
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
"Aaakhhh....."
Teriakan dari tasya terdengar sampai keluar,dia meremas bahu oscar hingga berdarah karena kuku tangannya menancap di sana. Oscar tidak perduli lagi,dia sudah mencapai puncak nya bersama dengan teriakan yang keluar dari mulut tasya.
Tubuh tasya melemah,dia memejamkan mata nya dan tertidur. Dia benar-benar tidak bertenaga lagi,senyuman terlihat puas dibibir oscar. Dia melihat bercak darah dibagian bawah sprai putih yang menutupi kasur yang mereka pakai,saat ini ada rasa bahagia di dalam diri oscar karena bisa melewati rasa puas tanpa bayangan wajah sang bibi.
Wanita yang bisa menghilangkan rasa trauma nya hanya tasya, dia membelai wajah tasya yang masih tidur di samping nya karena saat ini oscar sudah menatap wajah cantik tasya . Dia menyibak anak rambut di dahi tasya dengan lembut,dia tidak akan melepaskan wanita yang bisa membuat nya puas.
__ADS_1
Selama ini oscar tidak pernah bisa memuaskan hasrat nya sampai tuntas,semuanya gantung hingga dia sendiri yang bermain dengan tangannya setelah pertengahan jalan bercinta dengan wanita itu. Wanita yang saat ini berada diluar,kadang dengan pria yang gemulai yang tadi datang .
Oscar keluar dari kamar itu dan meninggalkan tasya yang masih tidur didalam kamar,dia ingin memberitahukan pada penghuni rumah itu agar tidak mengganggu mereka malam ini. Dia juga memesan makanan ringan,agar saat bangun nanti. Tasya bisa makan apa yang ada dulu untuk mengganjal perut nya hingga pagi tiba,karena malam ini seperti nya mereka akan melewatkan makan malam.
Barca menginap di kamar Vivian bersama mili dan Vivian,dia ingin tidur bersama dengan mereka begitu juga dengan oscar dan tasya. Kedua nya sudah tertidur lelap,hingga suara ponsel milik tasya berbunyi.
kriiing....kriiing....
Oscar tidak ingin di ganggu sama sekali,malam ini dia akan menghabiskan malam bersama Tasya dalam percintaan yang panas dan hal itu terjadi. Sekitar satu jam oscar membiarkan tasya istirahat,kemudian dia kembali menindih dan memberikan rangsangan pada tasya sehingga tasya kembali bersemangat untuk bercinta bersama oscar hingga dini hari.
__ADS_1
Mereka melakukannya berkali-kali,oscar tidak membiarkan tasya istirahat lebih lama. Dia menyemburkan benih miliknya ke dalam rahim tasya tanpa pengaman, dia ingin tasya hamil anak nya agar dia memiliki penerus.
Sementara itu,Barca yang baru mau tidur langsung mengangkat ponsel nya. Panggilan dari papa nya tasya,dia dan keluarga tasya cukup dekat. Karena papa nya tasya merupakan pelanggan di cafe nya ,lagi pula perusahaan papa tasya sering memboking cafe miliknya untuk rapat disana.
Karena hal itu lah,papa tasya dan barca cukup dekat. Malahan papa tasya ingin sekali menjodohkan tasya dengan Barca,dia juga mengenal Arka makanya dia sangat berharap barca dan tasya berjodoh.
"Ca....apa tasya ada dengan mu? Dari tadi om telpon ke nomor ponsel nya tapi dia ngak angkat,malah sekarang ponsel nya mati " ucap papa tasya, dia merasa khawatir pada putri sulung nya itu.
Barca menatap ke arah Vivian,dia tadi sempat melihat tasya dengan oscar tapi dia yakin jika oscar ngak mungkin nyakitin tasya . Apalagi Oscar merupakan pegawai nya Vivian,dia yakin kalau Oscar juga orang baik.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘