
☘☘☘☘☘☘☘☘☘
Sebulan,sudah sebulan tasya terkurung didalam kamar nya. Semua keperluan nya disiapkan oleh pelayan dirumah nya, begitu juga dengan keperluan oscar. Tidak ada yang memperbolehkan dirinya keluar dari kamar itu,siapa pun itu.
Selama sebulan ini juga oscar sudah bekerja di perusahaan milik keluarga tasya, dia selalu pergi pagi-pagi bersama dengan papa mertua nya . Hanya butuh dua minggu untuk oscar belajar mengenai bisnis,otak oscar sangat pintar begitu juga dengan papa tasya yang sangat pandai mengajari oscar dengan cepat.
"sayang.....aku sudah ngak apa-apa,ijinkan aku keluar ya ?" rayu tasya,dia benar-benar merasa bosan harus terus terkurung didalam kamar itu.
"ya....besok kan libur,kita akan kerumah sakit untuk periksa. Kalau dokter mengatakan semua nya baik-baik saja,maka kita akan pergi jalan-jalan ke mall untuk belanja" jawab oscar yang sudah memeluk tubuh tasya dengan lembut.
Selama sebulan ini oscar menahan hasrat nya,sebenarnya dia selalu bergairah bila berdekatan dengan tasya. Makanya hampir sebulan ini dia harus melakukan senam jari jika dia ingin ,dia merasa takut jika harus menyentuh tasya karena takut melukai tasya dan anak mereka.
__ADS_1
Walaupun terkadang tasya meminta oscar untuk menyentuh nya ,tapi oscar selalu menolak nya . Tasya tau kalau Oscar begitu mengkhawatirkan dirinya ,hanya saja dia merasa takut juga jika oscar mencari pelampiasan pada wanita lain nya.
"benarkah? " tanya tasya dengan semangat,dia sudah ingin menanyakan pada dokter kandungan nya mengenai kondisi nya karena dia ingin bercinta dengan oscar.
Tubuh oscar saat mandi membuat nya ingin bercinta,terkadang daerah sensitif nya sedikit gatal dan berdenyut ingin dimasuki oleh batangan milik oscar tapi oscar selalu menolak nya dan mengkhawatirkan keadaan nya .
Oscar memeluk tubuh tasya dengan lembut,mereka tidur dengan saling berpelukan hingga pagi tiba. Tasya sudah dibolehkan untuk bergerak sedikit,tidak boleh melakukan hal yang berat-berat.
Pagi ini tasya bangun lebih dulu,dia membersihkan tubuh nya dan langsung pergi ke dapur. Dia ingin membuat sarapan untuk suami nya ,karena dari pertama kali menikah . Tasya ngak pernah melayani oscar,dia merasa malu akan hal itu.
Kedua orang tua nya sudah berada di dapur ,tatapan kedua nya mengarah pada tasya. Mereka masih tidak ingin tasya keluar dari kamar nya,mereka takut nanti nya tasya kembali merasa lelah.
__ADS_1
"sya .....kenapa Kamu malah kesini? istirahat saja dikamar sayang,nanti pelayan akan membawakan sarapan kalian ke sana " ucap mama tasya dengan nada khawatir.
"aku udah ngak apa-apa ma,aku ingin membuat sarapan untuk suami ku . Kami akan makan bersama di kamar ,setelah itu kami akan kerumah sakit. Aku mau periksa " jelas tasya.
"oh....kalau begitu kamu duduk saja dulu,biar mama siapkan makanan nya . Jadi kamu busa bawa ke kamar " ucap mama tasya dengan lembut.
"tapi ma....aku bisa masakin kesukaan oscar ma,aku ingin membuat nya sendiri " ucap tasya,dia benar-benar ingin menjadi istri yang baik untuk oscar.
"lain kali,sekarang duduk disini sama papa " ucap papa tasya dengan lembut.
Tasya hanya bisa menghela nafas nya dengan kasar,dia duduk disamping papa nya dan menunggu mama serta pelayan menyiapkan makanan untuk sarapan mereka. Meski dia sangat ingin melakukannya tapi dia menghargai kedua orang tua nya yang begitu menyayangi nya, dia harus menunggu hasil dari dokter yang mengatakan kalau dirinya baik-baik saja .
__ADS_1
bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘