
Dunia Tersegel, Tanah Keputusasaan
“Kau sudah kehilangan harga dirimu di depan manusia lemah, De Cao!” Hina Ma Ji dengan wajah jijik saat menatap De Cao.
De Cao tidak peduli sama sekali dengan hinaan Ma Ji. Ia hanya menunggu perintah saat ini untuk bergerak.
“Dan kau..” Ma Ji menatap ke arah Ren Yuu karena De Cao tidak lagi membalas kata-katanya.
“Kau akan mati hari ini!” Ma Ji yang sangat marah menghilang seketika dan muncul di hadapan Ren Yuu.
Ren Yuu tetap tenang sedari awal. Saat melihat Ma Ji muncul di hadapannya, tubuhnya langsung berubah menjadi setengah Naga.
“Mati!” teriak Ma Ji saat mengayunkan kapak yang muncul tiba-tiba di tangan kanannya dan langsung mengayunkannya ke arah Ren Yuu.
Ren Yuu langsung mengangkat tangan kanannya dan Dragon Slayer Lance muncul seketika. Ia pun melapisi tombaknya dengan energi mendalam terkuatnya.
Tring!
Suara benturan logam terdengar dan angin kencang berhembus ke segala arah.
Xue Ling Long langsung terpental menjauh karena benturan dua kekuatan besar.
Sementara itu, Lan Xiuro tidak bergerak sama sekali karena tubuhnya dilindungi oleh Heart Mirror.
“Kau..” Ma Ji terkejut saat Ren Yuu menahan serangannya.
“Apa kau pikir karena kekuatanmu lebih tinggi sehingga kau mudah membunuhku? Sungguh arogansi yang sangat besar..” Ren Yuu menyeringai dan di tangan kirinya muncul Trident Of Destiny.
Ren Yuu langsung mengayunkan Trident Of Destiny yang telah dilapisi oleh energi dan hukum Air yang sangat padat.
“Terima ini..” Ren Yuu terlihat seperti melempar Trident Of Destiny. Aura yang sangat padat melapisi Trident Of Destiny dan membentuk trisula raksasa.
Zhep!
Mata Ma Ji melebar saat menyaksikan hal itu dan ia langsung melapisi tubuhnya juga dengan energi mendalamnya.
Zhung!
Trident Of Destiny yang di lempar oleh Ren Yuu langsung membawa Ma Ji ke tempat yang lumayan jauh ke arah bawah.
Duar!
Ledakan energi terjadi saat Ma Ji membentur permukaan es. Getaran hebat terjadi di tempat itu dan membuat para makhluk Tier True God memasang wajah serius.
__ADS_1
Ren Yuu mengangkat tangan kirinya dan Trident Of Destiny yang berada di kejauhan langsung melesat kembali ke tangan Ren Yuu.
“Lakukan Xiuro.. tetapi, aku akan melawan Green Dhemin itu seorang diri.” ucap Ren Yuu datar. Ia pun langsung menghilang seketika dan muncul di kejauhan tidak jauh dari posisi Ma Ji.
Lan Xiuro langsung melirik ke arah De Cao.
Tanpa ada perintah, De Cao mengangguk kecil. “Hancurkan semua ras Green Dhemin! Jangan biarkan satupun lolos!” perintah De Cao kepada semua anggota ras Ice Giant.
“Woaaaa..”
Semua anggota ras Ice Giant berteriak dan melesat ke arah Kelompok ras Green Dhemin. Aura asli mereka pun meledak dan membuat tekanan yang sangat berat di tempat itu.
Ma Lu yang masih tertegun dengan penampilan Ren Yuu langsung tersadar saat semua Ice Giant menerjang ke arah kelompoknya.
“Bagaimana bisa?” mata Ma Lu melebar dan tubuhnya gemetaran saat merasakan tingkat kekuatan dari setiap anggota ras Ice Giant. Ia sekarang mengerti bahwa semua adalah jebakan untuk memusnahkan rasnya.
De Bao muncul di hadapan Ma Lu. Ia saat ini juga telah menembus Tier True God 1st Heavenly Layer dalam beberapa hari terakhir.
“Akulah lawan mu, Ma Lu!” ucap De Bao sambil mengayunkan pedang besar yang telah muncul di lengan kanannya.
Ma Lu menggertakkan giginya dengan kuat dan kapak muncul di tangan kanannya. Ia pun langsung membalas serangan yang dilancarkan oleh De Bao.
“Jangan sombong bocah!” teriak Ma Lu sekuat tenaga.
Tring!
Kedua senjata bentrok seketika dan pada akhirnya De Bao masih di dorong mundur sedikit. Tetapi Ma Lu sangat marah karena saat ini De Bao yang harusnya menjadi saingan putranya telah memiliki kekuatan yang hampir sama kuatnya dengannya. Ia saat ini sudah ketakutan karena jika De Bao sudah sekuat ini, bagaimana dengan De Gao yang menjadi pemimpin ras Ice Giant. Memikirkannya pun sudah membuatnya putus asa.
Sementara itu, di tempat Ren Yuu berada, Ma Ji perlahan berdiri dengan wajah yang sangat jelek. Ia melihat ke arah kejauhan dan tubuhnya langsung bergetar.
Terlihat di kejauhan bahwa puluhan anggota ras Green Dhemin telah tumbang tanpa perlawanan sama sekali.
“Bagaimana bisa..” Ma Ji saat ini sangat ketakutan karena merasa bahwa rasnya akan punah hari ini juga di tangan ras Ice Giant yang tiba-tiba memiliki kekuatan tempur luar biasa.
Tatapan Ma Ji beralih ke Ren Yuu yang hanya menatapnya dengan wajah datar dari waktu ke waktu.
“Semua ini adalah salahmu!” Ma Ji menatap Ren Yuu dengan mata melotot. Amarahnya saat ini sudah sampai pada puncaknya.
“Salahku? Salahkan beberapa ras Green Dhemin yang telah memprovokasi ku lebih dulu!” balas Ren Yuu dan membuat kuda-kuda untuk menyerang dengan Dragon Slayer Lance di tangan kanan dan Trident Of Destiny di tangan kirinya.
Mata Ma Ji semakin memerah saat mendengar ucapan Ren Yuu.
Ren Yuu di sisi lain yang masih tenang dari waktu ke waktu, menarik nafasnya dalam-dalam. Sayapnya mengembang ke arah atas sejenak, lalu ia langsung mengepakkannya saat menghembuskan nafas panjang.
__ADS_1
Zhep!
Ren Yuu melesat dengan kecepatan tinggi dan tiba di depan Ma Ji sekejap mata. Ia mengarahkan Dragon Slayer Lance ke arah kepala Ma Ji sekuat tenaga.
Ma Ji pun tidak hanya diam, ia langsung memiringkan kepalanya sambil mengayunkan kapaknya dari belakang ke arah depan.
Zhep!
Dragon Slayer Lance melewati kepala Ma Ji. Sementara itu, kapak melesat ke arah tubuh Ren Yuu.
Ren Yuu tetap tenang dan mengangkat Trident Of Destiny.
Tring!
Kapak membentur Trident Of Destiny tepat di sela-sela bilah Trident Of Destiny.
Tetapi Ren Yuu di dorong beberapa meter karena berat beban serangan dari Ma Ji. Lagi pula, Ren Yuu menahan dengan tangan kirinya.
Ren Yuu menaikkan sudut bibirnya, dan memutar Dragon Slayer Lance dan langsung menghunuskannya ke arah perut Ma Ji.
Ma Ji dengan marah mengayunkan tinju lengan kirinya yang telah dilapisi oleh energinya.
Tring!
Drrrrtttt!
Kedua serangan berbenturan dan petir hitam kebiruan serta energi berwarna hijau meletus ke segala arah. Dari bentrokan itu pun Ren Yuu masih di dorong mundur karena memang kekuatannya jauh di bawah Ma Ji.
“Kau tidak akan pernah bisa melampaui tahapan Tier True God dengan kekuatan Half God!” ucap Ma Ji sinis. Ia telah membuat keputusan untuk membunuh Ren Yuu dengan kekuatan penuhnya karena Ren Yuu lah sumber masalah yang membuat rasnya kemungkinan besar akan binasa hari ini.
“Benarkah?” tanya Ren Yuu datar.
Law Chaos!
Zrrrt! Zrrrt!
Diantara Ren Yuu dan Ma Ji muncul percikan listrik tiba-tiba.
“Ayo kita lihat apakah yang kau katakan benar..” ucap Ren Yuu dan energi yang luar biasa besar meletus dari tubuhnya.
Percikan listrik yang awalnya terlihat samar langsung membesar dan membentuk bola tak beraturan diantara Ren Yuu dan Ma Ji.
Duar!
__ADS_1