Gadis Pemuas Nafsu

Gadis Pemuas Nafsu
Episode 61


__ADS_3

❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣


Melihat samuel turun,lira pun ikut turun juga . Dia melihat Samuel menuju pintu masuk cafe yang masih buka,dia juga ikut melangkahkan kakinya kedalam.


Tampak dua wanita yang sedang melayani beberapa pembeli, dua pria yang sedang membersihkan meja di dalam cafe itu. Lira tersenyum saat tatapan nya menyatu dengan wanita yang di depan kasir,dia bingung harus bagaimana karena samuel berjalan terus masuk kedalam sebuah pintu yang entah ruangan atau apa .


Ngak mungkin lira mengikuti kesana juga,pasti nya semua karyawan samuel bertanya-tanya pada nya. Kecuali samuel yang mengajak nya masuk sendiri kesana,dia mendekati meja pesanan.


"ada yang bisa dibantu mbak ?" tanya salah satu wanita yang sudah berdiri dibelakang meja .


"capuchino dingin satu " jawab lira

__ADS_1


Lira ingin membayar pesanan nya, tapi tiba-tiba tangannya ditarik . Mata nya membulat sempurna,begitu juga dengan kedua wanita yang ada didepan mereka. Mereka terkejut menatap sang bos yang selama ini terlihat dingin dan jarang tersenyum,apalagi besama wanita .


Mereka tau siapa sang bos,samuel tidak pernah berdekatan dengan wanita walaupun itu istri nya sendiri. Bahkan jika betty datang ke cafe,samuel tidak pernah bersikap mesra pada istri nya. Betty juga ngak pernah di ajak nya keruangan nya ,melainkan duduk disalah satu meja di cafe itu


"bawa kan capuchino dingin nya ,juga beberapa cemilan ke atas . Kedalam ruangan saya,ingat....ketuk pintu lebih dulu seperti biasa " ucap Samuel dengan tegas,membuat wanita didepan nya langsung menganggukan kepala nya.


Samuel menarik tangan lira dan membawa nya masuk kedalam pintu yang tadi lira lihat kalau samuel masuk kesana, dia tidak berani mengikuti sampai masuk kedalam karena dia bukan lah siapa-siapa.


Tak jauh dari sana ada sebuah tangga yang terlihat cukup tinggi,tangan samuel masih menggenggam tangan lira hingga mereka sampai dilantai atas. Samuel menatap lira yang masih diam saja tanpa menolak nya ,dia membawa lira kedalam ruangan yang tak jauh dari tangga karena di dekat tangga ada sofa dan juga meja bar seperti dapur kecil disana yang tertata rapi.


Klik...klik

__ADS_1


Samuel mengunci pintu itu dengan cepat, kemudian dia memeluk tubuh lira dan menghirup aroma tubuh lira yang selalu membuat nya nyaman . Lira belum membalas pelukan yang diberikan oleh Samuel,dia memang sangat merindukan pria didepan nya ini tapi dia belum yakin akan menerima samuel atau tidak karena dia belum bisa percaya begitu saja pada pria didepan nya ini.


"eekkhm....maafkan aku,silahkan duduk" ucap Samuel yang menyadari kalau lira tidak membalas pelukannya.


Lira menatap wajah samuel yang terlihat sedih,dia tau betul bagaimana reaksi wajah samuel selama ini karena dia cukup sering bertemu dengan samuel dulu. Bahkan mereka sering tidur bersama walaupun lira hanya menjadi gadis pemuas nafsu samuel saja,bagi samuel ngak masalah dengan itu.


Samuel duduk di sofa yang ada di ruangan itu saat dia sudah kembali membuka pintu ruangan itu,tadi nya dia berpikir kalau pelukan yang dia lakukan akan di balas oleh lira maka dia akan melakukan hal intim selanjut nya. Samuel sudah memikirkan akan membuat lira hanyut dalam gairah dan dia bisa mengambil kesempatan untuk bercinta dengan Lira dan menjadikan lira sebagai wanita miliknya .


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2