
Dunia Tersegel, Tanah Keputusasaan
Ren Yuu telah menyerap semua ingatan yang dimiliki oleh Rubah Putih sebelumnya. Ia sudah mengetahui tentang bahasa mereka dan di mana saja letak clan Salju berada.
Clan Salju berada di Lima tempat yang berbeda. Empat clan Salju berada di empat pinggiran Padang Es dan satu clan Salju yang merupakan wilayah terbesar, terletak dekat dengan pusat Padang Es.
Dari informasi yang di ambil oleh Ren Yuu, ada tempat terlarang di pusat Padang Es. Tetapi hal itu hanya diketahui oleh para pemimpin yang berada di clan Salju yang berada di pusat Padang Es.
Empat tempat yang menjadi cabang clan Salju hanya bertugas untuk menghalangi makhluk lain masuk ke pusat Padang Es.
Tetapi, satu hal yang membuat Ren Yuu sangat terkejut. Cabang clan Salju saja sudah di pimpin oleh satu Celestial Snow Fox Tier True God 1st Heavenly Layer. Tetapi tidak ada informasi tentang clan utama yang berada di pusat Padang Es.
“Tampaknya clan Salju ini memang sangat berbahaya. Tidak akan salah menyebut Padang Es sebagai tempat paling berbahaya. Kemungkinan para makhluk Tier True God yang masuk ke pusat Padang Es pasti di bunuh oleh clan Salju dari sikap mereka yang tidak mau berinteraksi dengan makhluk lainnya!” wajah Ren Yuu kini menjadi serius dan ia berpikir kembali apakah perlu ia masuk ke pusat Padang Es atau tidak.
Tatapan Ren Yuu kemudian tertuju pada satu ras Celestial Snow Fox yang memiliki bentuk aneh. Dari ingatan yang Ren Yuu ambil, semua ras Celestial Snow Fox akan memiliki tinggi paling tidak 1 setengah meter. Tetapi Celestial Snow Fox yang terluka itu saat ini berbeda dari yang lainnya.
Juga, semua anggota clan Salju akan memiliki rambut putih jika mengambil bentuk manusia. Sementara Celestial Snow Fox yang ada di dekat Ren Yuu saat ini memiliki rambut hitam saat mengambil wujud manusia.
Zhep!
Ren Yuu melesat dengan kecepatan tinggi dan tiba di dekat Celestial Snow Fox yang masih terluka itu.
“Tolong jangan bunuh aku..” suara seorang gadis yang terlihat hampir beranjak dewasa terdengar.
Suara itu berasal dari Celestial Snow Fox yang saat ini sedang tergeletak di atas es dengan luka yang lumayan parah di tubuhnya yang mungil.
Ren Yuu memperhatikan Celestial Snow Fox itu dengan seksama, memang ukuran makhluk di hadapannya sangatlah kecil, hampir mencapai tinggi seperempat meter pun itu karena berdiri, jika sedang berbaring, sangat terlihat bahwa Celestial Snow Fox dihadapannya saat ini memiliki ukuran seperti anak anjing.
“Membunuhmu? Kenapa aku harus?” tanya Ren Yuu balik dengan nada heran.
__ADS_1
Celestial Snow Fox itu tertegun mendengar ucapan Ren Yuu yang memakai bahasa rasnya. Tetapi ia tidak bertanya soal mengapa Ren Yuu mengetahui bahasa mereka.
“Apakah anda serius tidak ingin membunuh ku?” tanya Celestial Snow Fox itu lagi dengan nada takut dan gugup serta sesekali melirik ke arah mayat-mayat Celestial Snow Fox lainnya.
“Aku tidak akan menyakiti makhluk apapun yang tidak memprovokasi aku.” jawab Ren Yuu lurus.
Ren Yuu sebenarnya sangat penasaran apa yang beda dengan Celestial Snow Fox dihadapannya. Ia merasa bahwa mungkin Celestial Snow Fox dihadapannya berdarah campuran sehingga berbeda dengan yang lainnya.
Celestial Snow Fox itu tertegun sejenak dan mengerti. Awalnya Ren Yuu memang tidak terlihat berniat untuk membunuh beberapa Celestial Snow Fox lainnya. Tetapi Ren Yuu memang ingin di bunuh oleh mereka dan Ren Yuu hanya terlihat seperti membela diri.
“Baiklah.. lalu, kenapa mereka mengejarmu?” tanya Ren Yuu sambil menunjuk mayat-mayat Celestial Snow Fox yang ia bunuh.
Celestial Snow Fox itu terdiam. Ia tidak menjawab pertanyaan Ren Yuu dan hanya berusaha untuk berdiri.
Ren Yuu tidak marah sama sekali diabaikan. Ia sebenarnya sudah tau mengapa Celestial Snow Fox dihadapannya di kejar dari ingatan yang ia serap, tetapi ia tetap bertanya.
Lalu Celestial Snow Fox itu berdiri dengan kaki gemetaran. Sangat banyak darah berwarna emas kemerahan yang menetes dari lukanya. Tetapi ia tetap menahannya.
“Ya.” Ren Yuu mengangguk kecil.
“Terima kasih.” Celestial Snow Fox itu menunduk ke arah Ren Yuu lalu perlahan berjalan pergi.
Ren Yuu menatap kepergian Celestial Snow Fox itu dari waktu ke waktu.
“Celestial Snow Fox terbuang? Sebatang kara? Tidak ada riwayat kapan dia lahir dan siapa keluarganya dari ingatan yang aku ambil. Sungguh tragis takdir yang mengikatnya, untuk bertahan hidup pun, ia harus melakukannya sendiri. Juga, setelah tumbuh lebih dewasa, nyatanya dirinya berbeda dengan Celestial Snow Fox lainnya yang membuatnya semakin diasingkan oleh clan Salju cabang.” Ren Yuu bergumam pelan, ia sebenarnya tertarik untuk melihat apa yang berbeda.
Instingnya mengatakan bahwa ia harus mencari tau apa itu. Ketika sudah menerima Bloodline Kirin, insting Ren Yuu tidak akan kalah sama sekali dengan Beast Race manapun, mungkin instingnya dalam menilai sesuatu hanya akan di bawah muridnya, Yu Ling Er.
Ren Yuu menaikkan sudut bibirnya lalu perlahan mengepakkan sayapnya dan mengikuti Celestial Snow Fox itu.
__ADS_1
Waktu terus berlalu, Ren Yuu tetap mengikuti di jarak tertentu tanpa diketahui oleh Celestial Snow Fox itu.
Setelah beberapa hari, Celestial Snow Fox itu menemukan sebuah gua yang tampak biasa saja. Ia pun masuk ke gua itu setelah menatap ke arah tertentu dengan tatapan serius.
Setelah Celestial Snow Fox itu masuk ke dalam gua es, Ren Yuu mendekat lalu menatap ke arah yang di tatap oleh Celestial Snow Fox sebelumnya.
“Hm? Ini..” kerutan muncul di wajah Ren Yuu karena ia merasakan sesuatu akan mendekat juga.
Suhu di tempat itu tampak lebih dingin dari biasanya yang membuat Ren Yuu berpikir sejenak.
“Badai Salju..” gumam Ren Yuu. Ia langsung tau apa itu walaupun jaraknya masihlah sangat jauh. Dari informasi yang Ren Yuu terima, di Padang Es sering terjadi badai salju yang bisa membunuh makhluk kuat menjadi patung es.
Tetapi hal itu sangat sulit di prediksi. Yang membuat Ren Yuu heran, Celestial Snow Fox itu tau bahwa badai salju akan datang.
“Apa itu kemampuan Celestial Snow Fox?” Gumam Ren Yuu. Ia menggelengkan kepalanya karena Celestial Snow Fox yang Ren Yuu serap ingatannya tidak memiliki kemampuan seperti itu.
“Sepertinya ini semakin menarik.” Ren Yuu semakin tertarik dan turun perlahan. Setelah menyimpan sayapnya, ia berjalan ke dalam gua es yang dimasuki oleh Celestial Snow Fox tersebut.
Ren Yuu menyembunyikan energinya sedalam mungkin sehingga tidak akan bisa di lacak oleh Celestial Snow Fox tersebut.
Gua itu tidaklah dalam, tidak sampai setengah menit, Ren Yuu tau bahwa ia tidak jauh dari ujung gua.
“Siapa?” suara teriakan terdengar di dalam gua yang membuat Ren Yuu menaikkan sebelah alisnya.
“Oh? Dia dapat merasakan keberadaan ku?” batin Ren Yuu sedikit terkejut.
Ren Yuu tidak langsung menjawab dan perlahan mendekat, setelah beberapa saat, ia mendekat ke tempat Celestial Snow Fox tersebut.
“Ini aku..” ucap Ren Yuu saat telah mendekat.
__ADS_1
Celestial Snow Fox itu terkejut. Ia kemudian terjatuh kembali karena sedari awal pun, ia berdiri dengan tubuh gemetaran.
Ren Yuu hanya menatap Celestial Snow Fox itu dengan seksama seperti biasa. “Ayo kita lihat apa sebenarnya yang membuatnya berbeda.” batin Ren Yuu dengan senyum kecil di wajahnya.