
Dunia Tersegel, Tanah Keputusasaan
Beberapa menit kemudian, kelompok Ren Yuu telah tiba di sebuah bangunan kuno yang terbuat dari es. Bangunan itu tanpak seperti istana kecil yang sangat aneh. Sebab, istana itu memiliki pintu istana yang selalu terbuka.
“Apakah ini tempatnya Ling-Ling?” tanya Ren Yuu kepada muridnya saat menatap ke arah istana dengan tatapan aneh.
“Ya Guru.” Xue Ling Long terus menatap ke arah istana juga tanpa mengalihkan pandangannya sedikitpun.
“Ada yang aneh dengan istana ini. Walaupun tampak sederhana di permukaan, tetapi ada aura misterius yang menyelimutinya.” Lan Xiuro berkata dengan sedikit kerutan di wajahnya.
“Ya. Ada penghalang di tempat itu.” Yu Ling Er mengangguk setuju.
Ren Yuu pun dapat merasakan ada penghalang yang tercipta dengan energi khusus walaupun tidak mengetahui apa itu.
“Ayo kita masuk Guru.” Xue Ling Long tampak tidak sabar sama sekali dan langsung melompat dari baju Ren Yuu menuju ke arah pintu istana aneh.
Ren Yuu yang menatap muridnya yang tidak sabar hanya bisa mengerti karena tempat itu merupakan tempat kelahiran muridnya melalui Spekulasi yang ia buat dengan Lan Xiuro.
Ren Yuu pun langsung mengikuti Xue Ling Long bersama dengan Lan Xiuro dan Yu Ling Er.
Xue Ling Long langsung masuk tanpa ada yang bisa menghalangi sama sekali. Ia berhenti tepat di pintu istana sambil melihat ke arah dalam dengan seksama.
Sementara itu, saat Ren Yuu, Lan Xiuro dan Yu Ling Er mendekat, ada energi misterius yang langsung menolak mereka.
“Apa ini?” Yu Ling Er mengarahkan lengannya ke depan dan itu pun langsung membuatnya mundur sedikit.
“Penghalang ini menghalangi kita untuk masuk tetapi tampaknya seperti tidak ingin menyakiti siapapun.” Lan Xiuro langsung menganalisis penghalang yang ada.
Ren Yuu juga mengangguk setuju karena tampaknya tidak mungkin mereka bisa masuk ke dalam. Tetapi Ren Yuu memikirkan hal lainnya agar bisa masuk ke dalam sana.
Xue Ling Long langsung melihat ke belakang. Ia pun perlahan mendekat ke arah Gurunya. “Kenapa Guru?”
“Ada penghalang yang menghalangi kami untuk masuk ke dalam istana. Tampaknya tempat ini hanya bisa di terobos dengan kekuatan tertentu dan mungkin ada syarat lainnya seperti dirimu Ling-Ling.” ujar Ren Yuu.
“Lalu, apakah Guru dan yang lainnya tidak ikut masuk?” Xue Ling Long tentu saja ingin Gurunya ikut masuk ke dalam bersamanya.
“Apakah kamu bisa menghilangkan penghalang ini?” tanya Ren Yuu.
__ADS_1
Xue Ling Long mencoba sesuatu sambil menatap ke arah penghalang. Ia tentu dapat menyadarinya walaupun tau bahwa penghalang itu tidak akan bekerja untuknya. Tetapi, ketika mencoba berbagai cara, ia pun hanya bisa menggelengkan kepalanya. “Aku tidak bisa Guru, tampaknya penghalang ini berasal dari tempat lain dan aku tidak bisa melacaknya.”
“Sudah ku duga, ini pasti berasal dari sesuatu yang disembunyikan oleh clan Salju.” batin Ren Yuu. Saat ia hendak ingin berbicara lagi, ledakan energi terjadi di tempat yang tidak jauh dari mereka.
Ren Yuu, Lan Xiuro, Yu Ling Er dan Xue Ling Long pucat saat merasakan ledakan energi tersebut.
**
Di tempat pertarungan sebelumnya yang terjadi, terlihat Xue Wen yang berada di depan mayat Xue Han yang telah mengering. Energi miliknya meledak tanpa sadar karena amarah yang begitu besar.
Alasan mengapa ia bisa tiba di tempat itu, dikarenakan oleh Sheng Qi'er yang mendapatkan pesan dari Sheng Mei untuk mundur. Dengan kekuatannya, ia pasti bisa tiba dalam beberapa menit di tempat Ren Yuu bertarung sebelumnya.
“Siapa? Siapa yang melakukan ini?” teriak Xue Wen sekuat tenaga yang membuat Padang Es berguncang hebat. Energi dan hukum milik Xue Wen meledak ke segala arah yang membuat siapa saja pucat saat merasakannya.
Tatapan Xue Wen beralih ke Xue San yang tampak sekarat, bahkan Ren Yuu pun lupa kepadanya karena telah berhasil membunuh Xue Han sebelumnya.
“Tidak berguna! Lebih baik kau mati juga!” Xue Wen mengibaskan lengannya ke arah Xue San dan Xue San langsung membeku menjadi patung es.
Lalu tatapan Xue Wen beralih ke istana tempat suci clan Salju sebenarnya. “Empat individu. Pasti kalian yang membunuh putraku! Tidak ada ampun!”
Dengan amarah yang meledak-ledak, Xue Wen langsung bergerak. Dengan kecepatannya, ia pasti tiba dalam waktu kurang dari 1 menit.
**
Tanpa membuang waktu, Ren Yuu langsung menyentuh Lan Xiuro dan Yu Ling Er untuk membawanya ke dalam Dimensional Life miliknya.
Mereka berdua terkejut tetapi tidak sempat merespon sama sekali.
Xue Ling Long agak pucat juga saat mengetahui bahwa Xue Wen sedang menuju ke arah mereka.
“Apa yang harus kita lakukan Guru?” Xue Ling Long bertanya dengan buru-buru karena sedikit ketakutan.
Ren Yuu tidak berbicara dan langsung menghantam penghalang dengan semua kekuatannya.
Bang!
“Uhuk..” Ren Yuu terpental sedikit sambil memuntahkan sesuap darah. Ia langsung sadar bahwa jika seseorang mencoba menerobos, penghalang akan secara bertahan dan membuat serangan balik bagi seseorang yang mencoba menerobos ke dalam.
__ADS_1
“Guru!” teriak Xue Ling Long gugup dan menghampiri Gurunya.
“Guru tidak apa-apa. Dia akan tiba sebentar lagi! Masuklah lebih dulu Ling-Ling!” perintah Ren Yuu.
“Tapi..” kata-kata Xue Ling Long terhenti saat mendengar bantahan Gurunya.
“Tidak ada tapi! Ini perintah!” teriak Ren Yuu.
Xue Ling Long membeku dan langsung melesat ke dalam istana. Ia tau bahwa ia harus menuruti perintah Gurunya saat ini.
Ren Yuu menyeka darah di bibirnya saat melihat Xue Ling Long yang sudah masuk ke dalam istana.
“Apakah aku harus masuk ke dalam Dimensional Life? Tidak, jika itu sedari tadi, aku pasti bisa menutupi hukum spasial yang terpakai oleh Dimensional Life. Tapi kali ini dia pasti bisa melacaknya.” batin Ren Yuu dan berpikir keras bagaimana caranya untuk masuk ke dalam.
Saat ia sedang berpikir, energi dan hukum yang ada di hatinya bereaksi sedikit saat ia mencoba mendobrak penghalang.
Tanpa membuang waktu, Ren Yuu langsung berkonsentrasi lalu menyelimuti seluruh tubuhnya dengan energi yang berasal dari hatinya.
Ren Yuu sadar akan energi yang ada membentuk penghalang mirip dengan energi milik Xue Ling Long dan juga energi yang ada di kuil Nan Bei Yun. Tetapi, di hatinya pun terdapat energi seperti itu karena itu termasuk dalam energi misterius yang digunakan oleh Kirin yang tidak bisa ia gunakan sampai saat ini.
Zhep!
Ren Yuu langsung melesat ke arah penghalang. Tetapi masih ada sedikit penolakan karena Ren Yuu belum mampu mengeluarkan energi utama yang ada di hatinya.
“Ini..” Ren Yuu memasang wajah serius. Ia merasakan bahwa energi yang ada di dalam hatinya perlahan merembes. Dan itu adalah energi yang selama ini ingin ia tarik walaupun belum bisa.
Energi tersebut secara otomatis bereaksi dan keluar dari hati Ren Yuu.
Tidak jauh dari Ren Yuu, Xue Wen muncul seketika dan menatap Ren Yuu dengan tatapan ganas.
“Kau! Pasti kau yang membunuh putraku! Mati!” teriak Xue Wen dan melancarkan serangan sekuat tenaga.
Ren Yuu terkejut dan gugup. Ia langsung memaksa energi di dalam hatinya untuk keluar.
Zhep!
Ren Yuu langsung menembus penghalang seketika dan serangan Xue Wen menabrak penghalang.
__ADS_1
Duar!