
πππππππππ
"mama ingin kalian tinggal disini,kamu bisa membujuk ramon kan sayang " ucap Ramona dengan senyuman lembut dibibir nya,dia berharap Ramon tidak lagi kembali ke negara nya .
Ramona sudah mengetahui kalau Ramon akan segera kembali ke negara nya,dia sudah menyelesaikan masalah pekerjaan nya tidak sampai setahun. Dia benar-benar sangat ketakutan jika anak nya akan kembali kesana,mengingat Ramon yang merasa sakit hati berada di negara ini.
Ramon pernah ditinggal menikah oleh kekasih nya saat dia diminta mengurus perusahaan nya di luar negeri,bukan dinegara ini. Saat kembali ,kekasih nya sudah dinikahi pria lain membuat nya jadi enggan untuk tinggal disini lagi.
"Hhmmm....pasti Ramon sudah menceritakan mengenai clara,wanita itu sudah membuat nya enggan untuk tinggal disini . Wanita itu,dia malah memilih menikah dengan pria lain padahal dia sudah berjanji akan menunggu Ramon " jelas Ramona dengan kesal
Alicia hanya diam saja,Ramon tidak menceritakan apa pun mengenai hal itu. Tapi tidak masalah untuk Alicia karena dia dan Ramon tidak sedekat itu,mereka hanya akan berurusan dengan nafsu saja.
__ADS_1
Melihat raut wajah Alicia yang biasa,Raline dapat menyimpulkan kalau selama ini semua yang mereka lihat hanya lah sandiwara. Ramon ingin membuat mereka terlihat seperti pasangan yang saling mencintai, padahal ramon melakukannya karena ingin menghindar dari perjodohan yang dilakukan oleh mama nya .
"Alice,bisa tolong nenek dikamar" ucap Raline,dia ingin mendengar sendiri dari mulut Alicia mengenai apa yang dia pikirkan.
Raline penasaran, dia yakin pasti Alicia dan Ramon sedang bermain di belakang mereka. Alicia mengangguk,dia berjalan mengikuti langkah kaki Raline menuju kamar wanita tua itu .
Ceklek
Raline masuk dan langsung mengunci pintu kamar nya,dia menatap ke arah Alicia dengan tatapan datar serta senyuman tipis dibibir nya. Dia merasa semakin yakin saat melihat Alicia yang terlihat gugup dan menundukan kepala nya,kemudian Raline menarik tangan Alicia dan mengajak nya untuk duduk di sofa didalam kamar itu.
Alicia tersenyum dan menggelengkan kepala nya,karena memang Ramon tidak mengancam nya tapi membantu nya . Dengan balasan, dia harus berpura-pura sebagai kekasih ramon dan menuruti keinginan ramon untuk mendapatkan pelepasan.
__ADS_1
Bagi nya ngak masalah melakukan hal itu,yang terpenting ramon tidak memaksanya untuk memberikan hal yang paling berharga dan di jaga selama ini. Tapi dia tidak tau kalau tenyata sikap nya diketahui oleh nenek nya ramon,dia bingung harus bagaimana.
"kenapa diam? Nenek akan membela mu jika memang Ramon mengancam mu,kau tidak perlu melakukan hal ini " ucap Raline yang kini menggenggam tangan Alicia.
"Ramon.....Dia sudah menolong aku dan ibu ku,dia tidak mengancam ku. Kami hanya melakukan kerja sama yang saling menguntungkan nek,aku membantu nya dirumah dan berpura-pura menjadi kekasih nya agar dia tidak dijodohkan lagi oleh mama " jelas Alicia dengan pelan
Raline tersenyum kecil,tebakan nya benar selama ini. Hanya saja sandiwara yang dilakukan oleh cucu nya sangat menjìwai,sehingga dia tidak bisa membedakan nya sama sekali. Tapi Raline yakin kalau cucu nya itu pasti memiliki sedikit rasa pada Alicia,dia akan memainkan peran nya dengan baik.
Raline memaksa Alicia untuk menceritakan semua nya,dia akan membantu Alicia jika memang Alicia dan Ramon tidak memiliki rasa sama sekali. Awalnya Alicia tidak ingin menceritakan semuanya,tapi akhirnya dia pun mau mengatakan semua nya . Hanya saja untuk urusan mengenai pelepasan yang dilakukan oleh Alicia,tidak mungkin dia katakan.
Alicia tidak mengatakan bagaimana mesum nya ramon jika bersama dengan nya,bukan hanya ramon yang akan malu. Dia juga pasti akan malu sendiri,Alicia sudah menjelaskan mengenai pekerjaan nya di club tapi hanya sebagai pelayan pengantar minuman bukan gadis pemuas nafsu.
__ADS_1
Bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ