
☘☘☘☘☘☘☘☘☘
Alicia menatap ke arah Ramon dengan tatapan yang datar,dia yakin kalau Ramon memiliki rencana yang tak biasa. Dia tidak akan mengikuti apa yang di mau oleh pria itu,walaupun dia sudah merasa senang dekat dengan keluarga Ramon yang selalu bersikap baik pada nya .
"jadi ? kapan kalian menikah?" tanya Ramona dengan tatapan semangat
"Hhmmm.....minggu depan ma,tolong mama siapkan semuanya. Aku yakin mama bisa " jawab Ramon dengan tegas tanpa melihat siapa pun,dia masih sibuk dengan ponsel nya.
Mata Alicia melotot,membuat Raline tertawa kecil. Dia tau kalau Alicia tidak setuju,tapi dia juga tau bagaimana cucu nya itu. Apa yang dia ingin kan akan dia dapatkan,dia akan melakukan segala macam cara agar keinginannya terwujud makanya dia selalu bisa berhasil dengan segala usaha nya dan selama ini apa yang dia lakukan selalu saja berhasil .
"baiklah,mama aka urus semuanya. Kalian ngak usah khawatir" jelas Ramona dengan senang
__ADS_1
"eekkhm....tapi Ramon, bagaimana dengan kepulangan mu?kalian akan mengadakan rapat koordinasi disana kan? kau yang akan memimpin rapat itu,semua laporan keuangan dan seluruh nya akan di lakukan minggu depan" ucap papa Ramon dengan nada khawatir.
Ramon akan kembali minggu depan, dia akan memeriksa dan melakukan koordinasi di perusahaan lama nya. Makanya dia ingin cepat kembali, tapi ucapan Ramon ini membuat semua nya tidak mungkin terjadi. Sementara rapat ,pasti nya ngak bisa dilanjutkan .
"Aku sudah cancel semua nya ,papa ngak usah khawatir . Aku akan tetap menikah minggu depan,aku sudah memajukan rapat nya. Sebelum menikah,aku akan melakukan rapat online saja" jelas Ramon dengan tegas
Papa Ramon menganggukan kepala nya,dia merasa bangga memiliki anak seperti Ramon. Dari kecil,ramon bisa mengurus semua nya dengan baik sendiri. Makanya kakek dan nenek nya dari Ramona mengambil nya untuk mengurus perusahaan itu lebih dulu,membuat nya tidak bisa lagi mewariskan perusahaan miliknya pada Ramon.
Keputusan keluarga nya sudah bulat,perusahaan dari papa Ramon akan di warisan untuk anak nya ramon. Makanya saat ini Ramon hanya membantu saja jika perusahaan sang papa mengalami kesulitan, dia tidak akan tinggal diam .
Alicia tersentak,dia masih menatap ke arah Ramon dengan tatapan datar . Dia sangat ngak suka melihat pria itu mengambil keputusan sendiri,membuat nya kesal.
__ADS_1
Mendengar mama nya memanggil Alicia,ramon jadi tersadar. Dia menaikan pandangan nya pada Alicia yang masih menatap nya,kemudian dia tersenyum lembut dan mendekati Alicia dan mengecup kening wanita itu.
cup...
"maaf kalau pernikahan kita jadi dipercepat,aku ngak mau orang berpikir kalau aku masih mencintai clara dan mengharapkan nya. Kau tau kan sayang,aku benar-benar mencintaimu . Aku juga tau kalau kau juga mencintai ku " jelas Ramon dengan lembut .
Alicia membulatkan mata nya sempurna,seenaknya saja ramon mengatakan hal itu tanpa rasa bersalah. Dia berdiri dan menarik tangan Ramon dengan cepat,walaupun tubuh nya kecil dan tak bisa membuat Ramon berdiri sempurna tapi paling ngak pria itu mengerti kalau dia ingin berbicara penting mengenai hal ini .
"Sayang....ini masih pagi,kau ingin kita bercinta lagi ?" tanya Ramon dengan nada manja nya membuat Alicia melotot dengan wajah memerah
Kedua orang tua Ramon tersenyum,begitu juga dengan sang nenek. Mereka tau kalau Alicia ingin bicara serius dan mengajak ramon bicara berdua,tapi ramon malah menggoda Alicia dan membuat Alicia malu dan marah bersamaan.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘