Gadis Yatim Piatu Kesayangan CEO

Gadis Yatim Piatu Kesayangan CEO
Hadiah untuk Daddy


__ADS_3

"Duhhhhhh cucu grandma lucunya" kata nyonya Ruth yang sedang menggendong cucunya.


"Kini kau tidak perlu iri lagi padaku kan? karena cucumu sudah lahir dua sekaligus!" kata nyonya Merlyn menggoda adiknya.


"Iya kak, sekarang bahkan aku malah bingung, karena sekalinya punya cucu langsung dua, jadi bingung mau gendong yang mana dulu!" katanya dengan bahagia.


Setelah baby twin pulang dari rumah sakit, kini semua wanita di rumah utama jadi kebagian jatah menggendong bayi tanpa perlu rebutan. Ananda menggendong Raf, nyonya Merlyn menggendong baby Sera, Ayu menggendong baby Rachel, nyonya Ruth menggendong baby Richard.


"Apa kau tidak mau mencari pengasuh untuk Baby Rachel dan Richard sayang?" tanya nyonya Ruth kepada menantunya.


"Sepertinya saat ini aku belum butuh Mom, mungkin nanti kalau sudah mendekati masuk kuliah baru aku akan mencari pengasuh untuk mengurus mereka" jawab Ayu yang ingin mengikuti jejak Ananda mengurus semua keperluan anak-anaknya sendiri.


"Asal jangan sampai kau kelelahan saja ya!" kata sang mertua.


"Iya Mom" kata Ayu dengan yakin kepada nyonya Ruth.


"Daddy juga jangan sampai dilupakan ya Mommy, harus diurus juga!" kata Ron kepada Ayu dengan suara anak kecil sambil menguyel-uyel putrinya yang sedang berada di gendongan sang istri.


"Justru Daddy yang harusnya membantu mommy menjaga baby twin!" kata Ayu santai.


"Kalau Daddy sudah menjaga twin, mommy mau kasih hadiah apa?" tanya Ron dengan jail.

__ADS_1


"Memangnya menjaga anak perlu dapat hadiah?" Ayu protes.


"Ahhhh sudah-sudah, Mommy dan Daddy tenang saja, Ayah yang akan kasih hadiahnya ke Daddy, tunggu sebentar ya!" Mike kemudian beranjak ke dalam kamar.


"Tumben sekali dia baik padaku?" Ron merasa heran dengan sikap kakaknya yang tidak biasa.


"Nah ini dia, hadiah dari ayah untuk Daddy atas kelahiran baby twin!" Mike memberikan sebuah kotak kado besar kepada Ron.


"Wahhhh Daddy dapat hadiah dari ayah!" Ayu berbinar-binar, sementara Ananda yang sudah tau isinya hanya bisa menggelengkan kepala saja.


"Bukalah!" Mike tersenyum riang.


"Kau kenapa marah? seharusnya berterima kasih karena aku sudah mau membantumu!" kata Mike masih dengan tawa yang mengembang.


"Diam kau!" Ron mendengus kesal.


"Ya sudah kalau kau tidak mau permennya, biar aku ambil saja lagi!" kata Mike yang ingin mengambil bungkus permennya namun ditahan oleh Ron.


"Ini sudah jadi hak milikku, jangan sentuh!" meskipun kesal namun Ron tetap menerima permen itu.


"Nah kalau ini adalah hadiah yang paling utama, kenangan yang tak akan terlupakan untuk Daddy!" kata Mike sambil menyalakan televisi di ruang keluarga dan memasang video yang sudah dia rekam untuk sang adik.

__ADS_1


"Michael Anderson!!!!" Ron kini sangat murka karena ternyata video yang diputar adalah video proses persalinan Ayu yang memperlihatkan bagaimana Ron menjadi sasaran empuk sang istri melampiaskan rasa sakitnya.


"Bwahahahahahahahahaha" tawa Mike kembali pecah memenuhi ruangan, Mike terus terpingkal-pingkal sambil berlari menghindari amukan sang adik.


"Brengsek kau Mike!" Ron yang sangat kesal karena dikerjai habis-habisan oleh sang kakak terus saja mengejar Mike untuk melampiaskan rasa kesalnya itu. Ron memukul kepala Mike dengan bantal secara berulang-ulang sampai emosinya mereda.


Sementara semua wanita yang menyaksikan ulang dua pria tampan ini hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya saja.


"Dasar Andersons!" sungut nyonya Merlyn.


"Sama persis seperti ayah mereka!" imbuh nyonya Ruth.


..........


Halo semua, terima kasih untuk dukungannya melalui like, komen, vote dan juga hadiah.


Oya bagi para sahabat yang mau berteman dengan Rosi, bisa follow IG @rosilombe ya untuk info seputar novel terbaru atau bisa juga follow IG @aunty_ocie_lombe untuk melihat keseharian Rosi yang random hehehehe...


Happy Reading all..


Luv Luv..

__ADS_1


__ADS_2