God Of Darkness

God Of Darkness
Chapter 114 - Tujuan Selanjutnya


__ADS_3

Dunia Tersegel, Tanah Keputusasaan


Di suatu tempat di Tanah Keputusasaan, saat ini terlihat banyak raksasa es yang sedang bergerak. Mereka tidak lain ada ras Ice Giant.


Di salah satu anggota ras Ice Giant, terlihat seorang wanita cantik yang sedang duduk di pundaknya.


“Apakah kalian memang tidak bisa menemukan suamiku? Sungguh menyebalkan!” ucap wanita itu yang tidak lain adalah Lan Xiuro.


Pergerakan semua Ice Giant itu terhenti dan banyak dari mereka langsung bersujud ke arah Lan Xiuro.


“Maafkan kami nyonya..” semua Ice Giant itu berkata bersamaan dan sangat takut Lan Xiuro marah.


Lan Xiuro mendengus lalu menatap ke arah samping. Tempat yang ia duduki adalah De Bao, tuan muda ras Ice Giant.


“Kau mengatakan sebelumnya bahwa kau bertemu dengan suamiku. Apakah kau berbohong?” tanya Lan Xiuro tidak puas.


“Aku tidak bohong nyonya..” De Bao berkeringat deras saat ini dan takut Lan Xiuro menindasnya lagi. Selama puluhan tahun belakangan ini, Lan Xiuro selalu menjadikannya bahan pelampiasan jika dalam suasana hati yang buruk.


Alasan mengapa semua ras Ice Giant tunduk pada Lan Xiuro adalah karena pusaka yang di pegang oleh Lan Xiuro.


Ternyata, di masa lalu ras Ice Giant tercipta melalui pusaka itu. Dan saat ini pusaka itu mengakui Lan Xiuro sebagai tuan, tentu saja semua ras Ice Giant harus tunduk padanya.


“Cih! Apa ayahmu sudah mengirim pesan?” tanya Lan Xiuro dengan nada tidak puas seperti biasa. Sifatnya yang sama seperti di masa lalu telah muncul kembali.


“Belum nyonya..” De Bao menjawab dengan gugup karena mungkin Lan Xiuro akan menindasnya lagi.


Lan Xiuro tiba-tiba menghela nafas lalu menatap ke arah lain. Ia sama sekali tidak senang disebut sebagai nyonya oleh para Ice Giant dan diagungkan oleh mereka. Ia hanya ingin bertemu dengan Ren Yuu saat ini.


“Ayo kita bergerak kembali. Pisahkan regu menjadi dua. Kita terlalu mencolok jika bepergian bersama. Jika ada yang melihat suamiku, kirim pesan! Apa kalian mengerti?” tanya Lan Xiuro.


“Baik nona!” semua dari mereka menjawab serempak dan langsung membagi kelompok. Sebagian besar dari mereka langsung bergerak ke beberapa arah untuk mencari keberadaan Ren Yuu.

__ADS_1


Lalu kelompok yang bersama dengan Lan Xiuro juga bergerak. Lan Xiuro yang berada di bahu De Bao melihat ke arah tertentu. “Di mana kamu saat ini suami?” batin Lan Xiuro.


**


Sementara itu, tidak jauh dari tempat itu, dua wanita bergerak dengan kecepatan penuh, mereka berdua tidak lain adalah Ren Huanran dan Xueqi.


“Kita akan pergi ke tempat paling berbahaya.” ucap Ren Huanran.


“Ya. Kali ini kita pasti akan bertemu dengannya.” balas Xueqi.


Tempat yang mereka tuju adalah sebuah dataran beku yang sangatlah luas untuk mencari keberadaan Ren Yuu.


**


Dimensional Life


Ren Yuu telah menemukan tempat untuk bersembunyi sementara dan masuk ke dalam Dimensional Life miliknya.


Hal itu membuat Ren Yuu semakin ingin memusnahkan ras Green Dhemin dari Dunia Tersegel.


Sementara itu, Xinxin masih terus memulihkan Bloodline-nya. Tidak tau kapan Xinxin akan sadarkan diri. Persediaan batu Emerald Lord pun sudah hampir setengah dicerna oleh Xinxin.


“Tidak akan lama lagi bagi Ying'er untuk sadarkan diri. Dia terlalu memaksakan diri dan menghabiskan semua energinya. Ini adalah hal yang membuat banyak makhluk terlihat seperti hibernasi karena kekosongan energi.” ucap Wu Qiu.


Ren Yuu hanya bisa menghela nafas panjang. Ia melihat ke arah Xinxin lagi dan bingung kenapa prosesnya dalam melepaskan segel begitu lama. Tetapi ia tidak mengganggunya sama sekali.


“Pulihkan lebih dulu kondisi kalian, aku akan keluar.” ucap Ren Yuu. Ia berniat untuk mencari keberadaan ras Ice Giant agar mengajak mereka untuk memusnahkan ras Green Dhemin.


Wu Qiu tentu tau apa yang akan dilakukan oleh Ren Yuu. Ia juga sangat membenci ras Green Dhemin sekarang. Tetapi ia yakin bahwa Ren Yuu mampu melakukannya.


“Ya. Berhati-hatilah.” ucap Wu Qiu.

__ADS_1


Ren Yuu mengangguk kecil dan langsung keluar dari Dimensional Life miliknya.


Saat keluar, Ren Yuu menatap ke arah tertentu sejenak. Ia kemudian membuka peta tidak lengkap Tanah Keputusasaan. Setelah memeriksa, tatapan Ren Yuu tertuju pada salah satu tanda berwana hitam.


“Hanya ada dua tempat seperti ini.” Ren Yuu merenung sejenak untuk memutuskan apakah ia harus pergi ke tempat itu atau tidak.


“Kemungkinan kecil bahwa aku akan bertemu dengan Ice Giant di tempat itu. Tetapi akan sangat disayangkan jika tidak pergi ke sana karena pasti ada sesuatu yang spesial di tempat itu.” gumam Ren Yuu. Ia akhirnya mengambil keputusan. Ia langsung melesat ke arah tempat yang di tunjukkan oleh peta.


Dengan menggunakan sayap Dark Kirin, kecepatannya memang sangatlah tinggi. Ia tidak perlu menggunakan energi mendalam lagi untuk bergerak di udara.


Tempat tujuannya kali ini lumayan jauh juga. Dengan kecepatannya yang mendekati tingkat Tier True God, Ren Yuu pasti sampai di tempat itu dalam waktu kurang dari seminggu.


Waktu terus berlalu, hampir seminggu kemudian, Ren Yuu akhirnya mendekat ke tempat yang tertera di peta tidak lengkap Tanah Keputusasaan.


“Apakah itu tempatnya?” batin Ren Yuu saat menatap hamparan salju yang sangat luas.


Ren Yuu menaikkan sudut bibirnya karena tampaknya ia pergi ke tempat yang benar. Sebab, kemungkinan besar, ia akan bertemu dengan ras Ice Giant di tempat seperti itu.


Zhep!


Ren Yuu terhenti di udara sejenak. Ia tetap mengepakkan sayapnya karena itu memang sudah menjadi bagian tubuhnya. Itu seperti ia sedang menggerakkan lengannya yang lain. Selama beberapa waktu ini, ia sudah sangat terbiasa terbang menggunakan sayap dan memang merasa lebih nyaman dari pada terbang menggunakan energi mendalam.


“Aku telah menghubungi kakak, kakak berkata bahwa dari informasi yang beredar, tempat ini belum di sentuh selama lebih dari puluhan ribu tahun karena sangat berbahaya. Banyak makhluk Tier True God jatuh di tempat ini.”


“Belum ada makhluk yang berhasil memecahkan misteri tempat yang bernama Padang Es. Di tempat ini salju turun tanpa henti dalam jumlah besar dan karena lamanya waktu berlalu menjadi es karena pembekuan.”


“Suhu di tempat ini pun sangat rendah. Para makhluk Tier Penguasa Ilahi yang ahli dalam elemen es pun merasa kesulitan untuk bertahan hidup. Untuk makhluk yang tidak menggunakan elemen es, mereka pasti akan mati cepat di tempat ini.” gumam Ren Yuu.


Sebelum mendekat pun dari pinggiran lokasi, Ren Yuu sudah tau bahwa tempat itu sangatlah dingin. Tetapi, ia ahli dalam elemen es juga walaupun tidak bisa menggunakan hukum Es.


Juga, Ren Yuu punya nyala api yang melindunginya dari rasa dingin yaitu Ice Flame. Juga, tubuhnya saat ini pasti akan tahan dingin karena Naga bisa bertahan hidup di lingkungan keras seperti apapun.

__ADS_1


“Ayo kita lihat tempat seperti apa ini.” Ren Yuu mengepakkan sayapnya lagi dan melesat ke arah Padang Es yang tampak tidak memiliki ujung sama sekali.


__ADS_2