
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Malam pengantin pun tiba,para tamu undangan sudah pada pulang. Kini Vivian sudah berada didalam kamar hotel khusus pengantin,kamar itu terlihat besar dan mewah. Banyak bunga yang bertebaran di atas tempat tidur,terlihat sangat indah dan menggoda mata Vivian.
Vivian terkekeh kecil melihat kamar pengantin dengan selimut yang dibentuk seperti binatang angsa yang sedang bersatu,dia tidak menyangka akan mendapatkan kamar pengantin seperti ini dan merasakan nya juga .
Vivian membuka gaun pengantin yang dipakainya ,dia hanya perlu menurunkan nya begitu saja tanpa susah payah karena memang gaun seperti itu yang disiapkan oleh mama barca. Agar barca bisa membuat nya dengan cepat,mama barca tau kalau anak nya sudah lama sekali tidak berhubungan dengan wanita mana pun sehingga malam ini pasti nya akan menjadi pelampiasan untuk barca.
Vivian yang sudah membersihkan tubuh nya,kini menuju ke koper yang ada di sudut ruangan itu. Dia mencari koper nya yang tadi dia bawa kesana,tapi tak ada koper miliknya. Hanya dua koper yang berukuran sedang,yang tidak dia kenal.
Dengan perlahan Vivian membuka satu persatu koper itu,dia melihat isi dari koper itu. Satu koper berisi pakaian milik Barca dan satu lagi berisi pakaian wanita yang cukup seksi,membuat nya terkejut. Hampir semua pakaian itu adalah pakaian seksi dan tipis,Vivian seolah tak percaya dengan apa yang dia lihat hingga akhirnya dia melihat sebuah kertas diatas gaun tidur nan seksi itu.
"Dear Vivian,selama seminggu ini biasakan memakai pakaian ini ya. Mama ingin Mili memiliki adik lagi,kalau bisa laki-laki agar bisa menggantikan papa nya bekerja di perusahaan jika besar nanti "
__ADS_1
Surat yang ternyata dari mama barca,membuat wajah Vivian memerah. Bisa-bisa nya mama barca berpikiran seperti itu,dia harus hamil dalam seminggu ini. Dia ngak yakin kalau dia bisa hamil lagi,Apalagi sudah cukup lama dia tidak melakukan nya tapi dia akan mencoba nya.
Vivian senang karena mama barca menerima nya, dia akan memberikan yang terbaik untuk keluarga barca karena dia tau kalau Barca enggan mengurus perusahaan milik mama nya itu. Apalagi setelah Arka meninggal,ramon memberikan kembali perusahaan pada mama barca dan menyuruh barca ikut membantu perusahaan itu karena ramon memiliki beberapa perusahaan di dalam dan luar kota .
Ceklek
Barca masuk kedalam kamar itu dengan perlahan,dia pikir kalau vivian sudah tidur padahal Vivian sedang memakai gaun tidur yang baru saja dia ambil. Gaun tidur berwarna krem sudah ingin di pakai nya tapi tiba-tiba tangan barca sudah memeluk nya dari belakang,saat ini Vivian hanya menggunakan dalaman saja .
"Eh....Kamu dah datang? mandi dulu sana " ucap Vivian yang terkejut, dia berusaha untuk tetap tenang.
"aku mandi nya nanti aja " jawab barca yang sudah mencium leher belakang Vivian membuat tubuh Vivian bergetar dan menimbulkan hal yang aneh.
Barca mulai membalikan tubuh Vivian menghadap ke arah nya,dia meraup bibir ranum milik Vivian dan mellumat nya dengan lembut. Memberikan hisapan dan gigitan kecil disana,kemudian dia mendorong perlahan tubuh Vivian menuju tempat tidur.
Tubuh Vivian terjatuh ke tempat tidur,barca ikut menindih tubuh Vivian dan mulai meremas dan memberikan sentuhan di dada Vivian. Dia juga membantu Vivian untuk melepaskan brra yang dipakai oleh Vivian,kemudian memainkan pucuk dada milik Vivian dengan lidah nya.
__ADS_1
Vivian melenguh,menikmati setiap apa yang dilakukan oleh lidah dan tangan barca. Dia benar -benar merindukan tubuh barca,dia sangat ingin dimanjakan oleh barca.
Barca terus bermain di pucuk dada Vivian, kemudian dia mulai turun dan menciumi bagian perut milik Vivian hingga ke daerah segitiga milik Vivian yang masih tertutup . Dengan perlahan,barca menarik underware milik Vivian dan mendekatkan wajah nya pada bagian sensitif milik Vivian dan mulai memainkan lidah nya disana dengan sesekali meremas dan memelintir pucuk dada milik Vivian sehingga membuat tubuh Vivian melengkung ke atas.
Vivian merasakan sensasi yang sangat berbeda dari yang dulu,barca seperti sangat ahli sekali dalam melayani nya. Dia jadi curiga kalau Barca pernah melakukan nya dengan wanita lain,atau dengan tasya.
Tapi saat ini Vivian tidak bisa lagi berpikir,dia benar-benar menikmati setiap permainan lidah yang diberikan oleh barca. Malah saat ini barca juga sudah memasukan miliknya kedalam lubang kewanitaan milik Vivian,dia memberikan gerakan pelan hingga cepat dengan mata yang terus menatap wajah Vivian yang menikmati apa yang dia lakukan.
Mata Vivian sesekali terpejam,kemudian menatap barca dan ikut bergerak dibawah sana dengan tangannya yang terus menekan tombol on off miliknya dibawah sana. Dia benar-benar merasa puas dengan apa yang diberikan oleh barca hingga dia mencapai puncak nya, nafas nya terlihat tersengal-sengal tapi semua nya belum berakhir.
Tubuh Vivian sudah lemas,tapi barca masih tetap memberikan gerakan dibagian sensitif milik Vivian. Dia mencabut batangan miliknya dan membalikan tubuh Vivian hingga menungging,dia kembali memasukan batangan miliknya dari belakang hingga Vivian merasakan penuh didaerah kewanitaan miliknya.
Rasa ini lebih nikmat,karena hampir semua batangan milik barca tenggelam didalam sana. Dia benar-benar menjerit ,mengeluarkan rasa nikmat yang sangat dia rasakan saat ini hingga dia pun mendengar suara teriakan dari barca yang juga mencapai puncak nya .
Bersamaan mereka mencapai puncak nya,pertama kali setelah beberapa tahun barca mengeluarkan ****** ***** miliknya begitu juga dengan Vivian. Ini pertama kali nya Vivian mengeluarkan nya selama beberapa tahun juga,tapi ini sudah ketiga kali nya dia mencapai puncak nya.
__ADS_1
bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘