Gadis Manis Ternyata Suhu

Gadis Manis Ternyata Suhu
Hana


__ADS_3

Hana tak lagi menyimpan dendamnya pada Lana ataupun Rosa, juga tak lagi berharap akan cintanya yang di balas oleh Crish.


Hana akan memulai kehidupan barunya. Ya, hidup baru yang telah Lana berikan padanya setelah ia di selamatkan dari terjun bebas di gedung sekolah.


"Mommy, Daddy.." panggil Hanay pada kedua orang tuanya yang sudah duduk di sofa panjang setelah putri satu satu mereka meminta ingin bicara.


"Kenapa sayang?" tanya Mommy


"Hana udah mutusin!" ucap Hana menatap kedua orang tuanya bergantian yang semakin penasaran dengan apa yng akan puyri mereka katakan.


"Hana akan ke Belanda dan tinggal bersama Oma dan Opa di sana sampe Hana lulus kuliah dan kembali ke Indonesia." keinginan sang putri membuat kedua orang tua di hadapan Hana saat ini sangat terkejut, bahkan Mommynya sampai berdiri dan menatap tak percaya pada sang putri. Ia tahu betul jika dulu anaknya utu sangat tak ingun pergi jauh dari Mommynya saat Oma dan Opanya mengajak tinggal di Belanda, taoi kali ini! Hana berubah fikiran.


"Hana, kamu yakin Nak?" tanya Daddynya lembut, sedang Mommynya sudah berkacak pinggan menatap tajam pada Hana.


"Iya Dad, lagi pula Oma dan Opa sudah tua dan tinggal jauh dari kita, kalo bukan Hana siapa lagi yang akan ngurus mereka!" jawab Hana penuh keyakinan, gadis keras kepala dan egois yang selalu mementingkan dirinya sendiri, seketika berubah tanpa ada sebab apapun, tentu saja membuat kedua orang tuanya merasa curiga.


"Mommy gak yakin!" ucap Mommy Hana, masih menatap tajam pada putrinya.


Hana tahu akan sifatnya dahuku hingga membuat Mommy dan Daddynya mungkin saja tak akan mempercayai dirinya begitu saja.


"Mom, Dad, Hana tahu, Hana bukan anak yang baiak seperti yang kalian harapkan selama ini, juga Hana selalu memanfaatkan kedudukan Daddy demi diri Hana sendiri selama ini." Hanay menghenyikan kata katanya sejenak, ia butuh nafas dan kekuatan yang kebih.


"Hana minta maaf, tapi Hana bertekat buat berubah dan menjadi lebih baik. Hana gak mau, karena Hana Mommy dan Daddy yang harus menaggung kesalahan Hana selama ini." lanjut Hana, ia menunduk dan air mata sudah jatuh menetes mengenai tangannya.


Mommy yang tadi sangat tak percaya pada sang putri pun merasa tersentuh dan terharu setelah mendengar dan melihat sendiri kesungguhan anaknya. Daddy pun tak kalah terharu, ia bahkan yang paling tak menyangka jika anaknya yang terkenal keras kepala dan egois bisa berubah, bahkan selama ini ia memang selalu melakukan apapun yang di inginkan sang anak temaksud juga dengan menekan keluarga Crish demi anaknya yang sangat mencintai Crish.


"Kamu yakin sayang?" tanya Daddynya semakin lembut, Mommynya juga sudah berpindah dan duduk di samping Hana.


"Ya Dad, Hana yakin." jawab Hana masih menundukkan kepala karena ia tak ingin terlihat cengeng di hadapan kedua orang tuanya.

__ADS_1


"Hana, anak Mommy..." lirih Mommy memeluk sang putri, Hana yang mendaoat pelukan dan belaian kasih sayang Mommynya merasa tersentuh, ia semakin menangis dan terisak.


"Mommy dan Daddy akan dukung apapun keputusan kamu Nak!" ujar Daddy, jujur ia sangat terharu karena anaknya bisa berubah menjadi lebih baik. Mommy hanya mengangguk dan terus memeluk anaknya.


"Daddy harap kamu bisa mempertanggungjawabkan apapun keputusan yang sudah kamu ambil!" ucap Daddy, dan Hana mengangguk.


"Hana janji, Hana akan jadi kebanggaaan buat Mommy dan Daddy. Hana minta maaf karena selama ini selalu nyusahin Mommy dan Daddy!" ujar Hana tulus, ia tak mamou menatap kedua orang tuanya yang sangat menyayangi dirinya.


"Ahh! sayang Mommy..." Mommy Hana ikiut menangis karena terlalu terharu dengan anaknya.


Daddy hanya tersenyum bahagia, ia juga tak menyangka jika anaknya akan benar benar berubah.


"Mommy, Daddy terima kasih atas kasih sayang kalian selama ini. Maaf karena Hana justru membuat kalian menjadi egois karena keegoisan Hana selama ini dan hampir menghancurkan perusahaan Daddy yang Daddy bangun dengan susah payah!" lirih Hana, namun masih bisa di dengar ileh Mommy juga Daddynya yang pasti terkejut bukan main karena anaknya tahu akan masalah perusahaan yang sudah mereka sembunyikan.


"Hama tahu dari mana Nak?" tanya Daddy heran.


Hana mengangkat kepalanya, ia menghapus air matanya kasar dan mengatur nafas sebelum bicara.


"Untuk itu, Hana minta maaf.." ucap Hana ia sudah berdiri dan membungkukkan separuh badannya ke arah Daddy dan Mommynya.


Mommy dan Daddy yang kian terkejut dengan sikap sang Anak hanya berdiam dan saling pandang. Kedua irang tua Hana tersenyum, mereka juga berdiri kemudian berjalan mendekati anaknya yang masih membungkuk tanpa tahu apa yang sedang orang tuanya lakukan.


"Sayang, bangun Nak!" pinta Daddy dan memegang pundak anknya dan mengangkat agar kembali berdiri dengan tegap.


"Daddy, Mommy!" lirih Hana menatap kedua orang tuanya, air mata Hana kembali tumpah saat melihat senyuman hangat yang di berikan Momny dan Daddy padanya.


"Kami sangat bangga sama kamu Nak, apapu yang telah kamu lakukan, kami selalu menyayangi Hana sampai kapanpun sayang!" ucap Mommy yang kembali memeluk anaknya dan memberikan kenyamanan serta kasih sayang seorang ibu pada. putri satu satu mereka.


"Makasih Mom, Dad..Hiks.. hiks..." tangis Hana kembali pecah, sungguh ia merasa sangat beruntung mendapat orang tua yang sangat menyayanginya sebesar ini padanya.

__ADS_1


"Jadi kapan Hana akan berangkat sayang?" tanya Daddy, saat melihat anajnya yang sudah tenang dan mereka duduk kembali di sofa dengan Hana yang di tengah antara Mommy dan Daddynya.


"Setelah ujian Dad, Hana akan langsung berangkat." jawab Hana yakin. Mommy terlihat tak rela karena harus berpisah dengan anaknya.


"Sayang, kenapa harus ke Belanda sih?" tanya Mommy. Hana tersenyum lembut, ia memeluk sqng Mommy dari samping


"Karena Oma dan Opa di Belanda Mom, kalo mereka di Jepang ya Hana ke Jepang!" jawab Hana, ia sekedar membuat lelucon agar suasananya agak dingin.


"Kamu ini, Momny lagi serius malah di ajak bercanda.." ucap Mommy Hana dan menjitak kening anaknya meski pelan.


"He he he..." Hana malah cengengesan dan Daddy juga ikut tersenyum.


"Daddy dukung kamu, yang penting Hana harus janji buat jaga diri dan jadi gadis yang baik di sana dan jangan sampe nyusahin Oma dan Opa!" pesan Daddy pada putrinya yang sangat ia sayangi.


"Umm, Hana janji Dad.." jawab Hana penuh keyakinan di matanya, Daddy tersenyum dan mengelus pipi anaknya dengan sayang.


Hana sebenarnya anak yang baik, hanya saja karena terlalu di manja dan di sayang oleh kedua orang tuanya membuat ia lupa dan tumbuh menjadi anak yang manja dan keras kepala karena sejak kecil apapun yang ia inginkan selalu di turuti dan jika tak di penuhi maka ia akan marah dan kadang sampai nekat tak makan berhari hari sampai masuk rumah sakit, itulah kenapa orang tuanya sangat menuruti keinginan putri mereka hingga Hana tumbuh menjadi gadis remaja yang sombong dan arogan.


Namun, Lana telah mengubah hidupnya dan membuat gadis sombong dan arogan seperti Hana menjadi gadis baik juga lemah lembut.


"Aku sangat berterima kasih padamu An! jika saja aku tak bertemu denganmu mungkin aku akan tetap menjadi gadis sombong dan jahat." gumam Hana, ia sudah berada di kamarnya dan kembali merenungi perbuatannya selama ini.


"Sebelum kepergianku nanti, aku akan minta maaf pada mereka yang pernah aku sakiti." pikir Hana, ia tahu kesalahannya sangat banyak, dan ia hanya bisa meminta maaf pada mereka serta berharap jika semua teman teman yang pernah ia sakiti mau memaafkan dirinya.


Lanjut Kak...


Semoga Hana selalu bahagia deh!


Makasih

__ADS_1


😊🙏🙏


__ADS_2