
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
cup
"sayang....bangun,yuk makan dulu " ucap Samuel dengan lembut sambil mengecup kening lira .
"Hhmmm...."
Lira hanya berdehem dengan mata tertutup,dia belum menyadari apa yang sudah terjadi. Tangan samuel terangkat dan mengelus pucuk kepala lira dan memperbaiki selimut lira yang mulai tersingkap,dia tidak ingin kembali menerkam lira yang terlihat sangat kelelahan.
"sayang....ayo bangun,makan dulu. Habis makan kamu bisa tidur lagi" bisik samuel di telinga lira.
Lira membuka mata nya,dia melihat wajah samuel yang tersenyum dan begitu dekat dengan wajah nya. Dahi nya mengernyit,dia merasa heran karena melihat Samuel didepannya. Tangannya terulur dan menangkup wajah samuel dengan lembut kemudian mengelus nya,lira menampilkan senyuman manis nya.
"kenapa aku selalu mimpiin om aja sih? Hhmm...mungkin karena aku terlalu rindu" gumam lira sambil terkekeh kecil,membuat samuel senang .
__ADS_1
cup....cup
"ini bukan mimpi sayang,aku memang ada disini " jawab samuel sambil mengecup bibir lira.
Mata lira membulat sempurna,dia jadi terbagi apa yang terjadi tadi malam. Dengan cepat dia menarik selimut dan melihat tubuh nya yang sudah polos,kemudian dia kembali menatap ke arah wajah samuel yang masih tersenyum.
Berkali-kali lira mengedipkan mata nya,dia berharap semua yang terjadi tadi adalah mimpi . Tapi wajah samuel masih tetap didepan nya dan menatap nya sambil tersenyum ,tidak seperti sebelum-sebelumnya yang langsung menghilang.
Lira kembali menarik selimut dan menutupi seluruh tubuh dan kepala nya kedalam selimut,dia merasa malu karena dia mulai mengingat apa yang dia lakukan tadi . Samuel tertawa melihat kelakuan lira,tapi dia merasa senang karena sudah mengetahui isi hati lira yang selalu merindukan nya
Lira mengintip di balik selimut,dia menatap wajah samuel yang masih saja tersenyum. Senyuman yang benar-benar dia rindukan selama ini,entah kenapa dia bisa begitu saja menyerahkan hati dan tubuh nya pada pria yang berstatus duda ini.
"ayo....aku udah lapar banget ni" ucap Samuel dengan memegangi perut nya, dia tau kalau lira masih melihat ke arah nya .
Lira mengeluarkan kepala nya dari dalam selimut,dia tersenyum dengan wajah yang sudah memerah. Merapatkan selimut ditubuh nya dengan erat agar tidak terlihat tubuh nya yang polos, dia menatap ke arah samuel yang masih terus tersenyum melihat tingkah laku lira.
__ADS_1
"kamu pake baju nya dulu,baru kita makan " ucap Samuel yang melirik ke arah paperbag yang dia letakan di dekat meja samping tempat tidur.
Lira menganggukan kepala nya,dia berniat untuk turun dengan selimut yang masih menempel ditubuh nya. Tapi saat baru menurunkan kaki nya, lira hampir terjerembab dilantai. Untung samuel langsung menampung tubuh lira ,sehingga saat ini mereka berpelukan dengan selimut yang masih menempel ditubuh lira.
"oh ya ampun,hampir saja ra" ucap Samuel
"kamu buka dulu selimut nya,nanti bisa jatuh lagi " ucap Samuel dengan tegas.
"tapi...." jawab lira dengan wajah yang memerah .
"kamu masih malu sama aku? sebentar lagi kita akan menikah,masa kamu malu ?" tanya Samuel membuat Mata lira membulat sempurna.
Samuel tertawa melihat wajah lira,dia mengangkat tubuh lira dan membawa nya untuk duduk di sofa dengan tubuhnya yang masih berbalut selimut.
bersambung
__ADS_1
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘