
Dunia Tersegel, Tanah Keputusasaan
Ledakan dahsyat itu menghempaskan semua yang ada ke segala arah. Tetapi posisi ledakan tidak menghancurkan pusat tempat suci clan Salju karena memiliki pesona tertentu yang diciptakan oleh Xue Wen secara pribadi.
Angin kencang berhembus ke segala arah di barengi oleh petir yang memercik ke tempat yang sangat jauh. Petir itu melelahkan apa saja yang di lewatinya.
Bahkan pelindung yang diciptakan oleh Lan Xiuro pun memiliki banyak retakan.
“Sungguh serangan yang sangat dahsyat!” Lan Xiuro kagum dengan daya hancur serangan sebelumnya.
Ren Yuu pun mengangguk setuju. Serangan tersebut pun jauh lebih kuat dari pada teknik yang ia gunakan sebelumnya untuk memusnahkan ras Green Dhemin.
“Siapa yang bisa melepaskan teknik sekuat itu? Dia pasti kuat luar biasa.” gumam Xue Ling Long saat menatap ke arah kejauhan. Di kejauhan terlihat lubang raksasa yang masih terus memercikkan listrik.
“Yang melepaskan teknik itu adalah salah satu bibimu.” ucap Ren Yuu dengan senyum kecil.
“Maksud suami, itu Cai'Zi?” tanya Lan Xiuro tidak percaya. Tentu ia mengenal siapa Cai'Zi karena mereka juga pernah bertemu di Dimensi Perang di planet Desolate bersama dengan Ren Yuu.
“Ya. Tidak salah lagi.” Ren Yuu mengangguk kecil.
“Ayo kita lihat. Tampaknya zi kecil sedang melawan seseorang yang kuat sehingga harus melepaskan teknik sekuat itu!” Ren Yuu langsung bergerak setelah Lan Xiuro melepaskan teknik pertahanan yang berasal dari Heart Mirror.
Lan Xiuro pun langsung mengikuti dari belakang karena ingin bertemu juga dengan saudarinya yang lain.
**
Dekat dengan clan Salju, pasukan dengan jumlah yang sangat besar sedang bergerak juga menuju tempat suci clan Salju.
Xue Wen telah memerintahkan semua anggota clan Salju untuk ikut berperang karena ia melacak semua ras Celestial Phoenix pun membawa setiap anggota sukunya.
Tetapi saat sedang bergerak, semua dari anggota clan Salju berhenti karena ledakan dahsyat terjadi di tempat yang sangat jauh.
__ADS_1
Xue Wen pun memasang wajah gelap karena tentu ia di mana tempat Ledakan besar terjadi sebelumnya.
“Sial! Siapa gerangan mereka yang bisa melepaskan teknik seperti itu? Musuh baru? Aku tidak dapat mendeteksi anggota ras Celestial Phoenix di sana!” batin Xue Wen. Jarak dari tempatnya berada saat ini dengan tempat suci clan Salju masihlah jauh.
Jika ia bergerak seorang diri, ia akan tiba dalam beberapa jam. Tetapi semua pasukannya pasti akan tiba dalam waktu setengah hari.
“Kalian cepat bergerak menuju tempat suci! Aku akan pergi lebih dulu!” teriak Xue Wen karena merasa khawatir apa yang akan terjadi kepada putranya juga pada tempat suci clan Salju.
Tanpa menunggu jawaban anggota rasnya, Xue Wen langsung bergerak dengan kecepatan penuhnya.
Semua anggota clan Salju pun langsung bergerak dengan kecepatan penuh untuk menyusul pemimpin mereka karena tau bahwa di tempat terjadinya ledakan, adalah Medan perang yang akan terjadi tidak lama lagi. Perang ini akan menentukan nasib clan Salju. Setiap anggota ras Celestial Snow Fox mengerti akan hal itu dan tidak mau berlama-lama untuk bergerak.
**
Di tempat lain, kelompok Sheng Mei juga mendeteksi ledakan tersebut. Sheng Mei dan Sheng Qi'er juga terkejut bahwa ada makhluk lain yang mampu melepaskan teknik sekuat itu walaupun Sheng Qi'er akan bisa dengan mudah melepaskannya juga. Tetapi, satu hal yang mereka tau bahwa ada kelompok lain yang saat ini sedang berperang melawan clan Salju.
“Qi'er.. percepat gerakan! Kita akan bergerak lebih dulu!” perintah Sheng Mei.
“Baik Yang Mulia!” Sheng Qi'er langsung melesat dengan kecepatan penuhnya sambil mengirim pesan kepada semua anggota rasnya agar mempercepat langkah menuju tempat suci clan Salju.
**
“Aku tidak menyangka bahwa konsumsi energi yang digunakan untuk melepaskan teknik akan sebesar ini! Tampaknya aku harus mencapai Tier True God 4th Heavenly Layer paling tidak agar tidak kehabisan energi secara instan seperti sekarang ini!” ucap Cai'Zi dengan nada pahit. Ia mencoba memeriksa semua musuh yang ada dan berdoa bahwa semua musuh tewas terutama untuk Xue Han dan Xue Wen.
Jika tidak, ia tidak akan memiliki kekuatan lagi untuk melawan. Ia sudah mengurus semua energi dan hukum miliknya dalam serangan sebelumnya.
Duar!
Ledakan terjadi di dalam kawah. Puing-puing es perlahan melayang di barengi dengan satu sosok yang tampak saat ini menderita luka yang luar biasa serius.
Sosok itu tidak lain adalah Xue Han yang saat ini memegang Xue San di tangannya yang tidak lagi sadarkan diri.
__ADS_1
Nafas Xue San tampak hampir habis menandakan dirinya saat ini sedang berada diambang kematian.
Wajah Cai'Zi pucat saat menatap Xue Han yang selamat dari serangan sekuat itu. Ia tau bahwa jika Xue Han menyerangnya, ia tidak akan memiliki kesempatan untuk bertahan sedikitpun.
“Sungguh luar biasa kau mampu melepaskan teknik sekuat itu manusia! Harus kuakui bahwa aku masih meremehkan mu! Tetapi, cadangan energi dan hukum milikmu pasti sudah habis saat ini!” Xue Han berkata dengan nada dingin dan jahat. Ia sangat membenci Cai'Zi saat ini karena telah memusnahkan semua anggota sukunya yang bertugas menjaga tempat suci clan Salju.
Zhep! Zhep!
Tujuh individu muncul di depan Cai'Zi dengan kondisi kelelahan. Terutama untuk Ji Xian karena menahan Rune dalam ruang lingkup sangat besar sebelumnya.
Cai'Zi dan Ji Xian telah berkomunikasi sebelumnya bahwa Ji Xian tidak mampu menahan Rune lagi dan akhirnya Cai'Zi melepaskan teknik yang telah ia persiapkan.
Dengan tidak adanya Rune yang melemahkan lawan, mereka tidak akan mampu melawan makhluk sekuat Xue Han biarpun mereka saat ini berdelapan.
Hanya Ren Yui yang saat ini dalam kondisi paling prima karena ia hanya bertarung sebentar sebelumnya.
“Para serangga telah berkumpul! Aku heran bagaimana kalian bisa selamat dari serangan yang tampak seperti teknik bunuh diri sebelumnya. Tidak masalah! Aku akan memusnahkan kalian semua satu per satu tanpa tersisa!” ucap Xue Han ganas.
“Sial!” semua anggota kelompok Cai'Zi mengutuk dalam hati. Mereka tentu saja kelelahan karena melawan elit clan Salju sebelumnya. Walaupun mereka hanya mengalami sedikit luka, tetap saja energi mereka juga sudah terkuras banyak.
Bukan hal sepele untuk melawan begitu banyak Celestial Snow Fox Tier True God hanya dengan mereka berdelapan. Mereka semua harus menggunakan segenap kekuatan dan tidak waktu untuk menghemat energi.
Xue Han yang memegang Xue San dengan tangan kirinya, perlahan mengangkat tangan kanannya. Aura mengerikan perlahan berkumpul karena ia ingin menggunakan salah satu teknik terkuatnya. Ia tau bahwa beberapa dari mereka pasti tewas dengan serangan yang ingin ia lancarkan.
Kelompok Cai'Zi langsung waspada seketika dan membuat gerakan pertahanan.
Xue Han yang masih mengumpulkan energi, mengerutkan keningnya saat ada tiga pancaran energi yang mendekat dan tidak sampai setengah menit lagi akan tiba.
“Siapa itu? Musuh baru?” batin Xue Han dengan wajah jelek. Ia ingin segera membunuh semua anggota kelompok Cai'Zi. Tetapi ia berpikir kembali karena merasa bahwa mungkin itu musuh baru dan tidak mengenal kedua kelompok mereka. Ia memikirkan apakah bisa menggunakan tangan kelompok Cai'Zi untuk membereskan musuh juga karena walaupun ia merasakan ada yang mendekat, ia sama sekali tidak mampu melacak tingkat Kultivasi musuh.
Kelompok Cai'Zi selain Ren Yui juga merasakannya dan melirik ke arah lain tanpa menurunkan penjagaan dari Xue Han.
__ADS_1
Ren Yui di sisi lain bergetar di seluruh tubuhnya karena mencium aroma yang sangat ia rindukan.
“Akhirnya kamu tiba, ayah..”