Gadis Yatim Piatu Kesayangan CEO

Gadis Yatim Piatu Kesayangan CEO
Pilihan Hukuman


__ADS_3

"Bunda" Mike yang baru datang langsung menatap istrinya yang sedang duduk bersandar di brankar rumah sakit sambil berpelukan erat dengan Gaby.


"Ayah" kata Ananda dan Gaby berkata secara bersamaan.


Gadis kecil itu masih meneteskan air matanya karena merasa syok dan bersalah akibat lebih mendengarkan sang grandma dibandingkan bundanya. Sementara Ananda yang sudah mendapatkan pengobatan dari dokter berusaha menenangkan sang putri dengan mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja.


"Maafkan Gaby ayah" ia kembali menangis.


"Sayang sudahlah, tidak apa-apa, ini bukan salahmu" Ananda mempererat pelukannya sambil memberi kode kepada Mike agar tidak memarahi putri mereka.


"Sekarang kakak tau kan, siapa yang benar-benar sayang sama kakak dan siapa yang pura-pura?" Mike berbicara dengan lembut, meskipun sesungguhnya ia sempat merasa emosi dengan perubahan sikap putrinya itu, namun Mike pun sadar bahwa Gaby berubah semata-mata karena hasutan, gadis itu juga hanya korban dari kejahatan sang grandma.


"Maaf" hanya kata itu yang terus keluar dari mulut sang putri.

__ADS_1


"Sudahlah, selama kakak bisa menyadarinya, ayah dan bunda sudah cukup bahagia" Mike kemudian memeluk anak dan istrinya.


..........


"Tuan, semuanya sudah beres, tuan Aries sudah menjemput istrinya pulang, saya juga sudah mengutus orang untuk terus mengawasi mereka sepanjang waktu!" kata George saat Mike keluar dari ruang rawat sang istri.


"Bagus, jangan sampai mereka lepas dari pengawasan kita George, aku tidak ingin mereka mengacak-acak keluargaku lagi, sudah cukup ini yang terakhir, aku tidak ingin melihat mereka untuk selamanya!"


"Sesungguhnya aku sangat ingin melakukannya, tapi kau tau kan istriku seperti apa? dia terlalu baik sampai ingin melepaskan iblis betina itu begitu saja dengan alasan bahwa dia tetaplah grandma nya Gaby!" Mike mendengus kesal dengan kebaikan hati sang istri.


"Meskipun begitu, tetap saja ini sudah masuk tindak kriminal, bukankah ia sengaja ingin menghancurkan Ananda dan merebut Gaby darimu? bukankah itu tindakan yang direncanakan?" George tidak ingin memberikan celah kepada perempuan tua itu.


"Tapi aku juga kasihan pada Dad, biar bagaimanapun juga dia sudah baik kepadaku karena sudah memperingatkan rencana istrinya!" kata Mike menimbang-nimbang.

__ADS_1


"Kalau begitu, kau diskusikan dengannya, hukuman apa yang kira-kira setimpal dengan ini, karena jika dia dibebaskan begitu saja, tidak menutup kemungkinan lain kali ia bisa lebih dari ini!" George bersikeras memberikan hukuman yang setimpal, entah apapun itu bentuknya.


"Huhhhh, kenapa sih mereka sekeluarga sangat merepotkan!?" Mike menggerutu kesal ketika mengingat kembali semua peristiwa buruk yang telah terjadi pada dirinya karena ulah keluarga Aries.


"Karena kau terlalu baik pada mereka, andaikan saat itu kau tidak menerima Ariana lagi untuk menginap di rumahmu, lalu kau tidak mengundang suami-istri itu ke setiap acara keluarga yang kau adakan, pasti kejadiannya tidak akan seperti ini!" George memperingatkan Mike betapa ia dan istrinya terlalu baik pada orang yang sudah berkali-kali berniat jahat pada keluarganya.


"Baik salah, jahat lebih salah, dasar hidup!" Mike hanya bisa menghembuskan nafasnya dengan kasar karena bingung harus bertindak seperti apa menghadapi keluarga Aries.


"Sudahlah, kau tenang saja, biar aku yang urus kalau kau bingung, percaya saja padaku kalau semua akan baik-baik saja. Aku pastikan tuan Aries juga akan setuju dengan ini!" George menepuk bahu sahabatnya itu.


"Terserah kau saja kalau begitu!" Mike kemudian kembali masuk ke dalam kamar rawat istrinya. Ia memang selalu percaya kepada semua keputusan George yang selalu tepat sasaran.


Sementara itu George yang sudah mendapatkan lampu hijau untuk memutuskan hukuman yang tepat, menemui tuan Aries di kantornya. Ia memberikan dua alternatif hukuman pada pria tua itu untuk dijalankan oleh sang istri. Pertama, dibawa ke jalur hukum dan mendekam di balik jeruji. Atau kedua, mereka berdua pergi jauh dari ibukota dan menikmati hari tua tanpa pernah mengganggu hidup Mike dan keluarganya lagi. Tentu saja disambut oleh tuan Aries dengan pilihan yang kedua. Akhirnya mereka sepakat untuk tidak lagi saling berhubungan sampai kapanpun. George juga sudah memberitahukan bahwa ia akan selalu mengutus orang untuk memata-matai kedua orang tua itu sepanjang waktu, dan jika terdengar ada laporan yang mengatakan bahwa mereka ingin mengganggu keluarga Anderson lagi, maka sudah dipastikan nyonya Anderson tidak akan pernah lepas dari jerat hukum, karena tindak kejahatannya sudah terekam di CCTV ruang keluarga dan akan menjadi bukti yang sangat memberatkan.

__ADS_1


__ADS_2