis nasibnya, tapi itulah balasan untuk segala perbuatan yang dilakukan semasa hidupnya, semoga kita bisa mengambil hikmah dari kejadian ini π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°
ππππBERSAMBUNGππππ
__ADS_1