
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
"apa kau gila? Siapa yang akan menikah? " bentak Alicia dengan kesal.
Saat ini mereka sudah berada didalam kamar,hanya berdua saja. Alicia merasa kesal dan marah pada Ramon yang mengatakan kalau dirinya ingin bercinta lagi dengan nya ,padahal saat ini Ramon yang merasakan hal itu.
Ramon masih memeluk tubuh Alicia dari belakang,dia terus mengelus paha Alicia dengan lembut membuat Alicia memukul tangannya berkali-kali . Ramon menginginkan percintaan panas lagi,tapi Alicia masih merasa kesal.
"Ramon....Aku serius, aku ngak mau menikah. Lagi pula kau bilang kalau kau akan kembali minggu depan dan perjanjian kita selesai, jadi kenapa tadi kau berkata lain lagi " bentak Alicia dengan kesal,dia menggenggam tangan Ramon dengan erat agar tangan itu tidak kemana-mana.
Ramon tidak lagi meraba ,karena tangannya di genggam oleh Alicia tapi bibir dan lidah nya menjelajahi leher jenjang milik Alicia dari belakang. Sesekali dia memberikan tanda kepemilikan disana,kemudian dia memainkan lidah nya di daun telinga milik Alicia.
__ADS_1
"Ramon....hentikan " bentak Alicia lagi dengan cukup keras.
"kau sudah berani rupa nya hhmm,tapi bagus lah. Mulai sekarang ku ijin kan kau memanggil nama ku,kau akan tetap menjadi istri ku. Perjanjian itu dilanjutkan, tapi kau yang sebagai istri ku " jelas Ramon dengan lembut.
"Aku ingin menikah sekali seumur hidup,dengan pria yang aku cintai dan juga mencintai ku. Jadi....kau mengerti kan?aku ngak akan menikah dengan mu " ucap Alicia penuh dengan tekanan
"ha...ha....baiklah,baiklah. Aku memang keras kepala,tidak akan ada perjanjian. Kita akan menikah sekali seumur hidup,untuk cinta. Kita bisa memulai nya dan belajar saling mencintai. Bagaimana ?" ucap Ramon dengan tawa kecil nya .
"kau tau,aku tidak akan melepaskan mu. Saat ini aku sudah terlalu baik pada mu,biasanya jika aku ingin. Aku ngak akan memikirkan apa pun lagi,apalagi pendapat mu. Tapi kali ini kau adalah pengecualian,kau akan jadi istri ku selama nya dan satu-satu nya " ucap Ramon lagi dengan penuh penekanan.
"oh ya....baiklah,kalau begitu kau jangan menyesal jika sesuatu terjadi pada ibu mu " ancam ramon membuat tubuh Alicia menegang
__ADS_1
Alicia lupa,kalau selama ini mereka masih berada dalam lindungan ramon. Ayah Alicia masih berusaha mendekati Alicia dan ibu nya,tapi semua penjagaan yang dilakukan oleh Ramon membuat pria paruh baya itu tidak bisa menyentuh mereka sama sekali.
Apalagi Ramon sudah menjebloskan ayah Alicia ke penjara,semua bukti sudah dia kumpulkan. Lebih tepat nya,dia menyuruh orang untuk melakukan nya. Walaupun saat ini ayah Alicia sudah dipenjara,kemungkinan pria itu akan mendekati Alicia dan ibu nya jika ramon melepaskan penjagaan nya.
Ayah Alicia juga mengetahui hal itu saat dia sudah masuk kedalam penjara dan disiksa oleh tahanan lain nya atas suruhan Ramon,maka dari itu dia berjanji ngak akan lagi mengganggu sonia dan Alicia kecuali mereka tidak lagi bersama dengan Ramon.
Alicia mengetahui semua hal itu,karena ramon yang memberitahukan nya secara langsung. Bahkan dia membawa Alicia didepan pria itu saat pria itu sudah berada didalam penjara dengan kondisi yang cukup parah diwajah nya,pria itu berjanji tapi hanya janji jika Alicia dan ibu nya masih berada dalam lindungan ramon.
Alicia hanya bisa menghela nafas nya dengan kasar,tak ada lagi yang dapat dia lakukan selain menerima semua nya. Dia akan melakukan apa pun demi bisa menjauh dari ayah nya yang tidak bermoral itu,dia akan mencoba menerima nya.
"Sayang....maafkan aku,tapi aku benar-benar ngak mau kehilangan mu. Aku mencintai tubuh mu,itu awal yang baik bukan. Jadi kita akan mulai membuka hati, bagaimana ?" ucap Ramon dengan lembut
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ