
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Semua nya terkejut,termasuk rangga. Dia tidak menyangka kalau sonia adalah seorang pe la cur,dia tidak percaya sama sekali jika yang mengatakan orang lain tapi saat ini dia mendengar langsung dari mulut sonia.
"jangan bercanda ma,aku ngak suka" bentak rangga yang terdengar ketus
Sonia hanya tersenyum dan menggelengkan kepala nya ,dia yakin akan seperti ini. Keluarga malik ngak akan menerima nya, dia pun berharap begitu. Untuk rangga,mungkin dia memang harus mulai terbiasa tanpa pria muda itu. Walaupun nanti nya dia akan merasa kehilangan,tapi dia harus bisa menyesuaikan dirinya mulai saat ini.
Tatapan rangga seolah tidak suka dengan jawaban sonia,tapi kemudian dia menghela nafasnya dengan kasar dan kembali tersenyum. Dia merasa yakin jika semua nya adalah salah paham,atau mungkin dulu nya sonia memang pe la cur tapi sekarang kan tidak lagi . Dia akan menjaga nya mulai saat ini,dia tidak akan membiarkan siapa pun melakukan hal itu .
__ADS_1
Kedua orang tua malik masih diam,mereka bingung tapi melihat sikap rangga dan Malik biasa saja membuat mereka menunggu penjelasan dari semua yang terjadi didepan nya. Dia tau kalau sonia berpikir kalau dirinya hanya lah seorang wanita yang tidak ingin menerima pernikahan ini,mungkin karena masa lalu nya .
"itu dulu kan ma?buat ku ngak masalah, aku rasa papa juga ngak masalah . Ya kan pa?" tanya rangga dengan tenang
Rangga menatap ke arah kakek dan nenek nya,dia seolah ingin menanyakan mengenai pendapat mereka juga karena mereka bagian dari keluarga nya juga .
"kalau kami tergantung malik,dia yang akan menjalani pernikahan ini. Lagi pula kalau memang masa lalu mu seperti itu,bagi kami ngak masalah. Malik yang akan bersama mu jadi semua terserah malik saja" jawab mama malik dengan tegas
"Kamu mau kemana ?" tanya malik yang sudah menarik kembali tangannya hingga tubuh sonia tersentak dan duduk dipangkuan nya ,membuat wajah sonia memerah
__ADS_1
"Aku ingin pulang kerumah anak ku,kan sudah jelas kalau kita ngak akan menikah. Jadi saya permisi dulu " jawab sonia yang mau berdiri tapi ditahan oleh kedua tangan malik
Tangan malik melingkar dengan cepat di pinggang dan perut sonia membuat sonia terkejut juga tidak enak pada kedua orang tua malik ,dia berusaha melepaskan tangan malik apalagi dia merasakan batangan milik malik yang sudah berdiri dan mengganjal di bokong nya .
"Pak....tolong lepaskan saya" ucap sonia dengan pelan,semua mata masih melihat mereka.
Dimata mereka terlihat jelas kalau sonia dan malik sangat mesra dan saling menyukai,apalagi wajah sonia yang memerah. Membuat semua orang menahan tawa nya, karena mereka meyakini kalau malik akan menerima sonia dengan baik.
"pernikahan kita akan terjadi,aku sudah menelpon asisten ku dan menyuruh nya menyiapkan pesta pernikahan kita besok. Aku juga sudah memberitahukan pada ramon kalau kita akan menikah,jadi kamu ngak usah khawatir dengan yang lainnya " jelas malik yang membuat semua orang terkejut.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππππ