
...🖤🖤...
Lesu, Elenora duduk ditaman didepan gedung fakultasnya sendirian, pandangannya kosong menatap kedepan. Pikirannya tetinggal dimimpi semalam.
"Hei.."
"Astaga."
Galaksi tersenyum tipis, lalu duduk dihadapan Elenora. "Bengong, nanti kesurupan loh."
"Memang masih zaman kesurupan?" Memasukkan buku dan pena kedalam tasnya.
"Jangan salah, mereka ada dimana-mana."
Elenora mengerut kesal. "Galaksi, jangan ngomong aneh-aneh iihh."
"Kan kamu duluan,"
"Hmm..."
Elenora diam lagi, dan membuat Galaksi mencubit pipi Elenora kecil, tidak sampai membuat perempuan dihadapannya kesakitan. "Kenapa sendirian, temen-temen kamu kemana?"
"Lynne sama Clara gak ada kelas hari ini, Movie lagi absen ketempat club-nya. Tadinya dia minta anterin, tapi aku males gerak,"
"Makanya nunggu disini?"
Elenora mengangguk.
__ADS_1
"Sudah makan?"
Sembari menggeleng, Elenora menjawab. "Belum, mau ke kfc nanti sama Movie."
"Eum, okay deh," Galaksi berdiri, "aku kekelas dulu, mau ngumpul tugas."
"Okay, hati-hati." Melambaikan tangannya kearah Galaksi yang mulai perlahan menjauh, namun lambaian itu berhenti ketika Galaksi berjalan kembali kearahnya. "Kenapa?"
Galaksi menyerahkan dua buah tiket kepadanya, "besok senggang, yuk pergi."
"Pameran lukisan?" Tanyanya saat setelah melihat kearah tiket diatas meja. "Besok bukannya kamu mau manggung?"
"Yap, setelah manggung. Bagaimana?"
Elenora mengangguk. "Boleh,"
Galaksi mengangguk senang, dia berbalik dan berjalan pergi dengan semangat.
...🖤🖤...
Galaksi memarkirkan mobilnya didepan gedung apartemen Elenora tinggal, laki-laki itu sudah mengirimkan pesan agar ia tidak perlu naik untuk menjemput. Cukup sekitar 15 menit menunggu Elenora, akhirnya perempuan itu terlihat juga, mengenakan dress satin hitam dibawah lutut tanpa lengan.
Galaksi tersenyum, laki-laki itu berdiri tegap dari menyandarnya. "Hi, you're so beautiful this tonight."
"Malam ini aja?"
Galaksi menggeleng. "Everyday,"
"Huu gombal, but thanks." Elenora tertawa kecil, menerima jas hitam milik Galaksi untuk disampirkan dibahunya.
__ADS_1
"Bisa-bisanya kamu dandan secantik ini,"
"Astaga Galaksi, kamu berlebihan. Aku bahkan cuma memakai riasan tipis, dan pakai pakaian mama sewaktu muda dulu."
"Really? Kamu membawanya ke apartemen?"
"Eum, sewaktu pesta ulang tahun Movie, menggunakam dresscode berwarna hitam. Makanya sewaktu aku dirumah, aku tanya mama dan untungnya pas." Masuk kedalam mobil dengan bantuan Galaksi, setelah memastikan Elenora duduk nyaman. Galaksi berlari memutari mobil dan duduk didepan kemudi, "mobil siapa?"
"Tante," Galaksi mulai menghidupkan mesin mobil. "Tante bilang, tidak lucu kalau membawa perempuan keacara resmi menggunakan motor. Bisa lari perempuan itu,"
Elenora tertawa. "Astaga, lucunya. Tapi semenjak dekat denganmu, aku lebih suka naik motor,"
"Lain kali ya, ini malam. Kamu bisa masuk angin menggunakan pakaian seperti itu naik motor,"
Elenora tersenyum. "Ada jasmu,"
"Kamu akan pegal Elenora, duduk menyamping selama perjalanan."
"Baiklah, baiklah." Elenora menyerah,
Cukup tiga puluh menit mereka habiskan dijalan, untungnya tidak macet, jadi mereka tidak akan terlambat datang.
Parkiran gedung pameran lukisan telah ramai, banyak mobil terparkir begitu rapi. Tante Galaksi benar, mungkin akan terlihat aneh jika mereka berangkat menggunakan kendaraan roda dua, karena faktanya kendaraan tersebut tidak ada satupun yang terlihat disini.
Elenora menyerahkan jas milik Galaksi kembali, ia terlalu sadar diri untuk tidak egois. Ini acara resmi.
"Kalau kamu milikku, aku tidak akan membiarkan punggungmu terlihat orang banyak."
^^^To be continued 🖤🖤^^^
__ADS_1
Uuh, sowry 🥺, -for late update. kesibukan menumpuk, huhu, thanks for loyal people 🖤🖤. Aku akan berusaha update terus meski tidak konsisten, love you all.