
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
"kok aku jadi seperti pengantin wanita " gumam lira dan masih didengar oleh dara dan kedua juru rias.
Saat ini lira dan dara sudah selesai di dandani, makanya lira merasa heran dengan tampilan nya yang sudah seperti pengantin saja. Sebenarnya apa yang terjadi? acara pernikahan siapa yang akan mereka datangi ini ?
Begitu banyak pertanyaan didalam hati nya ,tapi dia yakin semua akan ada jawaban nya setelah mereka sampai diruangan pesta . Karena baik dara maupun kedua juru rias itu tidak mengatakan apa pun,mereka hanya memuji dan merias lira dengan cantik.
Perlahan mereka keluar dari sana,lira juga melihat tempat tidur didalam kamar itu sudah dihias seperti tempat tidur pengantin. Banyak kelopak bunga di atas tempat tidur nya,dari yang merah hingga putih.
Setelah membereskan kotak make up nya,mereka mulai berjalan menuju aula pesta . Mata lira menatap sekeliling nya,berusaha mencari keberadaan samuel. Tapi diantara sekian banyak tamu undangan,wajah samuel tak ada disana.
Bibir nya tersenyum senang,karena disana ada Alicia dan Vivian yang datang bersama dengan pasangan mereka masing-masing. Mereka juga membalas senyuman dibibir lira,kemudian lira terkejut dengan keberadaan paman nya dan Toro.
"kenapa mereka ada disini?" tanya Lira dengan pelan
__ADS_1
"mereka ngak mungkin ngak datang kan,ini pesta pernikahan keluarga nya " jawab dara dengan pelan.
Dara dari tadi menggandeng tangan lira,kemudian paman lira mendekat dan menggantikan nya dengan cepat sambil tersenyum lembut.
"paman ,kok bisa disini?" tanya Lira pelan,dia menatap sekeliling nya hingga mata nya jatuh pada sosok pria didepan altar
Jantung lira berdegub dengan kencang,pesta pernikahan ini adalah pesta pernikahan dirinya dan samuel. Samuel sudah berdiri menunggu nya disana,membuat air mata nya mengalir dengan deras tanpa diminta .
"kau senang menikah dengan nya ? jika tidak,maka paman akan membawa mu pergi dari sini sekarang juga " bisik paman lira dengan pelan,dia melihat lira menangis membuat dia yakin jika samuel memaksa nya .
"jadi kenapa kau menangis? Dia tidak memaksa mu kan ?" tanya paman lira dengan menggenggam erat tangan lira
"tidak,aku tidak menyangka jika aku bisa menikah dengan nya hiks aku bahagia,dia tidak bisa memaksaku. Aku bisa lari kalau memang aku ngak mau menikah paman,tapi saat ini aku benar-benar terkejut dan senang " jelas lira masih dengan nada pelan.
Perjalanan menuju altar terasa cukup lama,membuat samuel yang berdiri didepan altar merasa tak sabaran. Ingin rasa nya dia berlari dan menggendong lira agar cepat sampai ditempat nya, kemudian mereka dengan cepat mengucap janji pernikahan. Tapi semua nya itu ngak mungkin dia lakukan,pasti nya lira akan merasa sangat malu.
__ADS_1
Setelah beberapa saat,akhir nya mereka reami menjadi pasangan suami istri. Kedua nya tampak senang dan bahagia,para tamu undangan ikut merasa senang.
"kau ini....ngak mau kalah ya?" ucap Alicia saat dia dan Ramon menghampiri lira
"aku ngak jadi bulan madu karena ramon bilang kalian akan menikah,aku terkejut. Padahal sebelumnya beredar gosip kalau kau adalah penyebab perceraian om samuel dan tante betty,tapi akhirnya mereka tau kalau semua nya itu ngak benar karena waktu pesta ku semalam. Banyak yang bilang kalau tante betty lah yang berselingkuh,bahkan sebelum mereka menikah " jelas Alicia dengan nada kesal juga senang
Alicia kesal karena dia harus menyiapkan semua keperluan untuk berbulan madu besok,apalagi mereka akan pergi dengan penerbangan pertama ke paris. Ramon sudah menyatakan cinta nya pada Alicia,dia akan berusaha mencintai Alicia karena tubuh nya benar-benar tak bisa jauh dari Alicia.
"maafkan aku ,aku juga ngak tau kalau om samuel akan menikahi ku dan membuat pesta pernikahan semeriah ini" jawab lira dengan pelan
Alicia dan Vivian hanya terkekeh kecil melihat wajah bersalah lira,mereka hanya bercanda dan ingin mengerjai lira saja .
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘
__ADS_1