God Of Darkness

God Of Darkness
Chapter 217 - Tujuan Selanjutnya


__ADS_3

Pertarungan antara Ren Yuu dengan Abyssal Race yang terkuat di kelompok mereka telah selesai. Saat ini Ren Yuu hanya menatap dengan seksama pertarungan Mei dan Iblis Darah melawan Abyssal Race lainnya.


Dengan kekuatannya yang sekarang, Iblis Darah mampu menekan kedua Abyssal Race tersebut tanpa kesulitan sama sekali. Ren Yuu yakin bahwa level kekuatan Iblis Darah mungkin setingkat dengannya yang menggunakan mode setengah Naga. Sangat terlihat jelas dengan kecepatan, pelepasan teknik milik Iblis Darah bahwa dia sudah sangat kuat saat ini.


Perhatian Ren Yuu kemudian tertuju kepada Mei yang melawan lima Abyssal Race tersisa yang dia lawan. Karena Ren Yuu melatihnya dengan cara latih tanding setiap hari, Mei memiliki kecakapan pertempuran yang bisa dikatakan sangatlah kuat. Tentu ia juga mewarisi manual Three Infinite Moonlight kepada Mei karena sudah memadatkan Origin Core Moonlight.


Juga teknik Light God's Sword pun sudah dikuasai oleh Mei secara sempura dalam waktu puluhan tahun. Walaupun pemahaman Mei tentang teknik bisa dikatakan tidak terlalu bagus, tetap saja kerja kerasnya membuahkan hasil yang memuaskan.


“Sepertinya tidak akan ada masalah dengan mereka berdua. Aku sudah berharap bahwa Iblis Darah akan sekuat ini semenjak keluar dari Dunia Tersegel. Berikutnya adalah meningkatkan kekuatannya ke level yang baru.”


“Tujuan selanjutnya setelah ini adalah reinkarnasi sebanyak tujuh kali lagi. Tetapi setelah aku masuk Tier True God, aku paham bahwa bagian kedua dan ketiga harus memiliki kultivasi Tier True God 2nd Heavenly Layer. Tidak seperti bagian pertama yang tidak memiliki batasan kultivasi. Dan bagian keempat belum bisa di prediksikan karena sepertinya tubuh ku sendiri menolak untuk langsung mempelajari bagian keempat.” Ren Yuu menghela nafas, awalnya ia secara samar bisa menyentuh bagian kedua. Tetapi setelah mencapai Tier True God, tubuhnya tampak menolak untuk melakukan teknik Samsara kedua.


“Apakah sudah waktunya pergi ke Jalan Asura?” wajah Ren Yuu menakdi serius saat ini karena memiliki beberapa pilihan. Pertama yaitu mengelilingi Realms Of The Chaos untuk mencari keberuntungan lainnya agar kultivasinya meningkat. Walaupun memiliki cara untuk menembus Tier True God 2nd Heavenly Layer dengan menyerap inti planet, ia butuh waktu yang lama juga. Bisa dikatakan bahwa ia harus memakan waktu minimal 50 tahun untuk menerobos, itupun jika menemukan inti dunia yang tepat.


Rencana lainnya, Ren Yuu ingin pergi ke Realms Of The Sea. Itu adalah pilihan yang paling baik saat ini karena tampaknya hukum Takdir miliknya pun tidak mampu berkembang ke level teratas. Pasti itu berhubungan dengan Bloodline Atlantis atau mungkin Trident Of Destiny itu sendiri yang menahannya.


Saat Ren Yuu melamun, semua musuh telah dihabisi oleh Mei dan Iblis Darah.


“Guru, mereka sudah binasa.” suara Mei terdengar yang membangunkan Ren Yuu dari lamunannya.


“Apa yang kau pikirkan bocah?” tanya Iblis Darah.

__ADS_1


“Hei Iblis sialan! Tunjukkan rasa hormatmu kepada Guru!” Mei tidak senang dengan Iblis Darah yang menganggap Gurunya seperti bocah.


“Urus urusanmu sendiri sialan! Aku tidak bertanya padamu!” ucap Iblis Darah dingin dan Mei langsung menebas tubuhnya.


Tetapi Iblis Darah hanya menyeringai saat tubuhnya terbelah menjadi dua kemudian menyatu lagi. Semenjak kekuatannya meningkat drastis, ia mampu menggunakan tubuhnya sedemikan rupa agar tidak mudah di tebas.


Ren Yuu menatap adegan itu sejenak dengan penuh minta. Keduanya kemudian bentrok sejenak. Ren Yuu pun langsung menarik Iblis Darah karena terlihat jelas bahwa dia mempermainkan muridnya itu.


“Dasar Iblis sialan! Lihat saja ketika kita bertemu lagi, kau tidak akan lolos!” Mei menggeram marah saat ini dan mengutuk Iblis Darah karena ia tau bahwa Iblis Darah mempermainkannya sepanjang waktu.


Sebelum Ren Yuu berbicara, matanya menyipit saat melihat ke arah tertentu.


“Siapa itu? Dia sangat kuat dan ada banyak yang lainnya juga! Dengan levelku saat ini mustahil untuk melawan mereka semua.” batin Ren Yuu waspada.


“Masuklah Mei, kita akan segera berangkat!” ucap Ren Yuu dengan nada sedikit buru-buru.


Melihat Sea God Palace, Mei langsung tau ke mana tujuan mereka. Dan dari nada Gurunya, ia paham bahwa mereka akan pergi dengan buru-buru. Meskipun ia tidak tau mengapa, ia membuat spekulasi bahwa ada musuh kuat mendekat. Ia pun langsung masuk ke dalam istana begitu juga dengan Ren Yuu.


Ren Yuu tidak mau gegabah lagi karena pernah sangat dekat dengan kematian sebelumnya. Itu adalah perasaan yang sangat tidak menyenangkan.


Ketika masuk ke dalam Sea God Palace, Ren Yuu langsung muncul di ruang kemudi untuk langsung bergerak dengan kecepatan penuh menuju Realms Of The Sea.

__ADS_1


Energi yang ada di dalam Sea God Palace kini sangatlah padat, semua energi tersebut mampu membawanya beberapa kali pulang pergi ke Realms Of The Sea dari Realms Of The Chaos.


Zhep!


Sea God Palace pun langsung melesat dengan kecepatan tinggi. Ada kontrol otomatis menuju ke Realms Of The Sea yang membuat Ren Yuu tidak perlu menentukan arah.


“Kenapa kita pergi buru-buru Guru?” tanya Mei walaupun sudah membuat spekulasi.


“Ada musuh yang mendekat dan dia sangat kuat. Dengan kehadiran makhluk seperti itu, aku yakin bahwa Realms Of The Chaos saat ini sedang di invasi. Dan menurut prediksi ku, mereka semua pasti Abyssal Race. Tidak bijak untuk melawan salah satu makhluk kuat saat ini tanpa persiapan apapun dan dengan kekuatan kita yang tidak seberapa.” ujar Ren Yuu.


Mei mengangguk mengerti. “Lalu, berapa lama waktu menuju Realms Of The Sea?” ia sedikit bersemangat karena mungkin ia salah satu kultivator yang akan berhasil menuju semesta lain.


Ren Yuu merenung sejenak dan menggelengkan kepalanya. Ia belum pernah menuju Realms Of The Sea atau pun mendengar berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke sana.


Bertahun-tahun? Puluhan tahun? Atau ratusan tahun? Hanya waktu yang bisa menjawab semuanya.


“Sekarang berkultivasi lah Mei, aku telah membocorkan sedikit penghalang agar kita bisa menyerap energi dewa dari tempat ini. Kita akan berkultivasi di salah satu menara tertinggi karena di tempat itulah aku membuat robekan penghalang Sea God Palace.”


“Aku tidak tau apakah Realms Of The Sea adalah musuh atau tidak. Kita membutuhkan kekuatan yang cukup agar aman di semesta itu.” Ren Yuu menjelaskan lalu perlahan melayang ke arah menara yang ia sebutkan.


Mei mengangguk kecil dan mengikuti Ren Yuu tanpa bertanya lagi.

__ADS_1


Ketika mencapai menara itu, mereka berdua pun langsung berkultivasi untuk menyerap energi dewa dari ruang hampa.


Dan petualangan baru Ren Yuu akan di mulai di Alam Semesta lainnya. Ia juga memiliki tujuan khusus di semesta itu. Yaitu, membawa Realms Of The Sea menjadi sekutu untuk melawan God Race dan Abyssal Race.


__ADS_2