
❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣
Kini malik berada diruangan nya dengan hadi,hadi memberitahukan semua mengenai sonia. Tapi tidak dengan masa lalu nya dan Alicia yang merupakan anak nya,dia hanya tau mengenai data pribadi sonia yang merupakan seorang pelayan yang di rekomendasi kan oleh ramon.
Ramon,anak dari sahabat nya . Jadi dia tau kalau sonia pasti merupakan orang penting bagi nya, mungkin ibu dari teman nya. Begitu lah yang dipikirkan oleh malik,apalagi sonia hanya di tempat kan sebagai pelayan saja .
Alamat rumah sonia juga nomor telpon nya,semuanya tercantum didalam data pribadi sonia. Tanpa sadar malik mengetik nomor ponsel sonia dan menyimpan nya segera,kemudian dia kembali memejamkan mata nya dengan cukup erat.
Penjelasan dari pak hadi mengenai sonia dan rangga membuat nya senang sekaligus bingung,dia senang karena akhirnya rangga bisa tertawa lepas dan makan dengan banyak. Tapi dia bingung karena memang Rangga tidak pernah bisa dekat dengan siapa pun,biat pun itu saudara atau keluarga nya . Yang jelas rangga selalu membatasi dirinya, tapi dengan sonia terdengar berbeda.
Pak hadi sudah kembali ke ruangan nya ,dia mengerjakan semua mengenai perusahaan dari laptop miliknya sambil tetap stay di restauran. Tidak dengan malik yang harus pergi menghadiri rapat di kantor nya ,juga menghadiri jamuan makan siang atau makan malam dengan rekan bisnis nya.
__ADS_1
Malik tidak kembali ke kantor nya,rangga sudah pulang lebih dulu dengan mira karena mereka ingin membeli sesuatu untuk keperluan tunangan mereka. Dia ingin semua nya berjalan dengan lancar,tadi nya rangga ingin meminta sonia ikut mengurus mengenai pesta pertunangan mereka tapi rangga tau kalau sonia pasti akan menolak nya
Sonia berjalan keluar dari pintu belakang ,semua orang sudah pulang lebih dulu. Hanya ada beberapa orang saja yang memang bekerja malam,sehingga hanya dia saja lah yang terakhir pulang saat ini.
Greep
Tangan nya ditarik oleh seseorang,membuat sonia terkejut dan melihat ke arah wajah pria itu. Tubuh sonia bergetar,dia merasa ketakutan yang amat sangat.
Pria yang berdiri sangat dekat dengan nya,menyentuh tangan nya dengan cukup kuat sehingga membuat nya sakit. Saat ini terlihat sepi,karena matahari sudah mulai tenggelam. Tidak ada siapa pun di halaman restauran itu,hanya beberapa mobil pelanggan saja.
Sonia berusaha menarik tangan nya,dia mencoba melepaskan dirinya dari genggaman tangan pria itu. Jujur saja,dia merasa sangat takut dengan pria didepan nya ini. Ingin menjerit meminta tolong tapi tidak ada siapa pun disana,tubuh nya semakin bergetar. Air mata nya sudah turun membasahi pipi nya, dia tidak menyangka kalau dia akan bertemu dengan pria yang sudah memberikan nya seorang putri yang cantik seperti Alicia.
__ADS_1
"pergi lah ,jangan ganggu kami lagi " ucap sonia dengan suara yang sudah bergetar
"ha...ha....pergi?kau menyuruh menantu mu untuk menjebloskan ku kedalam penjara,kemudian menyuruh mereka menyiksa ku bahkan kau dan anak mu yang ja lang itu tidak pernah menjenguk ku sama sekali " bentak pria itu dengan tatapan tajam ,dia terlihat sangatlah marah pada sonia .
Tawa nya terdengar menyeramkan di telinga sonia,sonia merasa begitu takut. Sonia masih berusaha menarik tangannya yang sudah terasa panas dan perih,dia tidak ingin di jadikan alat sebagai pemuas nafsu untuk membayar hutang-hutang seperti dulu lagi
"tolong jangan ganggu kami hiks...hiks...." ucap sonia dengan air mata yang sudah mengalir di pipi nya
"Kenapa sayang?kenapa kau takut pada ku hhmmm?aku suami mu,kau dulu sangat mencintaiku kan " tanya papa Alicia dengan lembut
Sonia menggeleng,dulu dia memang benar-benar mencintai suami nya itu sebelum dia mengetahui suami nya yang suka memukul dan bermain judi bahkan menjadikan nya alat untuk membayar hutang nya dengan ancaman akan membunuh Alicia atau membuat Alicia menjadi pengganti nya
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘