
...🖤🖤...
Mungkin sudah satu bulan lebih Biundra dan Elenora tidak terlihat bersama, keduanya sudah sibuk dengan urusan masing-masing. Banyak yang menyadari akan perubahan itu, biasanya dimana ada Elenora disitu ada Biundra. Biundra memang dikenal banyak digilai perempuan, karena parasnya yang tampan dan juga dompetnya yang tebal. Meski para perempuan hanya mampu sekedar dekat tidak sampai menjalin hubungan, tidak akan merasa rugi, karena jika satu kali sudah tidur dengan laki-laki itu, akan ada banyak barang mewah yang diberikan.
Jika dibilang kurang kasih sayang, sepertinya tidak.
Biundra tidak pernah kekuarangan kasih sayang, seluruh keluarga memberikannya lebih. Bukan hanya kasih sayang, bahkan kebutuhan mewah laki-laki itupun dipenuhi. Bahkan kasih sayang laki-laki itu juga dapat dia dapatkan dari keluarga Oxley, keluarga besar Elenora.
Bukan hanya kedua orang tua Elenora saja, anak tertua Oxley juga memberikan perhatian lebih untuk Biundra. Biundra selalu mendapatkan cara agar Aquinora memberikan perhatian kepadanya.
Lalu apa yang sebenarnya Biundra cari?
Kenapa dia selalu berusaha mencari perempuan manapun untuk dia bahagiakan. Tidak ada yang tau. Entah Biundra yang butuh dibahagiakan atau memang laki-laki itu yang ingin membahagiakan orang lain.
__ADS_1
Tidak ada satupun perempuan yang kesal saat putus dengan Biundra karena sebuah perselingkuhan, dengan Elenora sebagai pelaku perebut laki orang. Setelah mengucapkan kata putus, beberapa ada yang merengek ingin kembali meski Biundra menolak keras, padahal mereka yang memutuskan kenapa juga mereka yang merengek.
Biundra selalu berpegang teguh pada prinsipnya, tidak ada kata kembali kepada mantan.
Kembali kepada kisah Biundra dan Elenora. Sebanyak apapun kesibukan Biundra terhadap para perempuannya, laki-laki itu tetap akan berada disisih Elenora meski sebentar. Mereka akan terlihat menghabiskan waktu jika tidak ada kelas, ditaman dengan Elenora yang sibuk pada laptop atau buku dan Biundra yang berbaring disamping Elenora sembari sibuk memainkan ponsel membalas pesan dari para perempuannya dengan kepala yang dia taruh diatas paha Elenora. Banyak yang tidak heran lagi dengan metode persahabatan mereka, tapi kali ini berbeda.
Elenora lebih terlihat sering bersama Galaksi, anak fakultas arsitektur. Laki-laki dengan tubuh kurus tinggi, berkulit sawo matang dan rambut yang sedikit gondrong. Siaal, kharisma laki-laki itu sangat kuat hanya dengan diam saja, dan volume kharisma akan semakin bertambah jika laki-laki itu sudah menebar senyum manis dengan dua dimpel dikedua sisi pipinya.
Biundra berjalan beriringan bersama dosen fakultas sastra bahasa, wanita yang sedang Biundra dekati, yang katanya mampu memanjakannya. Laki-laki itu berjalan pelan mengikuti langkah kaki jenjang nan s*xy disampingnya ini. Mata Biundra melebar kala melihat sosok teman baiknya yang berjalan sembari tersenyum menatap layar ponsel, dan saat kepala teman baiknya itu mendongak, mereka saling menatap. Namun Elenora tidak menyapa seperti biasanya, dia hanya menunduk sopan pada wanita disamping Biundra. Bersisihan itu membuat sebuah pikiran negative menyerang Biundra, laki-laki itu menoleh kebelakang melihat tubuh Elenora semakin menjauh tanpa berbalik menatapnya. Apa Elenora tidak melihatnya?
"Biu,"
"Kenapa berhenti?" Biundra tersadar, bahwa dia sedang berdiri mematung dengan posisi menyerong menghadap belakang. "Apa yang kamu lihat?"
"Tidak ada." Biundra tersenyum, berjalan sedikit lebar agar cepat sampai pada posisi sang dosen s*xy itu.
__ADS_1
"Kamu mengenal mahasiswi itu?"
Biundra mengangguk. "Ya. Temanku,"
"Elenora?" Biundra mengangguk lagi. "Dia menyapa tanpa melihat mata, mungkin sedang terburu-buru. Jadi bukannya tidak menyapamu."
"Hm.."
"Kalian tidak sedang bertengkar bukan?"
"Tidak."
"Lain kali, kenalkan pada saya,"
"Ya." Biundra menjawab singkat sembari membukakan pintu untuk dosen istimewanya.
__ADS_1
Tapi pikirannya masih pada sosok Elenora, tidak mungkin Elenora tidak melihatnya, jelas sekali tadi bahwa mereka bertemu pandang. Biundra tidak menerima pernyataan positif dari Floretta, dosen s*xy itu, dia yakin pada dirinya sendiri bahwa Elenora memang sedang menghindarinya.
^^^To be continued 🖤🖤^^^