
Usia kandunganmu memasuki Usia 38 minggu, Kau masih melakukan aktifitas seperti biasa karena memang kau belum merasakan kontraksi, Jungkook yang sudah cuti dari pekerjaanya dan seperti biasa saat dia cuti maka Namjoonlah yang mengurus perusahaanya.
Kau tengah membereskan keperluan saat kau persalinan nanti, juga keperluan baby Jeon nanti, dan saat kau membereskan keperluan baby Jeon, kau merasakan mulas diperutmu, kau dengan cepat menutup tas yang berisi keperluan Baby Jeon, Kau perlahan memanggil suamimu yang tengah duduk dikamar sambil menonto televisi,
"Jeon, Perutku sakit" lirihmu, dengan cepat Jungkook mendekatimu,
"Perutmu sakit, apakah ini baby akan lahir"sahutnya dengan nada khawatirnya,
" Sepertinya begitu, "ucapmu sambil terus memegangi perutmu,
Dengan cepat Jungkook menggendongmu, ketoka sudah dilantai bawah, dia memanggil maid rumahnya,
"Bibi Han, tolong ambilkan tas yang berisi¹p keperluaan baby dan Yuna yang dikamar, masukan kedalam bagasi mobilku, dan kau Yeojun ikut aku ke rumah sakit" titah Jungkook pada maid dan juga Yeonjun asistant pribadinya,
" Baik tuan" jawab Bibi Han yg langsung berlari kekamarmu mengambil barang yg dimaksudkan tuanya tersebut,
" Iya hyung ,kajja kita berangkat sekarang"jawab Yeonjun yang langsung menyambar kunci mobil dan berlari ke garasi untuk memanaskan mobil terlebih dahulu,
Tak lama Jungkook keluar dan memasuki mobil sambil menggendongmu, disusul Bibi Han membawa koper yang berisi keperluanmu dan juga baby Jeon,
"Bibi, tolong kau hubungi Yoongi hyung,beritahu kalo Yuna akan melahirkan" kata Jungkook sambil pada sang maid,
" Baik tuan" jawab Bibi Han sopan sambil membungkukan badan saat mobil sang tuan ditutup dan berjalan meninggalkan area garasi rumah sang tuan,
"Semoga saja Nona bisa melahirkan dengan selamat, " gumam Bibi Han yang sambil berjalan masuk kedalam rumah dan langsung mengambil ponselnya menghubungi Yoongi, agak lama menunggu Yoongi menjawab panggilannya,
" Hallo Bibi Han,ada apa menghubungiku" kata Yoongi pada Bibi Han,
" Itu Tuan Min, Nona akan melahirkan sekarang dalam kerumah sakit" ucap Bibi Han pada oppamu sedikit gugup,
" Yuna akan melahirkan" tanya Yoongi terkejut dengan kabar yang dikatakan Bibi Han,
" Iya tuan, nona akan melahirkan" jawab Bibi Han lembut,
" Baiklah, terima kasih Bibi sudah memberitahuku" kata Yoongi yang langsung memutuskan sepihak dari Bibi Han,
Bibi Han kaget karena Yoongi yang langsung memutuskan panggilan, lalu wanita paruh baya itu pun melanjutkan pekerjaanya membereskan ruang kerja Jungkook.
Saat tiba di rumah sakit Jungkook langsung keluar menggendongmu disambut beberapa perawat dan dokter yang akan membantumu dalam persalinan. Dengan cepat kau dibawa kedalam ruang persalinan, begitu sampai dokter memeriksa kondisimu dan jg calon bayimu,
" Semua dalam kondisi bagus dan ini sudah pembukaan terakhir, Tuan dan nona apakah kalian sudah siap" tanya sang dokter pada kalian berdua,
" Aku siap dok" jawab Jungkook singkat yang kini memegang erat tanganmu,
" Saya siap Dok" jawabmu sambil meringis menahan mules diperutmu,
Sang dokter mengangguk lalu memberi aba aba pada mu untuk mengejan, kau pun mulai mengejan keringat membanjiri tubuhmu, kini kau merasakan betapa sakitnya seorang ibu saat melahirkan anaknya, Dan tak henti hentinya Jungkook membisikan kata kata penyemangat ,
" Kau pasti bisa sayang, ayo sedikit lagi" bisiknya lembut ditelingamu,
" Jeon, aahhhhhhhkkkkkkkk" teriakmu kemudian lahirlah Baby Jeon dengan selamat,
__ADS_1
" Terima kasih sayang kau sudah berjuang, aku sangat sangat mencintaimu, kau wanita hebat aku bangga padamu" ucap Jungkook dengan mata yang berkaca kaca karena terharu lalu menciumi setiap inci wajahmu,
Sedangkan diluar ruanganmu Yoongi yang baru tiba pun mendengar suara tangisan bayi hanya bisa menangis terharu,
" Yeonjun akhirnya keponakanku lahir dengan selamat" ucap Yoongi sambil memeluk Yeonjun,
" Iya Hyung, dan kita akan menjadi Paman untuk keponakan kita" ucap Yeonjun sambil membalas pelukan Yoongi,
Didalam ruanganmu, kau mengulurkan tanganmu menghapus airmata suamimu,dan tiba tiba sang dokter bersuara,
" Tuan dan Nona Jeon selamat putra kalian telah lahir dengan selamat, dan silakan kalian boleh menyapa putra kalian," Kata sang dokter kemudian salah satu perawat menyerahkan baby Jeon pada Jungkook, Jungkook menyambut putranya dengan tangis bahagianya,tampak dokter dan perawat tersenyum melihatnya,
"Selamat datang kedunia putraku, kau adalah jagoanku" Bisik Jungkook pada sang putra,kemudian menaruh sang putra didadamu,
" Jeon lihatlah dia sangat mirip denganmu" ucapmu sambil mencium tangan sang putra,
Jungkook hanya tersenyum menanggapinya, kemudian sang dokter mengambil putramu,
" Kami akan membersihkan putra dan Nona jadi Tuan bisa menunggu diluar, dan setelah ini anda bisa menyusul ke ruang rawat inap" kata sang dokter sopan,
" Baiklah Dokter, " sahut Jungkook singkat,lalu memandangmu,
" Jeon aku tidak apa apa," ucapmu lembut agar suamimu tak mengkhatirkanmu,
"Baiklah kalau begitu aku keluar dulu" sahutnya kemudian mencium keningmu,dan berjalan keluar ruanganmu,
Diluar ruangan sudah menunggu Yoongi, dan Yeonjun,Jungkook keluar dan langsung diserbu Yoongi,
" Mereka berdua baik baik saja hyung, sekarang dokter tengah membersihkan mereka, nanti kita bisa menemuinya diruang rawat inapnya,
"Syukurlah kalau begitu" ucap Yoongi lega,
" Hyung keponakanku laki laki atau perempuan" tanya Yeonjun penasaran,
" Anaku laki laki Yeonjun" jawab Jungkook dengan mata yang berbinar penuh kebahagiann,
" Selamat Jung kau sudah menjadi ayah," ucap Yoongi yang langsung memeluk sang ipar karena terharu dan bahagia,
" Terima kasih Hyung"jawab Jungkook dengan membalas pelukan sang hyung erat,
Akhirnya setelah menunggu beberapa menit pintu persalinan terbuka dan beberapa perawat mengeluarkan brangkarmu, Jungkook pun mengikuti brangkar yang membawamu ke salah satu ruang rawat inap vvip khusus pemilik rumah sakit, sedangkan putramu di bawa keruang observas.
Begitu sampai diruang rawatmu Dokter langsung memberikan penjelasan pada Jungkook,
" Tuan Jeon, Nona sudah kami bersihkan dan sekarang tertidur karena obat bius yang kami berikan saat persalinan tadi, biarkan nona istirahat,Dan sekali lagi selamat atas kelahiran putra anda" jelaskan sang dokter pada Jungkook dan juga Yoongi,
" Terima kasih dok" jawab Jungkook ramah,
" Kalau begitu saya permisi karena ada pasien lain yang harus saya tangani, mari Tuan Jeon, Tuan Min" kata sang dokter lalu membungkuk pada sang pemilik rumah sakit dan berjalan keluar diikuti beberapa perawat dibelakangnya,
Kini ketiga lelaki yang tengah berada diruanganmu menatap kearahmu yang tengah tertidur pulas, Yoongi mendekat lalu mencium lama keningmu,
__ADS_1
" Adik kecil oppa sekarang sudah menjadi ibu, oppa bahagia dengan kelahiran putramu sayang,selamat ya" ucapnya lalu berjalan kearah sofa dan duduk bersama Jungkook dan Yeonjun, untuk menunggumu bangun dan juga baby yang masuh diruangan observasi,
Setelah Dua jam menunggu bangun tak kunjung bangun juga, dan babymu yang belum kunjung diantar keruanganmu, membuat Jungkook dan Yoongi berniat keruang dimana bayimu berada, dan ditengah perjalanan keruang baby, mereka berpaoasan dengan perawat yang mendorong ranjang bayi, Jungkook dan Yoongi tak menyadari apapun, dan terus berjalan keruangan bayimu berada.
Setelah menemukan ruangannya mereka berdua masuk dan mencari dimana bayimu, tapi mereka tak menemukannya, kemudian Jungkook bertanya pada suster penjaga dimana bayimu,
" Suster dimana Baby Jeon, kenapa diruangan ini tidak ada" tanya Jungkook pada suster tersebut,
" Maaf Tuan, Baby Jeon lima menit yang lalu sudah diantarkan keruang rawat Nyonya Jeon" jawab sang suster dengan sopannya,
" Begitu rupanya, " sahut Jungkook yang kemudian meninggalkan ruangan tersebut diikuti Yoongi, Mereka berlari menuju keruanganmu,
Tapi saat masuk mereka tak menemukan babymu diruanganmu,
" Yeonjun apakah dari tadi tidak ada perawat yang mengantar baby Jeon kemari" tanya Jungkook pada sepupunya penuh intimidasi,
" Ya tuhan kemana putraku, tiba tiba perawat yang berada diruang baby Jeon, memasuki ruang rawat inapmu,
" Maaf Tuan Min, ternyata baby Jeon ada yang menculiknya" ucapnya terbata bata,
" Apa diculik???, " Ucap Jungkook menatap tajam sang perawat,
" Be betul tuan, ada penyusup yang masuk dan menyamar menjadi perawat dan menculik baby Jeon" jawab sang perawat dengan tubuh bergetar karena takut dengan tatapan tajam dari Jungkook dan Yoongi,
Saat ingin keluar ruangan Jungkook berpapasan dengan para sahabatnya dan juga Jimin dan Ryujin yang ingin menjengukmu,
" Ada apa Jung" tanya Jieun menatap penasaran kearah Jungkook ,
" Putraku ada yang menculiknya, Jieun tolong kau jaga Yuna,aku akan mengurus semua ini" kata Jungkook menatap sahabatmu ,
" Baiklah Jung, aku dan Ryujin akan menjaga Yuna, kalian pergilah dan selamatkan baby Jeon" kata Jieun dan diangguki oleh Ryujin,
" Kita sudah tidak banyak waktu ayo kita periksa cctv rumah sakit ini" Kata Yoongi yang kemudian berjalan cepat menuju ruang cctv rumah sakit diikuti Jungkook dan yang lainya,
Sampai diruang cctv Yoongi membuka kasar pintu ruangan tersebut membuat sang penjaga kaget, Jungkook langsung memegang kerah petuhas itu dengan kuat,
" Kenapa kerjamu tidak becus, sampai ada penculik masuk tapi kau tidak mengetahuinya" bentak Jungkook lalu menghempas kasar petugas itu,
" Maaf atas kelalaian saya tuan," kata penjaga ketakutan,
Dengan cepat Jungkook mencengkram dagunya,
" Ingat kalau sampai terjadi sesuatu maka aku akan membunuhmu" ucapnya kasar pada sang penjaga,
Sedangkan Namjoon tengah memeriksa rekaman cctv dengan kemampuannya Namjoon langsung bisa mengembalikan beberapa file yang hilang waktu kejadian,
Jungkook kaget melihat siapa pelakunya, begitu juga Jimin, karena mengetahui ulahnya siapa,
" Kau bermain main denganku rupanya manusia sampah, tunggulah aku akan membunuh kalian dengan tanganku sendiri" ucapnya penuh amarah dengan tangan mengepal,😡😡😡😡😡😡😡😡
🔥🔥🔥🔥🔥BERSAMBUNG🔥🔥🔥🔥🔥
__ADS_1