
"Sayang" Ron yang sudah menunggu momen bersejarah ini akhirnya memeluk sang istri saat mereka sudah berada di dalam kamar hotel.
"Kak, kau mau apa?" Ayu yang masih polos terlihat panik saat Ron mencoba membuka kancing belakang gaun bermodel petikut yang dikenakan olehnya.
"Kita mandi bareng ya, pasti kau sangat lelah dan berkeringat kan?" Ron terus berusaha buka gaun itu.
"Tapi kak!" Ayu malu-malu.
"Kenapa?" Ron mengernyitkan alisnya.
"Aku malu" perkataan Ayu sontak membuat Ron tersenyum geli.
Ron sangat bersyukur bisa menikah dengan gadis baik-baik yang sangat lugu. Bahkan ketika mereka sudah sah menjadi sepasang suami istri pun Ayu masih merasa tidak enak hati untuk menunjukkan bagian yang selama ini tertutup rapat kepada suaminya sendiri. Berbeda dengan wanita-wanita lain yang selama ini ia kencani hanya untuk bersenang-senang, mereka bahkan dengan senang hati menyodorkan tubuh polosnya di hadapan Ron, yang justru membuatnya jijik. "Aku tidak akan pernah memakai toilet umum" begitulah motto Ron saat dulu ia sering menghabiskan waktu senggangnya. Ia pada dasarnya berkencan dengan banyak wanita hanya untuk melampiaskan dendam dan sakit hatinya saja tanpa melibatkan cinta atau nafsu.
"Sayang, aku ini suamimu, cepat atau lambat kau pasti akan menunjukkannya kepadaku" kata Ron dengan senyum sambil menarik gaun itu ke bawah hingga kini menyisakan tubuh mungil Ayu dengan balutan pakaian dalam saja.
__ADS_1
"Ahhhh" Ayu memekik ketika Ron menggendongnya tanpa aba-aba menuju kamar mandi.
"Aku sangat mencintaimu" Kata Ron dengan suara parau karena sudah terlena dengan suguhan di depan matanya.
"Kakkkkk!" Kini Ayu menutup matanya saat Ron melepaskan satu persatu pakaiannya dan hanha menyisakan dalaman saja, sama seperti istrinya.
"Buka matamu sayang, lihat aku" kata Ron sambil meraih tangan istrinya dan menaruhnya di dadanya yang bidang.
"Kakkkkk" Ayu yang baru pertama kali dalam situasi seperti saat ini merasa degupan jantungnya sangat cepat, ia merasa ada desiran kuat yang entah apa itu.
"Ahhhhhhh" Ayu bergelinjang menahan geli ketika Ron mulai mengeksplornya di bawah shower yang mengalir.
"Ahhhhhhh" Ayu merasa sangat geli ketika Ron mulai meninggalkan jejak cintanya di leher jenjang itu.
"Ini" Ron menyodorkan sabun ke istrinya dan mengajari Ayu bagaimana mengeksplor bagian yang selama ini belum pernah dilihat oleh gadis itu.
__ADS_1
"Kakkk aku benar-benar malu" Ayu bergidik ketika menyentuk bagian-bagian yang baru pertama ia lihat.
"Kau harus belajar membantuku membersihkan tubuhku mulai saat ini" Ron mengulum senyum karena melihat tingkah gemas istrinya.
Setelah puas saling mengeksplor serta membilas diri dengan air hangat agar keringat dan debu yang menempel di tubuhnya hilang, akhirnya Ron mengangkat Ayu menuju kamar dan membaringkan tubuh polos istrinya di atas tempat tidur.
"Kak, kau mau apa?" Ayu yang kini berada di bawah kungkungan tubuh atletis Ron menelan salivanya dengan sulit.
"Aku akan menghabisimu malam ini" goda Ron yang langsung saja tidak terkendali.
"Kakkkkk ahhhhhh ishhhhhh" Ayu benar-benar merasa sensasi aneh ketika Ron menyentuh bagian sensitifnya.
"Tahan sedikit ya, akan agak sakit diawal" kata Ron saat sudah bersiap diri.
"Uhhhhhhhh" Ayu meringis saat Ron memulainya.
__ADS_1
"Maaf ya sayang" bisik Ron di telinga Ayu.
Pergulatan panjang pun terjadi di kamar hotel itu. Entah berapa lama, tidak terhitung, karena Ron seperti menumpahkan semuanya setelah selama bertahun-tahun ia selalu menahan hasratnya agar tidak tergoda dengan wanita manapun.