
"Kita mau ke mana kak?" Ayu bertanya saat sang suami mengajaknya pergi.
"Nanti juga kamu tau!" Ron hanya menyeringai jahil.
"Kenapa gak bilang dari tadi sih kalau kita mau ke Rumah kak Nanda?" kata Ayu saat mereka memasuki komplek perumahan elit tempat Mike dan Ananda tinggal.
"Loh kok beloknya ke sini?" Ayu bingung karena mobil yang dikendarai oleh suaminya berbelok ke sebelah kanan, sementara rumah Ananda masih satu blok di depan.
"Ayo!" Kata Ron saat mereka sudah tiba.
"Ini rumah siapa?" Ayu menatap rumah mewah yang besar dan modelnya hampir sama dengan yang dimiliki oleh kakak angkatnya.
"Ayo masuk!" Ron menggandeng tangan istrinya dan membuka pintu depan.
"Kak!?" gadis itu terperangah saat melihat sebuah figura photo pernikahan dirinya dan Ron tergantung di depan ruangan besar dan mewah itu.
"Mulai saat ini kita akan tinggal di rumah ini!" Ron melingkarkan tangannya ke pinggang sang istri dan mengecup pipinya lembut.
"Apa ini rumah kakak?" Ayu menatap berkeliling dengan takjub.
"Ini rumah kita sayang, hadiah pernikahan dari aku untuk permaisuri hatiku!" Ron membelai wajah Ayu yang masih sangat terkejut.
"Ayo kita lihat kamar kita!" Ron menuntun tangan Ayu menaiki tangga besar yang megah.
"Kakkkkk" mata Ayu berkaca-kaca saat melihat betapa mewah dan elegannya kamar tidur utama rumah itu.
__ADS_1
"Bagaimana kalau kita perdanai kamar ini?" Ron mulai melancarkan aksinya.
"Kakkkkk" Ayu yang sudah mulai paham gelagat suaminya langsung memukul manja.
"Kita jadikan ruangan ini pabrik pembuat Ron dan Ayu junior!" kata Ron sambil mengendusi leher jenjang sang istri.
"Aaaaahhhhhhhh,,, Iiiissssshhhhhh" Ayu bergelinjang kegelian saat Ron mulai menyelusupkan tangannya ke dalam dress yang dikenakan oleh Ayu.
Perlahan tapi pasti Ron mengeksplor bagian tubuh Ayu tanpa tersisa.
"Eughhhhhhh" Ayu melenguh ketika Ron melucuti satu persatu pakaian yang dikenakan olehnya.
Setelah mereka sama sama polos, kemudian Ron menggendong istrinya ke tempat tidur, ia mengungkung tubuh mungil itu dan mulai melancarkan aksinya. Ron sangat pandai mengatur ritme gerakannya, membuat Ayu terlena dan melambung tinggi untuk yang kesekian kalinya.
"Kakkkkkkk ahhhhhhhhhhh a kuuuu ahhhhhh" Ayu bergetar hebat saat ia merasakan sesuatu meletup di dalam dirinya, membuat Ron tersenyum bahagia karena sang istri mencapai puncak cintanya.
"Sayanggggg, ahhhhhhhhhhh,,, arhhhhggggggggg!!!" Ron mempercepat laju geraknya hingga terdengar bunyi irama nada cinta mereka yang sangat merdu mengiringi datangnya puncak kenikmatan itu.
"Aku sangat mencintaimu nyonya Ronald Anderson!" Ron memeluk tubuh istrinya dan mengecup kening berpeluh itu dengan penuh kasih sayang.
"Aku juga sangat mencintaiku kak!" Ayu membalas pelukan suaminya.
..........
"Lewat sini!" Setelah menuntaskan hasrat cintanya, mereka pun melanjutkan house tour di rumah barunya ini.
__ADS_1
Ron yang sudah mengetahui seluk-beluk rumah ini memimpin sang istri dan menjelaskan kegunaan setiap ruangannya. Meskipun Ayu manggut-manggut, namun pada faktanya ia belum begitu paham dengan semua yang dijelaskan oleh sang suami. Bagaimana tidak, karena rumah mewah itu begitu besar dan memiliki banyak ruangan disetiap sisinya.
"Auntyyyyyy!!!" terdengar suara Gaby saat mereka sedang duduk di tepian kolam renang.
"Kak, kalian kemari?" Ayu terkejut dengan kedatangan kakaknya sekeluarga.
"Selamat ya, akhirnya launching juga rumah barunya!" Ananda memeluk Ayu.
"Kakak sudah tau?" Ayu terkejut.
"Tentu saja, kan aku dan Bu Maya yang mencarikan rumah ini untuk adik kesayanganku!" Ananda tersenyum jahil melihat adiknya yang terkejut.
"Jadi kalian bersekongkol?" Ayu senang bercampur kesal.
"Ini kan kejutan sayang, kalau bilang di awal jadi tidak seru kan?" Ron memeluk sang istri dan hendak melancarkan kecupan dibibirnya.
"Heyyyy kondisikan sikapmu!" Mike lagi-lagi menegur Ron yang selalu saja tidak bisa mengontrol dirinya saat berdekatan dengan Ayu.
"Mulai sekarang kita akan terus bersama!" Ananda menggenggam tangan Ayu dengan perasaan bahagia, karena doanya selama ini untuk bisa terus berdekatan dengan sang adik angkat akhirnya terwujud.
"Aku sangat bahagia kak!" Ayu memeluk kakaknya.
"Kau kenapa malah memeluk kakak ipar? kan yang membelikan rumah ini untukmu aku sayang!" Ron cemburu saat Ayu mengacuhkannya.
"Berarti Ayu wanita yang cerdas, karena tidak memilih memeluk bocah tengik sepertimu!" celetuk Mike.
__ADS_1
"Dasar kakak tidak ada akhlak, bisanya hanya menghina saja!" gerutu Ron.
Sementara Ananda dan Ayu yang melihat sikap kekanak-kanakan yang ditunjukkan oleh kedua laki-laki dewasa itu hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya saja.