Gadis Pemuas Nafsu

Gadis Pemuas Nafsu
Episode 31


__ADS_3

⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘


Raline memeluk tubuh Alicia,dia merasakan bagaimana susah nya kehidupan Alicia selama ini. Alicia menceritakan kalau saat ini ibu nya sudah berada di tempat yang tepat dan tidak lagi mendapatkan gangguan dari ayah nya,tapi Alicia belum juga merasa tenang jika masih berada di kota ini.


Alicia menyampaikan keinginannya untuk membawa ibu nya pergi dari sini setelah perjanjian nya dengan Ramon selesai,ada rasa ngak suka dihati Raline mendengar nya. Wanita tua itu tidak ingin cucu nya itu berpisah dengan Alicia,biarlah kalau nanti nya mereka akan tinggal jauh dari mereka tapi yang terpenting mereka bersama .


"kamu mencintai Ramon ?" tanya Raline yang menatap wajah Alicia dengan tegas


Alicia tersenyum dan menggelengkan kepala nya,dia memang tidak memiliki perasaan apa pun pada pria tampan itu. Walaupun dia begitu menyukai dan menikmati setiap sentuhan yang diberikan oleh Ramon,tapi tetap saja dia tidak memiliki rasa apa pun.


"kami hanya saling membutuhkan nek,aku hanya seorang pelayan untuk nya dan kekasih bayaran nya. Setiap bulan aku di gaji nya,belum ada perasaaan apa pun . Bukan belum tapi tidak ada " jawab Alicia dengan lembut dan tenang


"baiklah,nenek berharap kalian akan selama nya. Kalau bisa sampai menikah dan memiliki anak " ucap Raline penuh dengan pengharapan.

__ADS_1


Alicia hanya tersenyum saja,dia menatap wajah Raline dengan lembut. Dia menyukai keluarga Ramon,tapi rasa diantara mereka benar-benar tidak ada sama sekali. Makanya dia tidak ingin berharap lebih pada Ramon,walaupun dia menyukai keluarga Ramon.


Tok....tok....tok...


"Bu....ramon sudah datang,dia bersama dengan Ziga . Kenapa kalian lama sekali didalam sini ?" ucap Ramona yang masih berada didepan pintu karena pintu kamar Raline di kunci dari dalam.


Ceklek


Raline membuka pintu itu,mereka keluar bersama-sama. Terlihat Ramon sudah duduk bersama dengan papa dan asisten nya,makan malam akan di adakan sebentar lagi. Apalagi para pelayan sudah menyiapkan semua nya,termasuk cake ulang tahun yang cukup besar.


Alicia terlihat cantik dan seksi,tubuhnya yang berisi membuat pakaian yang dipilih oleh Ramon melekat dengan pas disana. Belahan dada wanita itu juga terlihat sedikit menyembul,kaki jenjang nya membuat gairah dalam diri Ramon bangkit kembali.


"Eekkhm....cantikan?Kenapa Ngak di nikahin aja mon? Nanti diambil pria lain lho" bisik Ramona dengan pelan,dia menyenggol tangan sang putra dan menyuruh putra nya melihat ke arah asistennya sendiri.

__ADS_1


Bukan hanya Ramon yang terpana dan bergairah melihat Alicia,tapi Ziga yang dari tadi duduk disamping nya juga merasakan hal yang sama. Walaupun belum pernah meremas dada dan bokong milik Alicia,pria itu juga bergairah saat dirinya menatap bongkahan kenyal yang berada dibalik pakaian itu.


Rasa penasaran yang cukup tinggi,hingga mata nya tetap menatap ke arah Alicia dengan tatapan berbeda membuat Ramon kesal. Dia menendang kaki Ziga dibawah meja dengan cukup keras,sehingga membuat Ziga mengadu kesakitan karena mengenai tulang kaki nya.


"Awww....bos,sakit " ucap Ziga sedikit pelan,di mengelus kaki depannya dengan cepat karena memang terasa cukup menyakitkan .


"jaga mata mu,dia wanita ku. Milikku " jawab Ramon dengan tatapan tajam nya.


"Belum,dia masih milik semua orang walaupun dia kekasih mu " ucap Ramona dengan santai ,karena dia melihat apa yang dilakukan oleh Ramon.


Ramon terdiam,memang Alicia masih sebatas kekasih nya tapi semua yang ada di diri Alicia adalah miliknya. Dia sudah mengesahkan nya begitu,dia akan tetap membuat Alicia menjadi wanita nya.


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2