Gadis Pemuas Nafsu

Gadis Pemuas Nafsu
episode 130


__ADS_3

❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


"pa....papa setuju kan?" tanya rangga yang melihat malik diam saja dan menatap ke arah sonia dari tadi.


"Hmmm....ya,papa setuju saja. Benar kata ibu ini,kalian yang akan menjalani semua nya " jawab malik yang masih menatap ke arah sonia dengan tatapan berbeda


"pa....aku nanya yang lain,papa setuju menikah dengan mama sonia ?" tanya rangga dengan senyuman tipis di bibir nya ,sebenarnya memang itu jawaban dari pertanyaan rangga hanya saja dia ingin menggoda papa nya yang terbilang kaku dengan wanita ini.


"hah....kamu bicara apa?papa saja belum mengenal sonia dengan baik,kok bisa-bisa nya menanyakan kalau papa mau menikah dengan nya atau ngak " bentak malik dengan pelan,dia merasa terkejut tapi pandangan nya tak lepas dari wajah sonia.

__ADS_1


Sonia membulat kan mata nya, dia merasa terkejut mendengar ucapan Rangga. Mana mungkin papa nya rangga mau menerima dirinya yang hanya seorang pelayan,lagi pula dia takut jika setelah menikah mereka akan bertemu dengan pria yang pernah bercinta dengan nya karena dia membayar hutang suami nya dulu. Pasti nya papa rangga akan langsung menceraikan nya,dia ngak mau itu terjadi.


"Kamu jangan mengada-ada ngga,sebaiknya ibu ke dapur dulu. Ngak enak dengan pelayan yang lainnya,lagi pula kalau nanti kita lama-lama bicara seperti ini . Bisa-bisa kita dipecat sama pemilik restauran ini " jelas sonia yang langsung berdiri


"maaf pak,saya permisi dulu. Yang di katakan rangga tadi jangan di anggap serius,pasti rangga hanya bercanda kok " ucap sonia sambil tersenyum tipis


Malik melongok, dia menatap tak percaya pada wajah sonia yang terbilang cantik alami. Dia terpesona dengan senyuman di bibir sonia,sonia terdiam dan berjalan meninggalkan ruangan itu tanpa perduli dengan rangga yang manggilin diri nya.


"ma....mama....iiissshh,mama ni lah. Suka banget main tinggal-tinggal aja " teriak rangga dan sonia mendengar nya.

__ADS_1


Sonia hanya geleng-geleng kepala saja sambil tersenyum,dia berjalan dengan cepat menuju dapur. Dia melihat bu Ranti berdiri dengan kedua tangan yang dilipat nya didepan dada nya,wajah nya sudah terlihat marah . Sonia sudah melewati jadwal makan setengah jam dari waktu yang ditentukan untuk kembali,sonia tau akan hal itu jadi dia hanya bisa menundukan kepala nya saja.


"maaf kan saya bu" ucap sonia dengan pelan,dia memang merasa bersalah karena seenak nya melewatkan waktu makan .


Sonia tidak pernah mau memanfaatkan keadaan karena sebenarnya bukan keinginan nya untuk memperlambat waktu makan ,bisa saja dia membawa nama rangga tapi dia tidak pernah melakukan hal itu. Bagi nya lebih baik menanggung semua nya sendiri saja ,karena dia juga menikmati kebersamaan nya dengan rangga .


"kau ini kebiasaan, jangan mengambil kesempatan dalam kesempitan. Mentang-mentang makan bersama rangga,jadi kau bisa seenak nya saja . Begitu " bentak ranti dengan cukup keras


Walaupun usia ranti lebih muda lima tahun dari sonia,tapi ranti selalu memanggil sonia seenaknya saja . Begitu juga dengan yang lain ,karena jabatan nya lebih tinggi dari mereka jadi dia bisa berbuat sesuka hati nya saja.

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2