
...🖤🖤...
"Do you love me?" Biundra menatap Elenora senduru sembari mengelus puncak kepala teman baiknya itu. Elusan dipuncak kepala merambah menuju pipi. Biundra masih menunggu jawaban Elenora.
"Yes, i guess."
Mata Biundra melebar, tubuhnya membeku mendengar jawaban Elenora. Dadanya seketika berdetak tidak karuan.
Melihat wajah keterkejutan Biundra, Elenora tertawa kecil, membut Biundra kebingungan.
"Lo percaya?"
Biundra semakin bingung, mata langsung melotot tajam. "El, lo ngerjain gue ya..."
Elenora terkekeh. "Iyalah, lo inget gak? Sewaktu pertama kali kita tidur bareng, dan gue nangis because you managed to make me not a virgin anymore. Lo bilang kalau lo bakal selalu ada buat gue, lo bakal tanggung jawab kalau waktu itu gue hamil kan?" Biundra mengangguk, dia sangat ingat. "Saking takutnya gak ada yang mau sama gue lagi, gue jadi bergantung sama lo. Sekarang gue kepikiran, kalau tidak semua laki-laki menginginkan perempuan yang masih virgin, Even if you are broken, if you have met someone who loves you then you are perfect again."
Biundra mengelus pipi Elenora lembut, dan Elenora meraih tangan Biundra dan dia balas dengan elusan.
__ADS_1
Elenora tersenyum sangat tipis. "Lo gak perlu jaga gue lagi Biu, gue udah nerima diri gue sendiri. Gue pasti akan ketemu sama seseorang yang mencintai gue apa adanya, jadi lo gak perlu hidup dalam rasa bersalah lo itu. Gue okay kok Bi, gue tau banget kalau lo takut gue sedih dan kecewa semisal gue ketemu sama cowok brengs*k kan?"
Biundra mengangguk samar, dia tidak yakin sebenarnya dia marah karena rasa bersalahnya atau memang karena dia mulai merasa menyukai teman tidurnya itu?
"Gue udah gak apa-apa kok Bi. Gue sadar beberapa hari ini lo bersikap aneh, marah-marah gak jelas, itu karena lo takut gue kenapa-kenapa terus lo semakin menyalahkan diri lo kan? I'm okay Biundra, i'm okay." Elenora tidak melepaskan senyum manisnya. "Lupakan soal rasa bersalah lo sama gue, kalau lo beneran suka sama bu Floretta, yaudah perjuangin sana aja, gak usah pikirin gue."
Biundra menatap datar, dia kembali bertanya pada hati kecilnya, apakah benar ini tentang rasa bersalah atau memang pure karena dia sayang pada temannya itu. Biundra menghela napas lagi karena bingung tidak mendapatkan jawaban dati hati kecilnya.
"Serius gue gak apa-apa Bi," Elenora terkekeh. Dia bergerak maju memeluk teman baiknya, "gue gak akan berubah ke lo, gue janji, gue akan tetep ada ke lo kalau ada apapun Bi. Gue bakal tetep menerima lo dalam hal apapun, janji."
Biundra membalas pelukan Elenora, mengelus puncak kepala Elenora yang bersansar didadanya. Biundra masih meragukan soal ini, tapi dia mengangguk dan memeluk Elenora sangat erat.
...🖤🖤...
"Eh, yaaa..." Elenora menoleh pada Galaksi dan menatap kedepan. "Sudah habis filmnya?"
"Baru berjalan tiga puluh menit, sengaja aku pause."
Elenora menatap bingung. "Kenapa kamu matikan?"
__ADS_1
"El, you okay? Kamu diam saja selama film berlangsung." Galaksi menghidupkan lampu, mereka sengaja mematikan lampu agar mendapatkan feel keseraman saat menonton. "Kamu ada masalah?"
Elenora menggeleng. "Aku diam karena menikmati filmnya,"
"Jelaskan, menikmati dari mananya saat aku sengaja pause malah kamu kira sudah selesai." Galaksi tersenyum. "Kamu berantem lagi sama Biundra?"
Elenora merubah posisi duduknya menyamping, menghadap Galaksi dengan kedua kaki dia naikkan. "Tadi Biu tanya soal perasaanku sama dia."
"Terus?"
"Semua kalimatku menunjukkan kalau aku tidak menyukainya."
Elenora mendongak ketika tangan Galaksi mengangkat dagunya. "Kenapa kamu tidak jujur soal perasaanmu?"
"Aku..."
"Takut merusak persahabatan?" Elenora mengangguk. "Elenora, sebenarnya bagaimana perasaanmu?"
Elenora menunduk lagi, bagaimana perasaannya? Entahlah, sulit dilukiskan. Elenora mengatakan kalimat penenang pada Biundra tadi sangatlah menyakiti perasaannya. Elenora membohongi dirinya soal dia baik-baik saja padahal sebenarnya tidak, sejujurnya Elenora masih ingin diperhatikan oleh Biundra tapi dia tidak ingin egois, Elenora ingin menguasai Biundra sendirian tapi dia sadar bahwa Biundra tidak memiliki perasaan yang sama seperti dirinya.
__ADS_1
^^^To be continued 🖤🖤^^^