Gadis Pemuas Nafsu

Gadis Pemuas Nafsu
Episode 35


__ADS_3

☘☘☘☘☘☘☘☘☘


Barca menggendong tubuh Vivian dan sedikit berlari menuju pintu rumah sakit,dia berteriak memanggil dokter dengan keras agar bisa segera memeriksa keadaan Vivian.


"dokter....dokter, tolong bantu calon istri saya "


Teriakan barca menggema diseluruh penjuru,wajah Barca sudah terlihat khawatir juga. Dia meletakan tubuh Vivian yang sudah tak sabar kan diri di atas tempat tidur pasien,kemudian dia ikut mendorong ranjang pasien itu dengan pelan.


Tangan Barca menggenggam tangan Vivian yang sudah masuk ke ruangan darurat,dia enggan sekali keluar dari ruangan itu jika saja dokter yang akan memeriksa kondisi Vivian menyuruhnya untuk keluar.


Barca duduk dengan kedua tangannya menyatu,dia belum bisa berpikiran tenang karena kondisi Vivian belum dia ketahui. Apalagi saat ini Vivian masih berada didalam ruangan darurat,dia benar-benar belum bisa merasa tenang .

__ADS_1


Hampir sekitar satu jam barca menunggu diluar pintu darurat,hingga akhirnya seornag dokter keluar dari ruangan itu dengan wajah yang cukup lemah dan lesu.


"keluarga ibu Vivian" terima seorang wanita disamping dokter itu,dia merupakan perawat yang ikut bersama dokter untuk memeriksakan kondisi tubuh Vivian


"ya....saya calon suami nya, apa yang terjadi ? apa calon istri dan anak saya baik-baik saja ?" tanya Barca dengan nada khawatir.


"Ibu Vivian sudah baik,hanya saja bayi dalam kandungan nya sudah berada terlalu ke bawah. Kita harus mengeluarkan nya segera ,karena memang akan jatuh juga nanti nya jadi sebaiknya kita keluarkan saja lebih dulu untuk mengantisipasi kesehatan ibu nya " jelas dokter yang memeriksakan kondisi Vivian


"Hhmmm....tapi kalau tidak dikeluarkan ,apa bisa bertahan dok?" tanya Barca,dia tidak ingin Vivian sedih karena bayi itu lah Vivian ingin pergi dari kehidupan yang selama ini tidak baik menurut nya.


"jika dipertahankan, akan berakibat fatal untuk ibu nya. Bisa jadi ibu nya tidak bisa melahirkan lagi,karena anak yang dikandung nya terlalu ke bawah " jawab Dokter itu dengan tegas.

__ADS_1


"Hhmmm....kalian bisa membuat nya kembali jika anak ini di angkat sekarang,tapi jika dipertahankan maka kita tidak akan tau bagaimana kedepan nya. Apalagi yang kami lihat saat ini,kalau rahim ibu Vivian cukup subur dan baik" tambah Dokter itu lagi membuat Barca tersenyum kecil mendengar penjelasan dari dokter.


Barca menganggukan kepala nya,lebih baik kehilangan anak nya sekarang dari pada nanti nya dia tidak bisa mempunyai anak lagi. Jadi Barca akan mengambil keputusan untuk itu,dia menandatangani beberapa prosedur agar anak dalam kandungan Vivian bisa di angkat .


"Ini.....Apa akan di operasi? "tanya Barca yang tidak begitu mengerti dengan proses pengangkatan


"kami akan usaha kan untuk tidak melakukan operasi dulu,nanti jika memang tidak bisa maka kami akan mengambil tindakan operasi tapi melihat dari janin yang masih kecil kemungkinan kita tidak akan melakukan operasi " jelas dokter itu dan segera masuk kembali kedalam ruangan darurat.


Barca kembali menunggu di depan ruangan itu,dia juga sudah memesan ruangan VIP untuk Vivian setelah dia selesai menjalani proses pengangkatan. Dia akan menemani Vivian hingga akhir,dia juga bersedia membantu Vivian untuk membuat anak lagi jika Vivian menginginkan nya.


Mengingat hal itu,membuat barca tersenyum kecil. Entah kenapa bayangan tubuh Vivian berputar di kepala nya,dia benar-benar ingin menikmati nya. Makanya dia berniat untuk menikahi Vivian dengan segera,agar bisa menikmati tubuh Vivian. Itu lah yang saat ini dia pikirkan, dia ingin membuat Vivian hamil lagi tapi anak nya .

__ADS_1


bersambung


Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2