Gadis Pemuas Nafsu

Gadis Pemuas Nafsu
Episode 125


__ADS_3

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Rangga sudah berjalan dengan cepat menuju dapur,dia mencari keberadaan sonia. Pertama bertemu dengan sonia ,dia sudah menyukai wanita paruh baya itu bahkan dia sering menjemput sonia dan mengantarkan sonia ke rumah nya. Walaupun sonia sering menolak nya,sonia merasa takut jika nanti nya orang lain menggosipkan mereka yang tidak-tidak.


Sonia tinggal di rumah pemberian ramon,dia memang meminta rumah yang kecil karena Alicia karena Alicia dan ramon berniat memberikan rumah yang besar dengan pelayan di dalam nya tapi Sonia menolak nya dan memilih rumah kecil sebagai hadiah dari kedua nya . Apalagi dia hanya tinggal sendiri saja disana,dia tidak ingin mencari kesempatan dari pernikahan Ramon dan Alicia. Makanya dia memilih untuk bekerja di restauran dan menghindar dari keluarga besar ramon,dia tidak mau membuat malu keluarga ramon yang terkenal sebagai keluarga terpandang.


"Pak....Bu Sonia mana ya?" tanya rangga dengan senyuman tipis di bibir nya


Entah kenapa rangga sangat menyukai sonia,bahkan dia ingin sekali membuat sonia menjadi ibu nya. Rangga menyukai sonia yang apa ada nya,sederhana dan tidak terlalu mementingkan diri sendiri. Bahkan dia sering mendengar kedua teman sonia meminta pinjaman pada sonia untuk anak mereka dan sonia memberikan nya, bukan meminjamkan membuat kedua teman nya itu merasa kurang enak tapi bagi sonia ngak masalah.


Disaat bersamaan sonia juga tiba didapur,dia jalan dari pintu samping restauran itu. Memang begitu peraturan yang dibuat disana,yang bekerja sebagai cleaning service dan bagian dapur harus jalan dari pintu belakang atau samping restauran .

__ADS_1


"ibu...." panggil rangga dan langsung memeluk tubuh wanita paruh baya itu.


Sonia terkejut,Rangga memang sering memeluk nya tapi saat mereka sedang berdua sedangkan saat ini mereka sedang berada didapur. Banyak mata yang melihat mereka disana,sonia sudah menganggap rangga seperti anak nya Alicia. Dia begitu senang memiliki anak seperti rangga,apalagi dia tidak memiliki anak laki-laki.


"eh.....ngga,banyak orang. Kamu ini,sembarangan peluk-peluk aja " bisik Sonia sambil mendorong tubuh rangga.


Rangga tertawa kecil dan menatap sekeliling nya yang memang sedang mengamati mereka,dia menarik tangan sonia dan membawa nya kedlama ruangan nya tanpa perduli mereka sama sekali.


"Rangga....kita mau kemana ?" tanya sonia dengan tatapan bingung.


Sonia tidak mengetahui siapa rangga ,dia hanya tau rangga merupakan teman nya pak manager restauran itu karena rangga sering masuk di ruangan manager itu. Sonia memang mengetahui ada tiga ruangan khusus disana,dia juga pernah ikut membersihkan salah satu ruangan disana tapi bersama dengan bu Ranti yang merupakan asisten manager yang memang bertugas membersihkan ketiga ruangan itu .

__ADS_1


Walaupun hanya mengawasi nya saja,bu ranti merupakan wanita single. Belum pernah menikah tapi sudah berumur tiga puluhan lebih,beda sepuluh tahun dengan Sonia. Sedangkan Malik juga berusia tiga puluhan ,lebih tua lima tahun dari Ranti.


Ranti menyukai malik,tapi malik tidak pernah mau dekat dengan siapa pun karena dia belum ingin membuka hati untuk siapa pun. Apalagi dia memiliki rangga di sisi nya,itu saja sudah cukup untuk nya.


Rangga membuka salah satu ruangan disana,membuat sonia langsung menarik tangan nya dengan cepat dan berdiri didepan pintu ruangan yang sudah dibuka oleh rangga.


"hei....kamu jangan sembarangan membuka pintu begini,ini ruangan pak Hadi kan? Minta ijin dulu sama pak hadi nya dong ngga" ucap sonia dnegan sedikit ketus, dia melihat tawa kecil di wajah rangga.


Rangga kembali memeluk tubuh sonia, dia suka sekali melihat sonia marah dan kesal seperti ini. Seperti benar-benar dimarahi oleh ibu nya sendiri,dia merasa senang dan nyaman.


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2