
❣❣❣❣❣❣❣❣❣
Rangga ingin pulang kerumah nya setelah mengantarkan mira ke apartemen nya, dia tadi nya ingin kembali ke apartemen nya tapi dia memilih untuk kembali kerumah kakek dan nenek nya karena dia ingin membicarakan mengenai pertunangan nya dengan mira.
Saat rangga melajukan mobil nya menuju rumah utama, mata nya melihat mobil sang papa yang berbelok ke arah motel. Motel yang tidak besar,dia merasa penasaran. Untuk apa sang papa ke motel,padahal rumah utama tidak jauh lagi dari sana .
Rangga menghentikan mobil nya dipinggir jalan,dia memperhatikan mobil sang papa yang ternyata yang keluar sonia dan papa nya dari dalam mobil. Mata nya membulat sempurna ,dia tidak menyangka jika sonia dan papa nya bisa sedekat itu hingga akhirnya dia tersenyum dan memiliki ide yang cemerlang.
__ADS_1
Rangga menghubungi kedua orang tua malik yang merupakan kakek dan nenek nya yang ikut merawat nya, dia memang sangat ingin papa nya itu menikah. Dia yakin jika papa nya trauma dengan kejadian yang menimpa nya dulu,mama nya lah yang membuat sang papa jadi seperti ini.
Kedua orang tua malik juga menginginkan malik menikah,tapi malik selalu menolak nya dengan alasan kalau Rangga sudah dewasa dan dia takut jika istri nya nanti akan hamil lagi dan membuat rangga malu. Padahal rangga ngak pernah mempermasalahkan hal itu,jika nanti nya adik nya sama besarnya dengan anak nya.
Setelah kedua orang tua malik sampai didepan motel itu,rangga menceritakan semua nya dan berniat menjebak kedua nya agar mau menikah. Rangga sudah pernah menceritakan mengenai sonia pada kakek dan nenek nya,dia juga berniat mengenalkan sonia pada mereka bahkan mengatakan ingin menjodohkan sonia dengan papa nya tapi saat itu Dia tak yakin baik papa nya maupun sonia mau menerima perjodohan mereka.
Saat ini adalah saat yang pas,rangga yakin jika rencana nya berjalan dengan lancar. Dia akan melihat papa nya bahagia bersama wanita yang baik seperti sonia,dia juga akan menjadi anak nya sonia tanpa harus memakai kata anak angkat .
__ADS_1
"Hmmm....ini ngak seperti apa yang kalian pikirkan, kami hanya hhmm itu" jelas malik,dia ngak mau sonia di pandang buruk oleh kedua orang tua nya.
Entah kenapa malik ngak suka,dia tidak ingin membuat nama baik sonia menjadi buruk. Dia akan menanggung semua nya,asalkan kedua orang tua nya tidak menyalahkan dan merendahkan sonia.
Papa malik mendorong pintu itu, dia masuk begitu saja. Mama malik dan rangga ikut masuk kedalam,mereka duduk di kursi bambu yang sudah disiapkan disana. Sedangkan sonia masih menunduk dan meremas bagian depan jubah mandi nya,dia merasa terkejut juga takut saat ini.
Wajah nya sudah memerah karena malu,mama malik mendekati sonia yang duduk dipinggiran tempat tidur. Dia tersenyum senang mendapatkan sonia yang bersama dengan putra nya,dia yakin jika malik bersedia menikahi sonia . Untung saja rangga memberitahukan pada mereka ,dia sudah tak sabar ingin menikahkan putra nya yang berstatus single itu walaupun dia memiliki anak .
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘