God Of Darkness

God Of Darkness
Chapter 169 - Kemarahan Cai'Zi


__ADS_3

Dunia Tersegel, Tanah Keputusasaan


Ren Yuu dan Lan Xiuro terus bergerak menuju tempat pertarungan. Ia sudah melacak semua individu yang ada di sana dan membuatnya sangat bersemangat. Sebab, ia mengenal semua penyusup yang bertarung dengan clan Salju.


“Zi kecil, Yui, Ling Er, Xiao Bai..” batin Ren Yuu dengan semangat karena akhirnya ia menemukan keberadaan anggota keluarganya serta sahabatnya yang lain.


Juga, ia tidak menyangka bahwa Ji Yan, Ji Xian, Bei Xu dan Lan Yehuang pun bergabung dengan Cai'Zi melawan clan Salju.


Melihat wajah bersemangat Ren Yuu saat sedang bergerak dengan kecepatan tinggi, Lan Xiuro mengerti siapa mereka walaupun masih belum mampu melacak siapa yang bertarung.


“Suami, apakah mereka itu Cai'Zi, Yui dan muridmu yang lainnya, Yu Ling Er?” tanya Lan Xiuro.


Ren Yuu menaikkan sudut bibirnya lalu membalas. “Saudarimu pun berada di sana.”


Mata Lan Xiuro melebar sedikit dan langsung membayangkan Lan Yehuang yang selalu dengan sabar merawatnya semenjak ayah mereka telah tiada.


“Sepertinya aku harus meminta maaf kepada kakak karena selama ini telah merepotkannya.” batin Lan Xiuro. Ia merasa hangat karena memiliki kakak yang sangat peduli padanya walaupun mereka tidak sedarah.


Sementara itu, Xue Ling Long bersemangat saat mendengar murid pertama Gurunya. “Seperti apa rupa murid pertama Guru, apakah kakak seperguruan ku akan baik kepadaku?” batin Xue Ling Long dan agak sedikit gugup juga untuk bertemu dengan kakak seperguruannya.


Xue Ling Long telah mendengar murid pertama Gurunya dari Wu Qiu dan Xueqi. Mereka mengatakan bahwa Yu Ling Er kuat luar biasa dan dianggap jenius puncak juga.


Xueqi juga mengatakan bahwa Yu Ling Er mewarisi manual lain dari Gurunya yaitu manual energi berserta teknik yang berhubungan dengan manual tersebut.


Sementara dirinya menerima manual khusus energi spiritual dan beberapa teknik yang berhubungan dengan manual tersebut.


Xue Ling Long tau bahwa Gurunya sangat adil kepada mereka berdua sehingga membuat ia sangat bahagia.


“Tidak jauh lagi. Kita akan tiba di sana dalam waktu 3 menit dengan kecepatan ini.” ucap Ren Yuu dengan senyum kecil.


Lan Xiuro hanya mengangguk dan bersemangat juga untuk bertemu dengan kakaknya.


Di tempat pertarungan terjadi, terlihat saat ini Cai'Zi sedang di tekan habis-habisan oleh Xue Han dan Xue San.


Buak!


Duar!


Cai'Zi yang menerima pukulan langsung menabrak sebuah bangunan yang terbuat dari es.


Ini Keempat kalinya ia terkena serangan yang sangat kuat selama beberapa menit melakukan bentrokan melawan Xue Han dan Xue San.


“Wanita itu memiliki kecepatan yang sangat mengerikan. Aku tidak menyangka akan ada manusia Tier True God 1st Heavenly Layer akan secepat itu!” Xue Han yang baru saja mendaratkan serangan telak kepada Cai'Zi menjadi serius.

__ADS_1


“Ya tuan muda. Wanita itu unggul dalam kecepatan. Aku tidak tau bagaimana dia memperoleh kecepatan super itu. Tetapi, dengan kita berdua di sini, tidak akan sulit membunuhnya.” ujar Xue San karena ia tau bahwa Cai'Zi hanya unggul dalam hal kecepatan.


Jika saja tidak ada yang membantu Cai'Zi saat mereka bentrok berkali-kali, ia tidak akan kalah melawan Cai'Zi. Dan jika Xue San tau bahwa kekuatannya di lemahkan secara diam-diam, ia akan semakin mengerti mengapa Cai'Zi bisa menandinginya dahulu.


Cai'Zi pun sebenarnya paham bahwa tidak mungkin ia bisa melawan Celestial Snow Fox Tier True God 4th Heavenly Layer. Bahkan ia pasti akan merasa kesulitan melawan seseorang dengan tingkat kultivasi True God 3rd Heavenly Layer seorang diri walaupun itu yang ada yang terlemah sekalipun.


“Uhuk..” Cai'Zi yang keluar dari puing-puing es, memuntahkan sesuap darah.


“Mereka berdua memang sungguh kuat. Cepatlah Ji Xian, aku tidak mampu menahan mereka lagi.” batin Cai'Zi sambil menyeka darah di sudut bibirnya.


Ji Xian bersama dengan Ren Yui yang berada di bayang-bayang tentu tau bahwa Cai'Zi tidak akan bisa bertahan lebih lama lagi. Begitu juga dengan kelompok mereka yang lainnya. Tanpa Rune yang ia ciptakan, mereka tidak akan berkutik melawan anggota elit clan Salju.


“Ji Xian, apakah masih lama? Ibuku tidak bisa bertahan lebih lama lagi.” Ren Yui yang berada di sebelah Ji Xian, sedikit gugup karena melihat ibunya yang di tekan habis-habisan.


“Tinggal beberapa detik lagi.” balas Ji Xian saat selesai menulis Rune mengintari daerah tersebut. Jika Ren Yui tidak melindunginya, ia pasti sudah ketahuan sejak lama.


“Selesai!” Ji Xian langsung mengigit jarinya lalu meneteskan darahnya di tulisan rune terakhir.


“Rune Reigo..”


Tap!


Ji Xian meletakkan telapak tangannya di inti rune yang ia buat.


Zhep!


Ji Xian sama sekali tidak bergerak dari posisinya karena ia harus mempertahankan Rune. Ia pun melambaikan tangan kirinya lalu tujuh kertas berwarna hitam muncul.


“Bawa ini dan beri kepada mereka. Rune ku telah selesai, di area Rune ini, charm ini akan berkerja yaitu meningkatkan kekuatan penggunanya dalam jumlah tertentu.” ucap Ji Xian sambil menyerahkan tujuh charm kepada Ren Yui.


“Baik.” Ren Yui menerima Charm dan langsung masuk ke dalam pertarungan. Setelah selesai membuat Rune, keberadaan Ji Xian akan sangat sulit di deteksi sehingga tugasnya untuk menyembunyikan Ji Xian sementara telah usai.


Cai'Zi yang ingin bergerak kembali, merasakan aura aneh menyelimuti daerah tersebut. “Rune sudah aktif, saatnya pembalasan!”


Dengan senyum lembut, Cai'Zi menghilang dan muncul tidak jauh dari Xue Han dan Xue San.


“Apakah hanya itu yang kalian punya?” tanya Cai'Zi.


“Sombong seperti biasa! Kali ini kau tidak akan lolos dari tangan kami!” balas Xue San dingin.


Zhep!


Ren Yui tiba di sebelah Cai'Zi sambil menyerahkan satu Charm.

__ADS_1


Cai'Zi langsung menerimanya lalu mengalirkan energi mendalamnya ke Charm.


“Oh? Kau akhirnya muncul! Aku tidak mengerti mengapa spesies hebat sepertimu mau menjadi peliharaan manusia!” Xue San berkata dengan nada dingin ke arah Ren Yui. Tentu ia sangat mengenal spesies Ouroboros Snake God yang melegenda sejak zaman dahulu kala.


“Peliharaan?” wajah Cai'Zi yang awalnya menampilkan senyum, lenyap seketika.


Ren Yui tidak peduli sama sekali. Ia langsung melempar sisa Charm di tangannya ke beberapa arah dan semua anggota teamnya menangkap Charm itu karena tau apa fungsinya.


Xue Han di sisi lain menatap Ren Yui dengan seksama. “Ouroboros Snake God! Kau merupakan Beast Race tertinggi yang pernah tercatat dalam sejarah. Tetapi itu hanya untuk kelas Beast Race biasa, kami Celestial Snow Fox yang lebih agung dari pada binatang suci tidak akan tunduk padamu! Hari ini, aku akan melenyapkan spesies berbahaya sepetimu!”


Drrrrtttt!


Aura Xue Han melejit selangit. Ia mengeluarkan semua kekuatannya saat ini untuk melenyapkan Ren Yui.


Xue San juga sama. Target pertama mereka saat ini adalah Ren Yui.


“Bisa kau katakan sekali lagi? Peliharaan? Melenyapkan putriku?” Cai'Zi memasang wajah ganas kali ini.


Duar!


Petir menyambar dari langit langsung ke arah Cai'Zi.


Zrrrt! Zrrrt!


Rambut hitam Cai'Zi melayang di udara dan di tubuhnya tumbuh pola-pola yang tampak seperti petir.


Armor petir muncul di tubuhnya dan terlihat seperti pakaian perang.


“Ibu sangat marah saat ini!” batin Ren Yui dan tau bahwa ini pertama kalinya ibunya mengerahkan kekuatan tempur terkuatnya.


Sebuah staf muncul di tangan kanan Cai'Zi. Ia belum pernah menggunakan senjata tersebut karena terlalu sulit. Senjata itu berasal dari clan Surgawi Xue. Dikatakan bahwa staf itu adalah milik pendiri clan Surgawi Xue.


“Sebelum kalian menyentuh putriku, aku akan membunuh kalian lebih dulu!”


Zhep!


Buak!


Staf langsung memukul Xue San dalam sekejap.


Xue Han yang berada di sebelah Xue San sebelumnya terkejut luar biasa karena kecepatan Cai'Zi tampak lebih tinggi tiga kali dari sebelumnya.


“Siapapun yang menghina putri kami, akan menerima akibatnya!”

__ADS_1


__ADS_2