
❣❣❣❣❣❣❣❣
Tasya enggan makan,karena disana ada dua porsi makanan yang sama. Dia yakin kalau oscar juga belum makan,walaupun perut nya sudah merasa cukup lapar .
Tasya mengambil ponsel nya ,dia ingin menanyakan kebenaran mengenai kalau Barca akan kembali ke kota dan menikahi Vivian. Walaupun dia merasa kesal dan sedih karena harus kehilangan barca,tapi ada rasa lega dihati nya. Barca bertemu dengan Vivian,apalagi dia tau jelas kalau mereka memiliki anak .
Tasya menghela nafas nya dengan kasar,dia jadi tidak begitu sedih karena saat ini ada oscar disisi nya. Mata nya menatap ke arah ponsel nya yang mati,padahal dia merasa kalau saya ponsel nya masih cukup banyak tadi malam.
Tasya coba mengaktifkan ponsel nya,dia ingin melihat apakah benar ponsel nya memang mati karena kehabisan daya . Mata nya membulat sempurna,benar dugaan nya. Ponselnya masih cukup banyak daya ,tapi kenapa dimatikan. Tasya mulai memeriksanya dan melihat panggilan telpon yang cukup banyak dari papa nya,dia juga melihat pesan sang papa yang ternyata menyebutkan nama oscar.
"sya....nanti pulang bawa oscar sekalian, papa mau kenalan sama dia"
"sya....kamu udah tidur ya? tidur sama oscar ?kalau bisa skalian aja bercinta,biar kamu ceoat nikah dan punya anak "
__ADS_1
"sya....oscar pria yang baik,jangan lama-lama nikah nya. Papa tunggu kalian dirumah ya "
Pesan-pesan dari papa nya membuat wajah tasya memerah,papa nya ini selalu berbicara apa ada nya dan seenak nya aja. Tasya kadang suka malu dan khawatir jika papa nya berharap lebih banyak seperti ini,seperti saat dia pertama kali bertemu dengan Barca di cafe milik barca bersama papa nya..
Awalnya sang papa ingin mengenalkan tasya dengan Barca,tapi ternyata barca dan tasya sudah saling kenal. Papa tasya semakin senang dan berharap lebih,kali ini papa nya berharap pada pria yang baru dia kenal.
"tunggu....papa tau dari mana oscar ?" tanya tasya dalam hati.
Oscar keluar dari kamar mandi,dia melihat tasya yang belum menyentuh makanan nya sama sekali. Malahan wajah tasya terlihat bingung,dengan perlahan oscar berjalan mendekati tasya yang masih sibuk dengan ponsel nya.
Oscar melihat pesan-pesan papa nya tasya,bibir nya tertarik cukup lebar . Senyuman terukir disana,membuat nya senang. Kemudian oscar berdehem cukup keras untuk menyadarkan Tasya mengenai keberadaan nya yang sudah cukup dekat dengan tasya,tasya pun tersadar.
cup
__ADS_1
"kenapa belum makan hhmm? nungguin aku ?" tanya oscar setelah mengecup kening tasya dengan lembut.
Tasya terkejut dan sedikit menjauhkan wajah nya,dia merasa malu . Oscar terkekeh kecil, kemudian duduk didepan tasya dan masih dipinggiran tempat tidur.
"aku....eh,kamu juga belum makan kan ?" jawab tasya dengan gugup.
Oscar tersenyum,dia mengambil nampan miliknya dan duduk didepan tasya. Bahu tasay terlihat jelas ,karena selimut yang menutupi tubuh tasya hanya sebatas dada saja. Bahkan belahan dada milik tasya sudah mampu membangkitkan gairah kelelakian oscar saat ini,tapi dia berusaha untuk menahan nya .
Oscar dan tasya makan bersama dalam diam,oscar tidak berani mengangkat kepala nya dan melihat ke arah Tasya. Dia takut tidak bisa menahan hasrat nya lagi,sehingga dia memilih untuk menghabiskan makanan nya.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘
__ADS_1