Gadis Pemuas Nafsu

Gadis Pemuas Nafsu
Episode 92


__ADS_3

🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳


"Barca " ucap Vivian terkejut saat tau siapa yang berada dibalik pintu,barca hanya tersenyum dan mengangguk.


Cup


Barca mengecup bibir Vivian, Vivian masih terdiam dan akhirnya barca mendekatkan bibir nya kembali dan meraup bibir itu dengan lembut. Vivian membalas ciuman yang diberikan barca,dia sangat menikmati ciuman yang sudah sangat lama dia rindukan.


Barca melepaskan ciuman nya saat dia melihat Vivian yang sudah hampir kehabisan nafas, dia tersenyum senang dan kembali memeluk tubuh Vivian dengan erat.


"jangan pergi lagi dari ku,aku mencintai mu." bisik barca dengan suara serak nya


Vivian hanya diam saja,dia tidak mau berurusan dengan Arka. Apalagi dia yakin jika keluarga tasya sudah mempersiapkan pernikahan mereka,dia tidak ingin di katakan sebagai pelakor yang mengganggu tunangan orang lain.

__ADS_1


Vivian menarik tangan barca keluar dari kamar nya,dia tidak ingin mili terbangun karena mendengar suara mereka. Barca hanya mengikuti dari belakang,dia terus menggenggam tangan Vivian hingga mereka sampai diruang tamu .


"mili anak ku kan?" tanya Barca dengan mata yang masih fokus menatap ke arah Vivian


"lupakan aku,kita ngak mungkin bisa bersama. Aku ngak pantas untuk mu barca,lagi pula kau sudah ada tasya jadi jangan mengatakan hal yang perlu dikatakan " ucap Vivian,dia tidak ingin menjelaskan mengenai mili


"mili anak ku kan ?jawab aku vi,aku yakin dia anakku . Anak kita " ucap Barca yang tidak perduli dengan apa yang dibicarakan oleh Vivian


"barca,pliiiss....aku Ngak mau di sebut sebagai perusak hubungan orang,baik dulu maupun sekarang. Tolong lah mengerti aku " ucap Vivian dengan mata yang sudah berkaca-kaca


Vivian bingung,dia mengalihkan pandangan nya ke arah lain. Dia masih ingat kata-kata Arka,apalagi dirinya yang merupakan seorang budak nafsu. Membuat nya semakin tidak bisa besama dengan Barca,keluarga barca yang terpandang dan kaya sangat tidak pantas memiliki menantu seperti dirinya


"maafkan aku,dari dulu aku memang tidak mencintai mu. Aku hanya melakukan nya agar om Arka marah dan akhirnya terjadi,aku hanya memanfaatkan mu saja jadi tolong lupakan aku dan menikah lah dengan wanita pilihan mu yang baik " jelas Vivian dengan pelan

__ADS_1


"benarkah?Kalau begitu maaf telah mengganggu mu,Aku janji ngak akan mengganggu dan kau tidak akan melihat ku lagi selama nya" ucap Barca dengan pelan,dia berjalan keluar dari kedai itu dengan hati yang sudah rapuh.


Jiwa dan pikirkan nya entah sudah kemana,dia tidak memiliki gairah hidup lagi. Barca memilih untuk mengakhiri hidup nya dan membawa cinta nya sampai mati,tanpa perduli apa pun. Barca berjalan ke arah jalanan yang cukup ramai didepannya,dia sudah tidak perduli lagi dengan hidup nya .


Dulu,saat Vivian pergi meninggalkan nya. Dia terus mencari dan mencari, menyewa detektif tapi tidak pernah ada yang bisa menemukan Vivian hingga akhirnya dia semakin dekat dengan tasya. Barca tidak pernah berhenti mencintai Vivian,dia selalu mengatakan hal itu pada tasya dan tasya memaklumi nya dan menunggu barca untuk menerima nya .


Sepanjang hidup nya selama ditinggalkan oleh Vivian,barca menyibukkan diri dengan ikut bekerja di cafe dan perusahaan miliknya sendiri. Dia tidak mau berhenti memikirkan Vivian hingga akhirnya tuhan mempertemukan nya dengan Vivian,yang lebih membuat nya bahagia karena Vivian membawa seorang anak perempuan yang cantik dan imut


Terlebih wajah nya sangat lah mirip dengan diri nya,barca tidak ingin kehilangan hal yang paling berharga dalam hidup nya lagi. Karena ucapan Vivian yang terus menolak nya dan menyuruh nya untuk pergi,mengatakan diri nya tak pantas untuk menjadi istri nya .


Tin...tin....


Suara klakson kendaraan terdengar bersahutan dari luar,bahkan suara teriakan orang-orang menggelegar disana . Kata-kata makian keluar dari mulut mereka begitu saja,mereka mengarah pada satu pria yang berdiri ditengah jalan dan menghalangi jalan mereka apalagi pria itu tadi nya hampir ditabrak .

__ADS_1


Bersambung


Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2