
Saat ini Jungkook dan yang lainya menuju Busan untuk menjemput putranya yang diculik Jaehyun dan Jenny,meninggalkan dirimu di rumah sakit dengan ditemani Ji Eun dan Ryujin.
Kau yang masih syok karena mendengar putramu diculik masih dalam keadaan belum sadarkan diri karena efek obat tidur dan obat penenang yang dokter berikan. Ji Eun yang merasa lapar mengajak Ryujin kekantin rumah sakit untuk sekedar mengisi perut meninggalkanmu diruang rawatmu.
Beberapa menit setelah mereka berdua keluar datanglah Tuan Hwang dan juga putrinya berkunjung, dan kebetulan juga perawat yang menjagamu tengah berada ditoilet karena panggilan alamnya.
Karena kalut Jungkook lupa untuk menyuruh BG untuk menjaga ruanganmu, dan kesempatan ini adalah peluang emas Tuan Hwang untuk menjalankan aksinya. Begitu masuk Tuan Hwang mendekatimu menatap penuh kebencian kearahmu. Sedangkan Putrinya Hwang Yuju mengeluarkan jarum suntik yang sudah diisi cairan racun yang akan disuntikan kedalam cairan infusnya,dengan segera dia menyuntikannya, tanpa menyadari bahwa gerak gerik mereka direkam kamera tersembunyi milik Namjoon.
" Bagus Yuju, kau memang putriku yang bisa kuandalakan, aku pastikan setelah ini Min Yoongi dan Jeon Jungkook akan hancur, karena aku yakin Jaehyun juga akan membunuh putranya, dan aku ingin merayakan kehancuran mereka" ucap Tuan Hwang sambil menatapmu penuh kebencian,
" Kau betul ayah, perempuan ini harus membayar semua perbuatannya padaku, dan sebentar lagi kau akan menyusul kedua ayah dan ibumu dineraka, !0!pselamat tinggal Min Yuna,semoga kau tenang dineraka bersama ayah dan ibumu" kata Yuju dengan bangganya ,
Setelah menjalankan rencananya kedua manusia itu langsung pergi, karena takut ada yang melihatnya, sedangkan gerak geriknya diperhatikan perawat yang baru saja kembali dari toilet, setelah keduanya menjauh perawat itu langsung masuk kedalam ruanganmu dan sangat terkejut melihatmu mengalami kejang kejang dengan muka yang mulai membiru.
Dengan cepat dia memencet tombol untuk memanggil dokter, beberapa detik kemudian dokter datang dan langsung memerikmu,
" Suster kita harus melakukan pertolongan , Nona Yuna dalam keadaan kristis, bawa kantong infus ini dan periksa kandungan racun apa yang ada didalamnya, kita bawa sekarang keruang tindakan" kata sang dokter memberikan arahan pada perawat,
" Baik Dok" jawab mereka serempak,
Lalu brangkarmu langsung didorong keluar menuju ruang tindakan, Ji Eun dan Ryujin yang baru datang terkejut dan tanpa banyak berkata mereka mengikuti arah brangkarmu, dan sampailah di depan ruang operasi,
" Suster apa yang terjadi, kenapa pasien dibawa kesini" tanya Ji Eun khawatir,
" Keadaan Nyonya Jeon kritis, nanti setelah dokter melakukan tindakan ,dokter akan memberikan penjelasan, sekarang nona tunggu saja" jawab sang perawat yang langsung menutup pintu ruang operasi tersebut,
" Ryujin, apa sebenarnya yang terjadi dengan sahabatku" lirih Ji Eun,
" Aku pun tidak tahu, sebaiknya kita menunggu dan berdoa semoga tidak terjadi apa apa dengan Yuna" sahut Ryujin dengan wajah khawatirnya,
Keduanya terus menunggu dan terus merapalkan doa agar kau selamat dari masa kritismu.
Didalam ruang operasi dokter mengambil sampel darahmu lalu mengeceknya,
" Ya Tuhan ada kandungan racun jenis serangga dalam darahnya," Ucapnya, lalu dengan beberapa dokter melakukan tindakan dengan kondisimu yang semakin kritis,
__ADS_1
" Kita harus mengeluarkan racunnya" kata salah satu dokter yang tengah menanganimu,
Seakan Tuhan tengah mengujimu dalam keadaan genting ,hidup dan mati. Dokter terus mencoba menolongmu.
Sedangkan kini kau berada diujung jalan yang dipenuhi bunga mawar hitam dan putih, kau melihat cahaya diujung jalandan kau terus mendekati cahaya tersebut, dan tampaklah kedua sosok yang kau rindukan selama ini, sosok bercahaya itu adalah ayah dan ibumu,
"Ayah ,ibu aku sangat merindukan kalian" ucapmu lalu kau memeluk kedua orang yang kau rindukan tersebut.
" Kami juga sangat merindukanmu sayang" jawab sang ibu, sedangkan ayahmu hanya tersenyum menatapmu,
" Ibu apakah sekarang kita bisa bersama lagi seperti dulu" tanyamu dengan mata berbinar menatap mereka,
" Belum waktunya sayang, sekarang kembalilah suami dan putramu sudah menunggumu" ucap ayahmu dengan senyum hangatnya,
" Benar sayang belum waktunya kau tinggal bersama kami, sekarang pasti anak dan suami sudah menunggumu, kembalikan sayang, ayah dan ibu akan memperhatikanmu dari sini," kata Ibumu sambil mengelus pucuk kepalamu.
Lalu seketika cahaya itu menghilang hingga sebuah cahaya menyelimuti tubuhmu, dan kau pun seperti terjun ke jurang. Dan ketika dokter hampir putus asa menolongmu, tiba tiba detak jantungmu kembali stabil, dan dokter pun menghela nafas leganya.
" Sekarang Nyonya Jeon bisa dipindahkan kembali ke ruang rawat inapnya, Dokter Lee, nanti tolong pergilah ke ruang cctv, dan lihat apa yang terjadi dengan Nyonya Jeon sampai beliau seperti ini, dan aku sendiri akan meminta pihak keamanan rumah sakit menjaga ruang rawat beliau" kata Dokter Park selaku kepala rumah sakit.
" Dok, bagaimana keadaan sahabatku" tanya Ji Eun penuh khawatir,
"Nona, tenang saja. Nyonya Jeon sudah melewati masa kritisnya, dan akan dipindahkan keruang rawat inapnya kembali, dan untuk mengetahui keadaan Nyonya Jeon, nanti Dokter Park akan menjelaskan di ruangan Nyonya" jelas Dokter Lee yang langsung membungkuk dan berjalab meninggalkan Ji Eun dan Ryujin yang masih kebingungan,
Pintu Ruang operasi terbuka lebar, kemudian beberapa perawat mendorong brangkarmu keluar, Mereka pun mengikuti kemana brangakarmu dibawa, dan sampailah didepan ruanganmu dan dibuat kaget karena ada empat pria berbadan besar yang tengah menjaga pintu ruanganmu,
Dengan sigap salah satu dari mereka membuka pintu tersebut, Dan brangkar didorong masuk, setelahnya Dokter Park memeriksa keadaanmu kembali,
" Paman, apa yang terjadi dengan Yuna, kenapa bisa terjadi hal seperti ini" tanya Ji Eun pada Dokter Park yang merupakan adik dari ibunya itu,
" Eun, ada yang coba membunuhnya dengan menyuntikan racun serangga kedalam saluran infusnya, untungnya perawat segera mengetahuinya sehingga kami tidak terlambat untuk menolongnya, Eun jaga dia. Paman sudah menyuruh beberapa pengawal rumah sakit untuk berjaga dipintu, dan kau jaga dia disini" kata Dokter Park dengan raut wajah yang susah diartikan,
" Baiklah paman, tapi Yuna sudah tidak apa apa kan" tanyanya lagi memastikan keadaanmu,
" Dia wanita yang kuat, dia sudah melewati masa kritisnya, sekarang tinggal menunggunya siuman, Paman akan keluar dulu ,ada keperluan yang harus paman urus" kata Dokter Park ,sambil lembut bahu keponakaanya itu,
__ADS_1
" Terima kasih paman" ucap Ji Eun, dan sang paman hanya tersenyum menanggapinya,
Dokter Park keluar dari ruanganmu, dan menemui Dokter Lee, untuk mengetahui apa yang terjadi denganmu, dan kebetulan Dokter Lee sudah menunggunya diruangannya,
" Suk, apa yang terjadi dengan Yuna, apa kau sudah mendapatkan rekaman cctvnya" tanya Dokter Park pada bawahannya itu,
"Sudah Dok, sepertinya pelakunya adalah Orang ini, kemudian menyodorkan laptopnya menunjukan rekaman cctv dimana Tuan Hwang Dan Yuju menjalankan aksinya,
" Rupanya kalian" ucap Dokter Park dengan smirk evilnya,
" Dokter Park tahu siapa mereka" tanya Dokter Lee penasaran,
" Aku tahu," Jawab Dokter Park singkat,
" Lalu apa tindakan kita, aku takut Tuan Min dan Tuan Jeon akan murka dengan kita" kata Dokter Lee dengan keringat dingin yang sudah mulai membasahi seluruh wajahnya,
Tanpa menjawab Dokter Park menghubungi seseorang, dan tak lama panggilan dijawab,
" Chae, kau tangkap orang yang sudah ayah kirimkan fotonya, bawa mereka dalam keadaan hidup hidup ke hadapan ayah, sekarang" kata Dokter Park pada sang putra,
" Baik ayah, akan Chae lakukan sekarang,Chae akan kerahkan anak buah untuk meringkusnya" jawab sang putra tegas,
" Bagus, ayah tunggu kabar baik darimu" ucap Dokter Park yang langsung memutuskan panggilanya pada sang putra,
" Aku sudah menyuruh putraku untuk meringkus mereka berdua kita tunggu kabar dari Chanyeol, nanti kita putuskan tindakan kita selanjutnya" kata Dokter Park, seakan tahu apa yang dipikirkan oleh juniornya itu,
" Baiklah dokter Park , aku ikuti saja renacanamu" kata Dokter Lee pasrah,
Kedua dokter akhirnya menunggu setelah beberapa Jam, Cahnyeol mengirimkan pesan kalau misinya sudah selesai, keduanya sudah Chanyeol sekap dirumah kosong milik keluarganya,
Dan dengan segera Kedua dokter itu meluncur ketempat dimana Chanyeol menyekap keduanya.
Dan apakah yang akan terjadi selanjutnya......π€π€π€π€π€π€π€
π€π€π€π€BERSAMBUNGπ€π€π€π€
__ADS_1