
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Sonia berjalan kembali menuju dapur,mereka semua melihat sonia dengan tatapan kasihan. Selalu saja bu Ranti memarahi Sonia,entah karena apa. Bahkan ranti sering memberikan pekerjaan yang cukup berat untuk sonia,entah kenapa ranti selalu melakukan hal itu.
Mereka selalu bertanya-tanya akan hal itu,mungkin karena pria muda yang tidak mereka ketahui yang dekat dengan sonia. Pria yang bernama rangga yang sering menemui sonia,mereka berpikir kalau Ranti menyukai rangga makanya dia suka menyiksa sonia secara ngak langsung .
"bu,kamu ngak apa-apa kan?" tanya teman-teman nya sesama pelayan .
"ngak apa-apa kok,saya sudah terbiasa kok " jawab sonia dengan ramah
Mereka mulai mengerjakan kerjaan nya masing-masing, begitu juga dengan ranti . Dia memilih untuk kembali ke ruangan nya, dia melihat Malik yang keluar dari dalam ruangan rangga membuatnya tersenyum senang. Ranti merapikan rambut juga pakaian nya,dia membuka kancing atas kemeja nya dengan cepat agar belahan dada nya terlihat jelas didepan malik
__ADS_1
Ranti sudah cukup lama menyukai malik,tapi malik tidak pernah memperdulikan nya dan sering mengabaikan keberadaan nya. Malik selalu menanyakan mengenai restauran pada pak hadi dari pada harus berurusan dengan ranti,entah kenapa dia tidak suka melihat keberadaan ranti didekat nya
Malik bisa merasakan kalau wanita yang berusaha mendekati nya dan menggoda nya, dia bisa membaca sikap dan gerak-gerik mereka dengan baik
"eekhm.....selamat siang menjelang sore pak ?apa kabar ?" tanya ranti dengan sopan dan lembut
"ah....ya,saya baik. Kamu apa kabar ?" ucap malik dengan santai dan terkenal santai dan ramah.
"saya juga baik pak,hhmm pak malik mau kemana ?apa butuh sesuatu?" ucap ranti dengan nada lembut dan manja nya, Dia ingin menggoda malik.
"Tidak ada,terima kasih . Saya mau ke ruangan saya dulu,kamu kembali lah bekerja " jawab malik sambil berjalan kedalam ruangan nya.
__ADS_1
Tadi nya Malik ingin mengejar Sonia,dia ingin tau siapa sonia di restauran miliknya. Kata-kata sonia yang mengatakan mereka akan dipecat jika mereka tidak bekerja dengan cepat membuat nya bertanya-tanya,dia yakin kalau sonia ngak tau siapa pemilik restauran juga rangga .
Ingin sekali Malik menanyakan hal itu pada rangga,tapi dia merasa ngak enak denagn mira. Sehingga tadi nya Dia ingin mengetahui semua nya sendiri,tapi malah bertemu dengan ranti.
Malik masuk kedalam ruangan nya dan duduk di kursi kebesaran nya,dia memijat pangkal hidung nya dan memejamkan mata nya. Senyuman manis sonia kembali hadir di kepala nya ,membuat nya merasa bingung .
"ah....pak hadi" gumam malik sambil mengambil ponsel nya dan menghubungi hadi yang merupakan manager di restauran itu sekaligus asisten nya dikantor.
Sebenarnya pak hadi merupakan asisten nya dikantor selama ini,hanya saja karena belum ada yang bisa memantau restauran dengan baik makanya malik menyuruh hadi untuk ikut mengelola restauran dan membantu rangga disana.
Malik memanggil pak hadi,dia ingin menanyakan mengenai sonia secepat mungkin. Dia merasa sangat penasaran dengan sonia,apalagi rangga sampai memanggil nya mama padahal wanita itu memanggil diri nya ibu .
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππππ