
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Oscar terbangun saat mendengar suara pintu dibuka,dia melihat tasya membawa nampan berisi makanan diatas nya . Dengan gerakan cepat dan hampir jatuh,oscar melompat dari atas tempat tidur dan mengambil nampan dari tangan tasya. Dia ngak mau nanti nya tasya kelelahan,dia takut sesuatu terjadi pada tasya dan bayi nya.
"apa yang kamu lakukan hah?" tanya tasya dengan rasa tak percaya,oscar hampir jatuh karena ingin membantu nya mengangkat nampan
"Kenapa kamu ngangkat nampan makanan nya sendiri ? dimana pelayan ? " tanya oscar, bukan nya menjawab pertanyaan tasya tapi dia lebih mengkhawatirkan keadaan tasya.
"aku ngak apa-apa,aku hanya ingin makan sama kamu disini aja . Aku mau buatin makanan untuk mu sebagai istri,tapi ngak dikasih sama mama " jelas tasya dengan wajah cemberut
__ADS_1
Oscar meletakan nampan berisi makanan di atas meja kemudian dia mendekati tasya dan memeluk nya,dia takut sesuatu terjadi pada tasya. Dia harus memastikan keadaan tasya lebih dulu sebelum sesuatu terjadi pada nya,dia masih sangat mengkhawatirkan tasya.
"kita periksa dulu ya,nanti kalau dokter mengatakan kondisi mu baik-baik saja maka semua nya terserah pada mu sayang. Aku ngak mau kamu kenapa napa " ucap oscar sambil menggandeng lengan tasya dan membawa nya untuk duduk di sofa yang ada di dalam kamar itu.
Perasaan tasya semakin kesal,dia seperti seorang nenek-nenek yang sudah tua dan harus di papah . Karena apa yang dilakukan oleh Oscar saat ini seperti itu,membuat nya merasa sedikit ngak nyaman tapi dia hanya mendengus dengan kesal membuat oscar terkekeh pelan.
Mereka sarapan bersama, seperti biasa nya hanya saja makanan hari ini tasya sendiri yang bawa bukan dirinya atau pelayan . Oscar suka makan berdua dikamar,dia sering sekali mencium bibir tasya dengan alasan ada sisa makanan yang menempel disana membuat wajah tasya memerah.
"sudah....kita harus segera ke rumah sakit,dokter pasti sudah menunggu mu " ucap oscar yang menepis tangan tasya dengan pelan .
__ADS_1
Oscar tidak ingin membuat tasya sakit hati,dia juga ngak mau menerima tasya yang dia rasa masih sakit. Dia ngak mau tasya sakit lagi,sehingga mengganggu janin yang ada di perut nya. Oscar ngak mau itu terjadi,makanya dia memilih untuk menahan semua nya sendiri.
Mereka berpamitan dengan kedua orang tua tasya,kedua orang tua tasya juga ingin ikut melihat perkembangan kondisi tasya tapi tasya ngak mau. Dia ingin pergi berdua saja dengan suami nya,dia tidak ingin membuat kedua orang tua nya khawatir. Lagi pula ,nanti nya dia ingin menanyakan hal yang pribadi pada dokter kandungan itu.
Jika ada kedua orang tua nya,bisa dia pastikan kalau dia akan malu untuk menanyakan hal itu pada dokter. Dia sangat ingin membuat Oscar mengerti mengenai keadaan nya, karena dia yakin kalau dia bisa memuaskan oscar dengan cara nya. Dia ingin melakukannya sendiri,tapi oscar selalu melarang nya.
Saat ini tasya memang masih memiliki bercak darah tapi hanya sedikit,tidak seperti saat pertama kali menikah dulu. Dia ingin menanyakan hal itu pada dokter kandungan nya nanti,dia sudah mencari tau juga bagaimana melayani suami jika dirinya tidak bisa dimasuki dan dia akan mempraktekkan nya nanti pada oscar setelah mendapatkan saran dari dokter kandungan itu.
bersambung
__ADS_1
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ