Gadis Pemuas Nafsu

Gadis Pemuas Nafsu
Episode 83


__ADS_3

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


"Tunggu aku ya....aku akan kembali" ucap Barca dengan lembut sambil mengecup kening Vivian.


Vivian menganggukan kepala nya,dia masih memeluk tubuh barca dengan erat. Seolah tidak ingin pria itu pergi dari nya,tapi tidak ada yang bisa dia lakukan lagi saat ini.


Vivian lebih memilih pergi dan memberikan kebahagiaan pada Barca,apalagi hubungan nya dengan Arka yang singkat dan hampir memiliki anak tidak akan bisa membuat pria paruh baya itu menerima nya.


Vivian tidak ingin barca menjauhi keluarga nya,dia tau bagaimana rasa nya tidak memiliki keluarga jadi dia ingin barca bahagia bersama kedua orang tua nya walaupun Arka bukan lah ayah kandung barca.


"aku usahakan secepat nya kembali,hhmmm....bagaimana kalau kamu ikut saja dengan ku " ucap Barca membuat Vivian terkekeh kecil


"kau ini....seminggu,kau akan akan kembali. Lagi pula aku ada urusan sedikit dengan Lira dan Alicia. Jadi maafkan aku karena ngak bisa ikut dengan mu " jawab Vivian dengan senyuman manis dibibirnya


"bisakah....aku minta satu hal pada mu ?" tanya Vivian

__ADS_1


Vivian mengeluarkan ponselnya dari dalam tas nya,dia menunjukan pada Barca yang menampilkan kamera depan.


"kita foto bersama,kita ngak punya foto berdua kan?" ucap Vivian


"aku punya" jawab Barca membuat Vivian terkejut,tapi kemudian dia tertawa kecil.


cekrek....cekrek....


Vivian mengambil beberapa foto mereka,dia akan membuat kenangan yang indah dengan foto ini. Jika dia hamil,maka foto ini bisa membuat anak nya senang melihat ayah nya .Itu pun jika dia bisa hamil lagi,karena dokter mengatakan kalau dirinya hampir saja kehilangan rahim nya akibat keguguran kemarin.


οΏΌ


"kenapa ngak bilang?aku kan juga mau foto ini dari dulu" ucap Vivian dengan kesal


"sekarang kan ada di kamu,ya udah di cuci terus dipajang dikamar kita. Aku akan kembali minggu depan dan melihat nya hhmmm " jawab Barca sambil menjawel hidung Vivian

__ADS_1


Barca kembali memeluk tubuh Vivian,seperti nya dia takut menjauh dari Vivian. Seolah Vivian akan menghilang dari hadapan nya begitu saja,dia tidak ingin kehilangan Vivian tapi kemudian dia menepis pemikiran itu. Dia yakin jika dia akan bertemu lagi dengan Vivian,dia sudah mendengar pengakuan dari Vivian mengenai perasaan Vivian pada nya .


"aku mencintai mu " bisik barca dengan lembut sambil memeluk tubuh Vivian


"aku juga mencintai mu" jawab Vivian, air mata nya hampir menetes tapi berusaha dia tahan "semoga kau bahagia dengan wanita yang terbaik nanti nya " lanjut Vivian dalam hati.


Barca melepaskan pelukan nya pada tubuh Vivian,dia tersenyum lembut menatap wajah Vivian kemudian berkali-kali dia mengecup wajah Vivian. Dari pucuk kepala,kening,hidung,kedua pipi hingga bibir nya Vivian membuat vivain terkekeh-kekeh.


"aku pergi" ucap Barca


Vivian mengangguk dan menatap punggung pria yang dia cintai,ada rasa sesak didada nya tapi berusaha dia tepis. Dia harus kuat dan harus bisa melepaskan semua nya,walaupun harus terpaksa. Dia yakin jika Barca pasti bisa mengerti dan mendapatkan kebahagiaan dari wanita lain yang lebih baik dari nya


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2