
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Sonia memejamkan mata nya dengan cepat,kemudian dia berdiri dan ingin meninggalkan ruangan itu karena merasa tak enak dengan papa nya rangga. Dia merasa kalau dia ngak penting disana ,apalagi hanya dia yang bukan keluarga.
"rangga ,ibu balik ke dapur dulu ya. Waktu makan siang udah selesai,nanti bu Ranti bisa marah " ucap sonia dengan pelan dan sambil menundukan kepala nya karena malik bisa menatap nya dengan mengernyitkan dahi nya, malik merasa penasaran dengan wanita paruh baya yang masih terlihat cantik didepan nya ini
"sebentar ma....aku cuma mau bilangin,kalau bulan depan aku mau tunangan sama mira sebelum mira berangkat keluar negeri untuk melanjutkan sekolah nya . Gimana ma,pa?kalian setuju kan kalau kami tunangan saja dulu?" jelas rangga dengan cepat,dia menarik sonia agar duduk disamping nya lagi.
Sonia terkejut dan menatap ke arah rangga,begitu juga dengan malik. Tapi malik bukan menatap rangga ,dia menatap ke arah sonia karena rasa penasaran yang semakin tinggi.
__ADS_1
"rangga,untuk pertunangan mu. Itu terserah kamu dan papa mu,bukan ibu . Ibu bukan siapa siapa nak,kalian yang akan menjalani semua nya. Ibu tau kalau mira adalah wanita yang baik,tapi semua nya tergantung kamu " jawab sonia,dia ingin segera pergi dari sana karena tatapan mata malik membuat nya merasa ngak enak
"Ma....aku kan sudah menganggap mama seperti mama ku sendiri,mama bisa menikah dengan papa jika mama dan papa setuju " ucap rangga sambil memeluk tubuh sonia.
Sonia hanya bisa menghela nafas saja,dia menatap ke arah malik yang masih menatap nya. Tatapan mereka menyatu,wajah sonia seketika memerah kemudian dia langsung memalingkan nya dengan cepat ke arah lain.
Malik memang tampan,apalagi belum pernah menikah walaupun memiliki seorang anak . Semua orang juga tau kalau malik tidak pernah dekat dengan wanita mana pun setelah memiliki anak,berarti hanya satu orang saja yang dia sentuh. Pria yang setia dan baik,itu yang sonia tau mengenai papa nya rangga.
"Ya sudah,sekarang kalian yang akan menjalani nya jadi semua tergantung kalian. Yang penting saling komunikasi dan percaya " ucap sonia pada akhirnya
__ADS_1
"aku tau mama selalu mengerti aku,makasih ma" ucap rangga dengan nada senang nya,Dia memeluk tubuh sonia dengan erat.
Malik masih menatap sikap anak nya yang tidak pernah dia lihat sebelum nya,baik dengan nya atau dengan kedua orang tua nya dulu . Dia merasa kalau wanita yang dipeluk rangga merupakan wanita istimewa,dia semakin penasaran dan ingin dekat dengan sonia .
Sedang sonia malah berpikir sebaliknya,dia ingin menjauh dari kehidupan rangga setelah rangga menikah dengan mira. Dia yakin jika setelah menikah dengan mira,rangga akan mendapatkan kasih sayang seorang ibu dari mira yang memang terlihat baik dan keibuan sekali .
Mira melanjutkan sekolah memasak nya diluar negeri karena dia mendapatkan beasiswa kesana lagi,rangga tidak ingin mengekang mira dan membiarkan mira melakukan apa yang dia ingin kan sebelum menikah. Makanya rangga ingin mengikat mira lebih dulu,tadi nya Dia ingin mira langsung menerima dirinya dengan menikahi nya tapi mira belum mau karena saat jadi istri nya rangga,mira ngak akan meninggalkan rangga dan akan mengurus rangga sambil bekerja.
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘