FWB (Friends With Benefit)

FWB (Friends With Benefit)
Sing a song


__ADS_3


...🖤🖤...


"Lagu apa?"


Movie mengangkat tangannya. "Ini lagu cocok banget buat Elenora."


"Lah kok gue."


"Sumpah El, lagu ini itu menggambarkan lo banget." Movie berteriak girang. Mereka berenam, Galaksi, Jason, Elenora, Movie, Lynne dan Clara sedang duduk dihalaman rumah Lynne. Perempuan itu mengabari ketiga temannya untuk berkunjung kerumah karena dia sendirian, kedua orang tua serta kedua adiknya sedang berlibur kerumah kakek dan nenek. Elenora yang sedang bersama Galaksi pun membawa serta laki-laki itu untuk bergabung. Jason menyusul setelah Lynne meminta.


Mereka duduk dihalaman rumah Lynne dengan berbagai macam cemilan serta botol soda besar ditengah. Galaksi menyanyikan beberapa lagu saat melihat ada gitar yang tergeletak diruang tamu Lynne.


Kata Lynne, itu adalah gitar adik pertamanya.


"Lagu apa sih?"


"Indonesia."


"Indonesia?" Galaksi bertanya ulang, sudah hampir lima lagu yang ia mainkan dan semuanya lagu berbahasa inggris. "Lagunya siapa?"


"Drive, lo tau gak Gal?"


"Drive? Judulnya." Galaksi membuka google untuk mencari tangga nada yang akan dia mainkan.


"Akulah dia."


Mendengar judul lagu yang ingin Movie dengar membuat semuanya tertawa, yah, Movie bilang lagu ini sangat menggambarkan Elenora.


Hanya Elenora yang menatap bingung. "Gue gak tau lagunya."


Clara menepuk punggung Elenora lembut. "It's okay El, lo emang dari bayi dicekokin lagu barat makanya gak hapal band indonesia. Ini lagunya bagus kok."

__ADS_1


Clara benar, sebelum keluarganya menetap di Indonesia, mereka adalah warga asli Italy. Hanya mamanya yang asli Indonesia dan menetap di Italy sebelum bertemu dengan Tuan Oxley. Mamanya baru mengajarkannya mencintai negara asal mamanya sejak ia mulai duduk disekolah menengah pertama. Siapa yang akan mendengar lagu bahasa indonesia sekarang? Kakak-papa-dan mamanya saja selalu menghidupkan lagu bahasa inggris.


"Jadi gak nih?" Jason bertanya, karena perdebatan membuat permainan gitar berhenti. "Gal cepetan itu lagu Drive-Akulah dia."


Elenora menopang dagunya, menatap Galaksi yang mulai beraksi memainkan gitar, mereka semua bernyanyi kecuali Elenora.


"Tak pernah berhenti, Mencari cinta, Selalu saja ada, Yang tak kamu suka, Terlalu jauh, Engkau melihat, Coba rasakan yang ada di sekitarmu. Sesungguhnya dia ada di dekatmu, Tapi kau tak pernah menyadari itu, Dia slalu menunggumu, Untuk nyatakan cinta."


Elenora menggebrak meja, membuat para penyanyi dan pengiring lagu tersentak kaget, kemudiam mereka tertawa karena paham arti dari kemarahan Elenora.


"Jangan gituuu!!!!"


Galaksi tersenyum, mengelus puncak kepala Elenora lembut. "Ganti lagu dehh,"


"Sini, gue aja yang nyanyi," Lynne mengulurkan tangannya, meminta gitar dipelukan Galaksi.


"Lo bisa main gitar Lyn?"


Jason mengangguk bangga.


Lynne mulai memetik gitar, pemanasan sebelum dimulai, bahkan berdehem untuk menetralkan suara. "Judulnya Fade, penyanyinya Jeff satur."


"Widihh, dari judul lagunya aja bau-bau sad nih."


Lynne tersenyum tipis kala Movie menanggapi judul dari lagu yang akan perempuan itu mainkan.


"Forever feels like this


I can’t forget i still feel your kiss


What you said, What you wore


Where I was when you walked out the door

__ADS_1


Don’t even know my own lies


Said I’m okay but still I cry


And I try and I try to hold on


Like it won’t end


So tonight i might just dream of you


Every song I hear gives me the blues


I see rain, But maybe they’re all tears for you


Can you please just fade away away?


So this pain can stay away always?


My heart is a little slow


Ur unforgettable, I can’t let go


Can you please just fade away away?


So this pain can stay away always?


Not crying but my eyes both have not been dry for days,


Without you I’ll never be okay."


"Hei, are you okey?" Lynne menghentikan permainannya.


^^^To be continued 🖤🖤^^^

__ADS_1


__ADS_2