
Setelah masalah demi masalah yang terjadi, Jimin mulai menata hidupnya kembali.
Sekarang dia juga sudah bekerja dengan mengurus salah satu cabang perusahaan Tuan Song.
walau akhir akhir ini Jimin belum bisa melupakan masalah yang terjadi tapi dia berusaha untuk menata kembali dan memulai babak baru dalam hidupnya.
Tuhan selalu memberikan kesempatan pada makhluknya untuk menjadi lebih lagi dalam menata hidupnya. Pernikahannya yang kandas karena ulah dari seorang ibu membuatnya belajar untuk tidak terpengaruh dengan omongan orang orang disekitarnya.
Sedangkan ayahnya Tuan Park, kini menghabiskan hari harinya di Busan,beliau kembali lagi dengan kehidupan yang dulu pernah ia tinggalkan, menjalani hidup dalam kesederhanaan membuatnya lebih tenang.
Penyesalan datang tapi semua sudah terjadi dan tidak mungkin terulang kembali.
Sedangkan dirimu kini bahagia dengan kehidupan barumu, memiliki suami yang sangat pengertian, dan sangat mencintainya. Babak baru dalam hidupmu pun sudah kau mulai ketika kau menerima Jungkook dalam hidupmu.
Jungkook datang dalam hidupmu ketika kau dalam titik terendah dalam kehidupan rumah tanggamu, pria itu bagaikan malaikat tak bersayapmu yang menyembuhkan luka hati yang kau alami. Berawal dari hubungan cinta terlarang tapi kau sedikitpun menyesalinya.
Bahkan kau merasa bahagia dengan priamu yang begitu sangat mencintaimu. Dan saat ini kau tengah memandang penuh cinta priamu yang masih lelap dalam mimpinya. Tanganmu terulur mengusap lembut kepalanya, kemudian kau membalas pelukan hangatnya,
"Aku bahagia memilikimu Jeon, tetaplah disampingku. Dan hanya ajal yang bisa memisahkan kita" bisikmu lalu ikut terlelap kembali dalam dekapan hangatnya.
" Aku lebih bahagia sayang, kau memberiku cinta dan kasih sayang yang selama ini aku damba dan inginkan, kaulah satu satunya wanita yang akan menemaniku dan hanya maut yang bisa memisahkan kita, terima kasih sudah mau menerima dan mencintaiku.Semoga kita akan selalu bersama hingga maut memisahkan kita" balas Jungkook lalu mengecup lembut pucuk kepalamu.
Kau mendongak dan tersenyum kearahnya, lalu Jungkook meraup bibirmu dan ********** lembut,,
"Kau sudah bangun? tanyamu seraya mendongak menatap wajah tampannya,
" Sudah dari tadi" jawabnya singkat, kalian pun saling berpelukan kembali menyalurkan kehangatan masing masing.
Begitulah hari harimu, Jungkook selalu memperlakukanmu dengan baik bahkan perlakuan manis dan romantisnya membuatmu merasa jadi wanita paling bahagia didunia.
Pagi ini seperti biasa, kau menyiapkan keperluan Jungkook sebelum berangkat kekantor. Hari ini Jungkook mengatakan kalau akan ada rapat dengan salah satu investor yang akan mengajaknya bekerja sama.
Setelah menyiapkan baju kerjanya kau pun turun untuk menyiapkan sarapannya, dan saat turun ada dua orang maid yang tengah sibuk didapur menyiapkan sarapan. Awalnya kau tidak ingin memakai pembantu, tapi karena Jungkook memaksa akhirnya kau pun mengalah, dan sekarang ada lebih dari 6 orang pembantu yang bekerja dirumah kalian.
Kau pun akhirnya naik kembali kekamar, dan ketika kau masuk Jungkook tengah memakai pakaian kantornya, kau mendekat merapikan dan memakaikan dasi lalu membantu memakaikan jasnya. Dan kecupan hangat mendarat didahi dan bibirmu,
"Terima kasih noona sayang, aku sangat mencintaimu" bisiknya tepat ditelingamu,
" Aku juga sangat mencintaimu Jeon, Jeon aku bosan dirumah,, apa aku boleh ikut kekantormu" tanyamu manja,masih dalam posisi berpelukan,
__ADS_1
"Tentu saja boleh, bersiaplah.aku akan menunggumu" jawabnya yang mana Jungkook melepaskan pelukanya dan duduk di birai kasur ...
Sedangkan kau tersenyum sumringah berjalan memasuki ruang ganti untuk mengganti bajumu. Jungkook menunggumu dengan sabar, dan tak lama kau pun menghampirinya,
"Aku sudah siap Jeon" ucapmu sambil mengulurkan tanganmu,
"Baiklah, " sahutnya menyambut uluran tanganmu digenggamnya lembut, kalian pun berjalan keluar kamar untuk sarapan.
Kalian berdua sarapan tanpa ada perbincangan hingga selesai. Jungkook pun berjalan dulu untuk memanaskan mobil yang akan kalian naiki,
"Kita jalan sekarang sayang" ucapmu yang sudah langsung masuk dan duduk disampingnya,
"Kenapa pagi ini kau kelihatan sangat menggemaskan hmmm" sahut Jungkook sambil mulai melajukan mobilnya,
"Memangnya selama ini aku tidak menggemaskan?" tanyamu yang dengan manjanya menaruh kepalamu dipundaknya,
"Kau selalu cantik dan menggemaskan sayang" jawabnya dengan ciuman hangat didahimu,
"Jeon,aku hanya ingin selalu ada didekatmu Jeon. karena kau tahu sendiri masa laluku seperti apa kan"Ujarmu dengan sedikit sendu,
"Sayang percayalah kau wanita pertama dan terakhir yang ada didalam hatiku ,cinta pertama dan terakhirku, tidak ada dalam kamusku untuk mengkhianatimu," sahutnya dengan tangan satunya memegang kemudi dan satunnya menggenggam tanganmu,
"Janji kalau kau tak akan meninggalkanku Jeon" rengekmu manja,
"Terima kasih Jeon" sahutmu lalu kau mengecup pipinya sekilas,
" Dengarkan aku sayang, kita sudah menikah sudah memasuki babak baru dalam kehidupan kita, dan dalam babak baru kehidupan kita hanya ada kita dan anak anak kita kelak,jadi kau jangan takut kalau aku akan meninggalkanmu, karena kau tahu seluruh hati dan pikiranku sudah penuh oleh dirimu sayang" kata Jungkook lembut lalu memarkirkan mobilnya di area parkir kantornya,
"Jeon, aku jadi semakin mencintaimu, terima kasih untuk semuanya suami kelinciku" balasmu kemudian memeluknya sekilas,
" Aku lebih mencintaimu noona sayang" bisiknya kemudian membalas pelukanmu ,
" Kita turun Jeon" ucapmu yang kemudian melepaskan pelukanmu,
" Ayo, " sahutnya singkat kemudian turun membukakan pintu untukmu, mengulurkan tangannya untuk menggandengmu,
Memasuki Lobby, Jungkook merangkul pinggangmu. Beberapa karyawan menundul hormat pada kalian, tentu ada yang suka dan tidak suka dengan statusmu yang kini sudah menyandang istri sah pemilik Jeon Group.
Beberapa lirikan sinis, ditujukan pada kemesraan kalian berdua, Kau dan Jungkook malah semakin menunjukan kemesraan kalian, itu membuat mereka yang tidak menyukai kemesraan kalian makin kesal.
__ADS_1
"Sayang,kau tidak apa apa" tanya Jungkook saat memasuki lift untuk menuju ruangannya,
" Aku tak apa Jeon" jawabmu sambil memeluk erat tangannya,
Didalam lift terlihat juga beberapa karyawan, juga sekretaris pribadi Jungkook, didalam lift terasa sangat menegangkan karena perubahan raut muka Jungkook yang menjadi serius.
Pintu lift terbuka Kalian berjalan melewati mereka, diikuti Yeonjun asistant Jungkook. Hingga kalian masuk kedalam ruang kerja Jungkook dan tak lama Yeonjun masuk membawa beberapa file yang harus Jungkook tanda tangani.
"Apa jadwalku hari ini Yeonjun" tanya Jungkook sambil memeriksa file dan menanda tanganinya,
"Hari ini anda ada meeting dengan perwakilan dari tiga perusahaan yang akan mengajukan kerja sama dengan perusahaan kita" jawab Yeonjun sambil melihat tab nya beberapa kali memastikan dengan benar jadwal atasannya.
"Tiga perusahaan, dari mana saja mereka" ucapnya sambil menyipitkan matanya,
" Song Group, Hwang Group, dan juga perwakilan dari Jung Corp" Sahut Yeonjun santai, lalu mengambil file file yang sudah ditanda tangani oleh Jungkook,
"Jam berapa meeting itu dimulai" tanyanya yang langsung berdiri dan berjalan mendekati jendela diruangannya,
" Setengah jam lagi hyung" jawab Yeonjun menatap Jungkook sambil tersenyum,
"Baiklah kau siapkan semuanya, nanti kalau sudah waktunya, aku akan langsung kesana, kau tunggu aku disana" kata Jungkook datar,
" Baiklah hyung, aku undur diri dulu . Jumpa nanti aku tunggu di ruang meeting" sahut Yeonjun kemudian berjalan keluar ruangan Jungkook,
Setelah Yeonjun keluar Jungkook mendekatimu lalu merebahkan kepalanya dipahamu, memeluk erat perutmu,
" Sayang, nanti kau mau ikut meeting denganku" tanyanya tanpa melepas pelukannya dari perutmu,
"Ohh boleh juga, apa tidak mengganggu aku ikut kesana" jawabmu dengan tanganmu yang dengan lembut membelai surai hitamnya,
"Justru aku senang kalau noona mau ikut, " sahutnya dengan nada manjanya,
" Ah baiklah kalau begitu, noona akan ikut Jeon" ucapmu lalu kau mendaratkan bibirmu didahinya,
Jungkook masih setia dengan posisi nyamanya hingga waktu meeting tiba. Jungkook lalu bangun dari posisi nyamanya, mengulurkan tanganya untuk menggandengmu berjalan keruang meetingnya.
Dan betul saja saat kalian masuk keruang meeting, kau dan Jungkook agak terkejut karena dua perwakilan perusahaan yang akan meeting dengan Jungkook adalah orang orang yang pernah membuatmu sakit hati. Jungkook tersenyum penuh makna kearah dua orang tersebut, Smirk iblis Jungkook yang penuh arti membuatmu sedikit bergidik ngeri....
Lalu siapa kira kira, yang kalian jumpai kali ini, apakah itu ada kaitanya dengan masa lalumu.
__ADS_1
Dan kita akan mengetahuinya di next episode....πππππππ
π₯°π₯°π₯°π₯°BERSAMBUNGπ₯°π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°