
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Ting
Pintu lift terbuka,barca langsung menarik tangan Vivian untuk keluar dari dalam benda persegi panjang yang terbuat dari besi itu . Tanpa menyapa dan permisi pada sasya,barca terlihat kesal tapi tidak dengan Vivian.
Vivian senang jika Barca bisa jadian dengan sasya,wanita itu lebih muda dua tahun dari barca. Dia juga dari keluarga terpandang dan baik,jadi sangat cocok untuk barca bukan seperti dirinya .
"kau kenapa?" bentak barca pada Vivian yang kini sudah duduk didalam mobil nya,barca sudah menjalankan mobil nya menuju rumah kedua orang tua nya.
"kenapa? sasya anak yang baik,dia juga berasal dari keluarga terpandang dan baik. Kalian cocok sekali " jelas Vivian sambil tersenyum
__ADS_1
Barca mengernyitkan dahi nya cukup dalam,tatapan nya mengarah ke Vivian dengan sangat tajam . Dia tidak suka Vivian terus mencari kan wanita untuk nya,yang dia ingin kan hanya lah Vivian bukan wanita lainnya .
"aku ngak suka,kau tau apa mau ku kan?" bentak barca,terlihat jelas wajah barca yang marah.
Vivian sebenarnya takut melihat Barca marah,tapi dia berusaha untuk tetap tenang karena dia yakin jika Barca akan semakin membenci nya jika dia terus menjodohkan pria itu dengan wanita lain.
"kau hanya terobsesi pada ku nak,aku akan memberikan apa yang kau ingin kan nanti malam. Setelah itu bisa aku pastikan kalau kau akan mencari wanita lain untuk kau jadi kan istri,karena kau tidak lagi merasa penasaran pada ku " ucap Vivian dengan tenang,mesti hati nya terasa sesak dan sakit .
Barca tidak mengerti apa yang dimaksud oleh Vivian,tapi dia tidak suka jika Vivian selalu menjodohkan nya dengan wanita mana pun karena dia sudah menyukai Vivian dan ingin menjadikan Vivian sebagai istri nya.
"kau sudah datang ?ayo masuk,mama sudah buatkan makanan yang banyak. Mama harap kamu menyukai nya " ucap Mama Barca yang langsung memeluk dan menarik tangan Vivian untuk masuk kedalam rumah nya
__ADS_1
Arka menatap tak suka pada Barca,dia sudah memperingati anak nya itu untuk menjauhi Vivian. Begitu juga sebaliknya,tapi ternyata kedua nya masih saja menuruti keingin istri nya untuk makan malam bersama saat ini.
"masih banyak wanita lain,kenapa kau malah membawa nya lagi" ucap Arka dengan nada kesal,dia berbicara dengan cukup pelan agar Vivian dan istri nya tidak mendengar kan ucapan nya
"Aku mencintai nya pa,aku akan menikahi nya." jawab Barca dengan santai
"kau ini....dia sudah pernah hamil dan keguguran, papa bisa mencarikan mu wanita yang masih suci" ucap Arka dengan tegas
"apalagi dia wanita simpanan bekas papa mu,apa kau ngak jijik?atau memang kau penasaran akan hal itu hah?jika iya,berikan saja dia uang yang banyak. Setelah itu kau bisa menikmati tubuh nya,kemudian pergi dan jangan tergoda oleh nya lagi " lanjut Arka dengan kata-kata penuh penekanan .
Barca diam saja,dia benar-benar mencintai Vivian dan akan menikahi nya. Baginya Vivian wanita yang suci,bukan wanita seperti yang dituduhkan oleh papa nya. Dia tetap akan menikahi Vivian walaupun papa nya tidak menginginkan nya ,dia tetap akan menjadikan Vivian menjadi istri nya .
__ADS_1
bersambung...
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘