
...🖤🖤...
"Iihh, makasih kak Kavi." Memeluk Kavindra erat, mereka berangkat sejak subuh untuk sampai di depan gerbang university tempat Elenora menempuh ilmu. Mereka berpelukan cukup erat dan bahkan lama, membuat beberapa mahasiswa atau mahasiswi menatap ke arah mereka.
Di telinga Elenora, Kavindra berbisik lirih hingga membuat perempuan yang sudah dia anggap seperti adiknya sendiri itu tertawa geli. "Udah pelukannya, nanti pacar kamu cemburu."
"Justru ini, biar dikira punya pacar." Elenora tertawa lagi sembari mempererat pelukan mereka.
"Apa-apaan nih..."
Keduanya melepaskan pelukan. Menatap Biundra yang berdiri tidak jauh dari mereka, memakai pakaian serba hitam dengan tangan yang bersidekap dan tatapan mata tidak suka.
"Kamu mau kuliah apa mau ngelayat?" Tanya Kavinsra melihat penampilan adiknya itu.
"Gak usah ngalihin pembicaraan," Biundra tampak menatap datar pada kakaknya.
__ADS_1
Kavindra yang dilihat seperti itu hanya menggeleng heran, dia tidak menjawab Biundra dan malah menatap Elenora dan berbisik kecil. "Kakak kira pacar kamu yang bakal marah, ehh ternyata friendzone kamu."
Elenora memukul bahu Kavindra hingga pria itu menjauh. "Kakak apaan sih."
"Dah ah," mengusap puncak kepala Elenora gemas. "Semangat belajarnya, jangan pacaran aja."
Kavindra mendengus lagi ketika tangannya di angkat lalu dihempaskan oleh adiknya sendiri dari atas kepala Elenora.
"Gak jelas kamu," Kavindra memang tidak pernah akur dengan Biundra selama mereka bertemu, tidak ada yang tau kenapa keduanya melakukan itu. Biundra menurunkan tangan Elenora yang melambai semangat pada mobil yang di tumpangi Kavindra dengan salah satu supir keluarga mereka.
"Apa sih." Melepaskan tangan Biundra dari bahunya. "Kita lagi marahan."
...🖤🖤...
"OH-MY-GOD." Movie menepuk dadanya kuat. Membuat seluruh anggota kelas menatapnya yang berdiri di ambang pintu. Perempuan itu berjalan cepat menuju bangku Elenora. "Jelasin El, siapa cowok ganteng yang pakai baju Army di depan tadi, kalian pelukan bahkan dia cium lo."
Lynne menoleh pada Elenora. "Siapa El? Kamu udah dapet pacar?"
__ADS_1
"Bukaan," Elenora menggeleng, dia terkekeh kecil. "Itu kak Kavindra, kakaknya Biu."
Movie menutup mulutnya. "B-Biundra? Anjiir, kakaknya ganteng banget."
"Kak Kavi lagi libur tugas selama lima hari, kebetulan kemarin gue balik ke rumah kan? Terus gue minta di anterin ke kampus, soalnya terakhir kali dianterin sama Kavindra itu pas semester awal, gue pengen aja. Ehh, tadi pagi ngabarin kalau setuju mau nganterin. Dan lagi gue balik gak sama Biu, makanya kak Kavi sedikit khawatir kalau gue pulang sendiri gak bawa mobil lagi." Jelasnya. "Kak Kavi emang sesayang itu sama gue, katanya karena dulu dia pengen punya adik cewek dan malah Biundra yang keluar."
Movie menatap Lynne, "cakep Lyn, sumpah nyesel lo gak lihat. Mana keren banget pakai baju Army gitu."
"Jadi lebih sayang dia dari pada kak Quin ya El?" Elenora mengangguk mendapat pertanyaan dari Lynne.
"Kak Quin siapa?" Movie bertanya bingung.
"Lah lo gak tau, kak Quin itu kakaknya Elenora." Movie menggeleng membuat Lynne tersenyum miring, seakan menang karena Movie tidak tau akan hal itu. "Nyesel lo, cakep banget kak Quin, apa lagi gue ketemunya setiap pas dia baru pulang kerja. Rambut berantakan, kemeja kancing dua di atasnya kebuka, naik keatas tangga sambil ngibas-ngibas kepanasan, terus satu tangannya mainin tablet."
Movie menutup kedua telinga dengan berlebihan. "Jangan bangkitin jiwa noveltoon gue dong,"
"Kebanyakan baca novel lo tuh." Lynne mengejek, Movie memang rajin membaca novel mulai dari wujud nyata sampai online, makanya dia memiliki pikiran halusinasi yang amat berlebihan. Lynne menyenggol lengan Elenora, membuat sahabatnya itu menoleh padanya. "Kirain udah dapet pacar,"
__ADS_1
"Belom," Elenora mendekatkan dirinya pada Lynne agar lebih dekat. "Tapi kayaknya gue punya target bagus."
^^^To be continued 🖤🖤^^^