
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
"mama akan siapkan semua nya ,kalian pulang lah. Besok kau juga sudah harus berangkat pagi kan?" ucap mama barca dengan senang
Barca menganggukan kepala nya,kemudian mereka pamit dengan Arka dan mama nya barca. Barca tau kalau papa nya itu tidak setuju,tapi papa nya tidak berani mengatakan hal itu pada istri nya.
Didalam mobil,barca memberikan cincin yang dia beli kemarin. Cincin bermatakan berlian putih ,dia menarik tangan Vivian dan memasukan nya di jari manis nya lalu mengecup punggung tangan Vivian dengan lembut.
"ini ....untuk apa ?kan kita menikah minggu depan,kamu simpan saja dulu. Pas kita menikah baru kamu kasih aku " ucap Vivian yang berusaha melepaskan cincin itu dari tangannya
"Ini hadiah,cincin pernikahan kita sudah aku pesan. Minggu depan akan diantar ke rumah ,aku juga sudah siapkan rumah . Kau mau kan ikut dengan ku disana ?" jelas Barca dengan lembut.
__ADS_1
Tes....tes....
Air mata Vivian mengalir dengan deras nya tanpa kata,bibir nya tersenyum dengan manis. Tangan barca terulur dengan cepat menghapus air mata dipipi Vivian,dia bingung menatap ke arah Vivian yang sudah menangis dengan diam.
Barca menarik tubuh Vivian membawa nya kedalam pelukannya dengan erat,mengecup pucuk kepala Vivian dengan lembut. Mengelus punggung belakang Vivian sambil menghela nafas nya dengan kasar,dia tau kalau Vivian belum menerima nya dengan baik.
"aku mencintai mu,aku mohon terima lah aku. Aku akan menikahi mu minggu depan,jadi ku harap kau mau menunggu ku" bisik barca dengan lembut
Vivian menganggukan kepala nya,dia mendorong tubuh barca dan menangkup wajah barca dengan kedua tangannya. Vivian mencium barca dengan lembut,memberikan gigitan dan ******* disana.
"vi...." panggil barca dengan suara serak nya
__ADS_1
"Hhmmm...Aku ingin melakukannya malam ini,dengan mu ..." ucap Vivian yang sudah dibalut dengan gairah juga " hanya malam ini ,malam terakhir kita dan semoga aku bisa hamil anak mu" lanjut Vivian dalam hati
Barca mengangguk,dia tersenyum mendengar permintaan vivian. Vivian kembali memagut bibir barca,memberikan hisapan dan gigitan kecil disana. Barca pun ikut membalas,tangan barca dituntun oleh Vivian untuk menuju ke dada nya,memberikan remasan yang lembut membuat suara merdu milik Vivian keluar begitu saja.
Vivian mengeluarkan dada nya dari dress yang dipakainya,saat ini dress yang dipakainya cukup kebawah sehingga dengan mudah mengeluarkan kedua bongkahan kenyal miliknya . Vivian kembali menarik wajah barca agar lebih dekat dengan dada nya
"nikmati lah,malam ini aku ingin bercinta dengan mu sampai pagi" bisik Vivian.
Barca menarik dress milik Vivian,dia merapikan dress Vivian dan menatap Vivian dengan lembut. Vivian terkejut,pipi nya sudah merona karena malu. Dia tidak menyangka jika Barca menolaknya,dia jadi bingung harus bagaimana untuk bisa hamil jika Barca tidak menyentuh nya.
"kau tidak mau bercinta dengan ku?" tanya Vivian dengan wajah yang sudah memerah, dia tau kalau Barca juga sudah sangat bergairah tapi kenapa dia berhenti padahal barca bisa melakukannya tanpa henti karena hal itu juga yang di ingin kan oleh Vivian.
__ADS_1
bersambung.
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ