Gadis Pemuas Nafsu

Gadis Pemuas Nafsu
Episode 54


__ADS_3

💙💙💙💙💙💙💙💙


Seminggu sebelum nya,Vivian membuka mata nya dan menatap sekeliling nya yang mengeluarkan aroma obat. Kamar dengan cat yang dominan berwarna putih,membuat Vivian kembali teringat kalau dia terjatuh dan mengakibatkan dirinya tak sadar kan diri.


Vivian meraba perut nya,seketika jantung nya berdebar tak menentu. Rasa sakit dibagian sensitif nya membuat dirinya yakin jika saat ini anak yang dia kandung sudah tidak ada lagi di perut nya,air mata nya keluar begitu saja . Dia merasa terkejut juga sedih,dia tidak menyangka jika tuhan juga tidak menginginkan dirinya memiliki seorang keluarga.


Vivian menutup wajah nya dengan kedua tangan nya ,dia merasa sangat sedih sekali saat ini tapi baru saja dia merasa terkejut dan ketakutan kini terdengar pintu kamar yang sudah dibuka dari luar .


"kamu sudah bangun hhmm?apa ada yang sakit? aku akan panggilan dokter" ucap pria yang sangat dia kenal,kini dia berjalan mendekati Vivian di tempat tidur pasien.


Vivian menggelengkan kepalanya,rasa di daerah sensitif nya memang masih sakit tapi rasa itu masih bisa dia tahan tapi rasa sakit di hati nya tidak bisa lagi dia tahan. Rasanya ,dia ingin ikut pergi bersama anak nya .

__ADS_1


"anak....a..anakku" ucap Vivian dengan suara pelan,nyaris tak terdengar


"Dia sudah berada di tempat yang indah,yang penting kau bisa melahirkan lagi nanti. Lagi pula,tidak ada jalan lain selain mengeluarkan nya . Aku ngak mau kau dalam kondisi kritis,kita bisa membuat nya nanti " jawab Barca yang sudah menarik tubuh Vivian untuk masuk kedalam pelukan nya,dia merasa sedih melihat air mata dipipi Vivian.


Vivian mendorong tubuh barca,dia ingin mengatakan semua nya sekarang. Dia tidak ingin dikasihani dan diperlakukan sangat baik oleh Barca,dia ingin barca menjauh dari nya dan jangan pernah mendekati nya lagi tapi tiba-tiba pintu kembali di buka.


"selamat pagi bu Vivian,bagaimana kabar nya pagi ini ?"sapa seorang pria paruh baya yang menggunakan jas putih.


"kondisi ibu Vivian sudah mulai membaik,mungkin besok ibu sudah bisa pulang " jelas dokter itu


"beruntung suami ibu mengambil keputusan dengan cepat,jika tidak. Mungkin anda bisa tidak memiliki anak selama nya karena janin yang anda kandung itu sudah mulai lengket di dinding rahim jika lebih lama maka ya seperti yang saya katakan tadi" jelas Dokter itu dengan sopan.

__ADS_1


"kalau begini,setelah empat atau enam bulan lagi. Kalian bisa mencoba membuat bayi lagi,saya yakin pasti berhasil karena rahim anda sudah baik juga subur sekali " jelas dokter itu lagi


Wajah Vivian memerah,dia melotot menatap ke arah Barca karena dia yakin suami yang disebutkan oleh dokter itu adalah barca. Sedangkan barca hanya bersikap biasa saja menanggapi ucapan dokter itu,dia akan mencoba nya nanti karena memang dia sudah memiliki rasa dengan Vivian.


"baiklah,kalau begitu saya permisi dulu " ucap dokter itu sambil berjalan meninggalkan ruangan vip itu.


Mata Vivian masih menatap ke arah Barca,dia membutuhkan penjelasan dengan apa yang dijelaskan oleh dokter tadi. Dia memang sangat berterima kasih pada Barca karena mengambil keputusan yang tepat,kalau tidak mungkin apa yang dikatakan oleh dokter itu benar ada nya. Tapi dia juga ingin meminta penjelasan mengenai suami yang dikatakan oleh dokter itu.


bersambung


Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2